Bronkiolitis

Bronkiolitis

Bronkiolitis merupakan penyakit yang terjadi di dalam paru-paru, tepatnya di dalam saluran pernapasan kecil atau disebut juga bronkiolus. Pada penyakit ini, saluran napas terinfeksi yang mengakibatkan radang serta penyumbatan. Penyakit ini sering terjadi pada bayi atau anak-anak berusia di bawah 2 tahun.

Gejala Bronkiolitis

Gejala awal penyakit anak ini biasanya akan tampak seperti sakit pilek disertai batuk dan juga hidung akan meler. Selang beberapa hari, gejala tersebut meningkat hingga batuk kering, mengi serta demam dan juga jadi susah makan. Gejala lain yang ditunjukkan anak-anak yang menderita penyakit ini, antara lain:

  1. Demam tinggi dan tak kunjung turun.
  2. Mengalami sesak napas.
  3. Menjadi rewel dari biasanya.
  4. Wajah tampak begitu lelah.
  5. Nafsu makan menjadi sangat berkurang.

Pada penyakit tersebut yang telah memasuki tahap parah seringkali terjadi komplikasi, komplikasi-komplikasi tersebut antara lain:

  1. Penderita mengalami dehidrasi yang ditunjukkan dari intensitas air kencing.
  2. Mengalami gagal pernapasan karena oksigen yang masuk ke dalam tubuh kurang.
  3. Karena kurangnya oksigen yang masuk ke dalam tubuh tersebut juga dapat mengakibatkan warna kulit dan bibir menjadi berwarna biru atau disebut juga dengan istilah cyanosis.
  4. Sesak napas disertai napas yang terkadang berhenti sebentar atau disebut juga apnea.

Penyebab Bronkiolitis

Penyebab bronkiolitis berasal dari virus, bisa dari virus parainfluenza. Tetapi penyebab yang paling sering adalah dari jenis virus respiratory syncytial virus (RSV) terlebih penderita anak-anak di bawah umur 2 tahun. Anak-anak dapat juga tertular virus tersebut seperti yang berasal dari liur yang keluar ketika batuk atau bersinnya orang yang menderita. Penyakit tersebut dapat juga menular dari sebuah benda, seperti mainan yang telah terjangkit virus kemudian dipegang oleh anak-anak dan kemudian anak-anak menyentuh mulut ataupun hidung mereka.

Beberapa faktor yang dapat memungkinkan terjadinya penularan penyakit ini meliputi:

  1. Kekebalan tubuh yang dimiliki anak-anak tersebut begitu rendah dari biasanya.
  2. Lahir dari keadaan prematur.
  3. Bayi yang masih berusia di bawah 3 tahun.
  4. Seorang anak yang tidak disusui dengan ASI, dimana hal tersebut berakibat pada rendahnya sistem imun tubuh yang dimilikinya.
  5. Lingkungan sekitar rumah begitu padat.
  6. Anak-anak yang sering bermain dengan melibatkan kontak fisik.
  7. Asap rokok yang sering dihirup anak-anak.
  8. Anak-anak yang didiagnosis mempunyai penyakit paru-paru maupun jantung.

Cara Mengobati Bronkiolitis

Pengobatan penyakit bronkiolitis yang tidak termasuk parah dapat dilakukan perawatan cukup di rumah saja. Pengobatan atau perawatan yang dilakukan di rumah tersebut contohnya sebagai berikut:

  1. Sebaiknya anak tersebut beristirahat yang cukup.
  2. Lebih banyak memberikan cairan berupa ASI maupun susu formula, agar tidak terjadi dehidrasi pada anak.
  3. Kamar anak yang dibuat senyaman mungkin atau dapat juga dengan memasang pelembab udara.
  4. Kamar anak yang dibuat steril dari debu atau polusi udara berupa asap rokok.
  5. Dapat memberikan obat-obatan untuk meredakan panas yang bisa didapat dari apotek sesuai anjuran dokter atau petunjuk yang tertera pada obat tersebut. Untuk anak yang berumur di atas 2 bulan dapat mengkonsumsi obat parasetamol. Sedangkan untuk anak yang berumur di atas 3 bulan dengan syarat memiliki berat badan minimal 5 kg dapat mengkonsumsi obat ibuprofen. Kemudian untuk orang dewasa di atas umur 16 tahun dapat mengkonsumsi obat aspirin, obat aspirin ini dihimbau tidak untuk dikonsumsi anak-anak.
  6. Apabila anak mengalami hidung mampet, anak dapat diberikan obat tetes saline atau berupa larutan yang terkandung garam di dalamnya.

Apabila penyakit tersebut memasuki tahap parah yang juga ditandai dengan mengalami sesak napas yang cukup serius, haruslah dilakukan pengobatan ke rumah sakit. Rumah sakit biasanya akan memberikan pengobatan berupa terapi oksigen dan diberi cairan lebih melalui infus.

Selain pengobatan, pencegahan terhadap penyakit bronkiolitis ini sangat penting. Cara pencegahan tersebut diantaranya:

  1. Menjauhkan anak-anak dari penderita yang mengalami gejala penyakit tersebut begitu juga dari penderita penyakit saluran napas jenis lainnya.
  2. Teratur mencuci tangan anak anda maupun tangan anda sendiri agar tidak terjadi penularan virus yang berasal dari sentuhan benda-benda ataupun dari sentuhan tangan anda.
  3. Sebaiknya mencuci tangan terlebih dahulu ketika teman atau keluarga anda ingin menyentuh maupun ingin menggendong anak anda.
  4. Menjauhkan anak anda dari polusi udara berupa asap rokok.

Untuk anak-anak yang sangat beresiko terjangkit penyakit ini seperti kekebalan tubuh rendah, lahir prematur maupun memiliki penyakit paru-paru atau jantung biasanya akan diberi suntikan zat antibodi setiap bulan oleh dokter. Apabila anak anda penderita penyakit tersebut, sebaiknya tidak melakukan aktivitas luar apapun dan melakukan perawatan di rumah hingga sembuh.

Demikian penyakit bronkiolitis tersebut terjadi dan menulari anak-anak. Hal ini penting bagi anak memiliki sistem imun tubuh yang tinggi sehingga tidak mudah terjangkit penyakit tersebut maupun penyakit lainnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Bolehkah Penderita Asma Minum Kopi Kafein ditemukan dalam kopi, teh, minuman cola dan coklat. Kafein merupakan zat aditif yang sangat mirip dengan teofilin (Theophylline). Theophylline adalah obat bronkodilator yang […]
  • 6 Jenis Makanan Yg Dilarang Bagi Penderita Asma Makanan Yang Dilarang Bagi Penderita Asma adalah semua makanan yang memicu alergi dan menyebabkan gejala asma. Alergi makanan dapat menyebabkan reaksi parah yang mengancam jiwa pada […]
  • Makanan Untuk Kesehatan Paru-Paru Pasien Asma Makanan diet sehat untuk penderita asma adalah makanan yang meningkatkan kesehatan paru-paru. Menurut para ahli, kelompok makanan sehat itu adalah makanan yang tinggi vitamin, mineral, […]
  • Gagal Ginjal Kronis Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan ginjal untuk mempertahankan volume dan cairan elektrolit di dalam tubuh. Hal ini terjadi […]
  • Gagal Ginjal Akut Sebelum membahas Gagal ginjal akut (GGA) terlebih dahulu anda harus memahami fungsi ginjal. Ginjal merupakan organ utama dalam sistem perkemihan yang memproses plasma darah dan […]