Alergi Susu

Alergi Susu

Susu merupakan minuman penambah gizi yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat yang bisa didapatkan. Meski susu merupakan minuman yang banyak dikonsumsi tetapi ada sebagian orang yang tidak bisa mengkonsumsinya dikarenakan menderita alergi. ..yang sedang memulai mengkonsumsi susu hewani atau susu nabati sebagai pengganti air susu ibu (ASI).

Susu yang dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia sendiri ada dua jenis yaitu susu hewani (susu sapi, susu kambing etawa, susu domba, susu unta, susu kerbau, susu keledai dan susu kuda liar) dan susu nabati (susu kedelai, susu beras, susu almond, susu kelapa dan susu biji rami). Reaksi alergi biasanya muncul beberapa menit bahkan jam setelah mengkonsumsinya, reaksinyapun beragam pada setiap orang seperti ; diare, muntah, mengi dan gatal-gatal

Penyebab

Meski susu memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan tetapi susu juga memiliki sisi yang menakutkan bagi sebagian orang yakni alergi. Secara umum alergi susu merupakan alergi pada jenis makanan tertentu yang mana disebabkan oleh gangguan pada sistem kekebalan dalam tubuh yang mengaanggap adanya kandungan zat berbahaya didalamnya. Proses ini memicu sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang bernama Immunoglobulin E untuk menetralkan alergi yang terjadi pada tubuh setelah mengkonsumsi susu hewani.

Ada dua kandungan utama yang ada pada susu yang mana diketahui sebagai penyebab timbulnya lergi pada setiap orang yakni kandungan Kasein dan Whey. Di sini kami akan menjelaskan mengenai Kasein yang bisa ditemukan pada bagian susu yang padat (dadih) sedangkan untuk Whey biasanya bisa di temukan pada bagian susu yang cair meskipun susu dalam keadaan mengental. Inilah dua kandungan susu yang susah untuk dihindari karena juga ada pada makan olahan susu. Berikut ini beberapa faktor penyebab alergi susu, yaitu :

  1. Memiliki riwayat alergi di keluarga
  2. Kandungan protein yang tinggi pada susu sapi
  3. Kandungan Kasein
  4. Kandungan Whey

Gejala

Kasus alergi Susu sendiri pada setiap orang berbeda-beda, meski secara umum orang bisa mengalami gejala penyakit tersebut yaitu satu jam setelah meminum susu. Berikut ini beberapa gejala yang sering terjadi, adapun gejalanya antara lain:

  1. Mengi (asma)
  2. Kram perut
  3. Diare
  4. Muntah
  5. Gatal – gatal atau ruam

Selain reaksi alergi seperti yang sudah dijelaskan seperti yang di atas,  Masalah seperti ini juga bisa menyebabkan hal yang lebih serius seperti reaksi alergi parah yang bisa berujung hilangnya nyawa. Untuk itu sangat dianjurkan bagi anda atau keluarga jika ada yang mengalami alergi terhadap susu sekiranya bisa segera berkonsultasi kepada Dokter. Hal ini perlu dilakukan agar dilakukan langkah atau penanganan sesuai dengan aturan medis.

Cara Mengobati Alergi Susu

Untuk anda yang menderita penyakit ini tidak perlu takut karena masalah seperti ini bisa diobati sesuai dengan tingkatan alergi yang di derita. Untuk cara mengobati alergi susu sendiri bisa dilakukan dengan beberapa hal sebagai beriktu ini, yaitu

Seperti kata pepatah jika mencegah itu lebih baik daripada mengobati penayakit. Cara mencegah alergi sendiri bisa dilakukan dengan cara menghindari beberapa produk susu yang mana bisa memicu timbulnya alergi itu sendiri. Berikut ini merupakan beberapa produk yang memiliki kandungan susu, yaitu :

  1. Bubuk protein
  2. Perisa mentega buatan
  3. Perisa keju buatan
  4. Mentega
  5. Yoghurt
  6. Pudding
  7. Es krim
  8. Permen, cokelat batangan maupun cair, caramel
  9. Whey dan whey hydrolysate
  10. Kasein, kalsium kasein, kasein hydrolysate, magnesium kasein, kalium kasien dan natrium kasein.
  11. Hidrosolate
  12. Keju serta bahan yang mengandung keju
  13. Cara Pengobatan Alergi Susu

Untuk mengobati alergi sendiri sebenarnya gampang – gampang susah karena masalah seperti ini akan menghilang seiring dengan pertumbuhan seorang anak, namun ada juga yang tetap memiliki alergi meskipun sudah berumur (dewasa). Salah satu merk obat yang banyak dipercayai memiliki khasiat dan manfaat dalam mengobati alergi susu yaitu, Antihistamin yang mana dipercaya dapat meredakan dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saat mengkonsumsi susu.

Untuk hasil yang lebih maksimal kami menyarankan agar penderita penyakit ini segera di bawah ke Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan jenis alergi yang diderita.  Selain itu, anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Hindari atau hentikan untuk mengkonsumsi susu sapi atau beberapa makanan yang mengandung susu sapi
  2. Jika anda masih menyusui, sebaiknya anda sebagai ibu bisa menghidari jenis makanan yang mengandung susu sapi agar tidak terminum oleh bayi anda karena protein susu yang menyebabkan alergi tersebut dapat menyatu dengan ASI.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait