Gagal jantung

Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana dalam fungsinya jantung tidak dapat memompa darah dengan maksimal. Keadaan ini diakibatkan melemahnya otot jantung. Penyakit yang dalam dunia medis disebut dengan Heart failure atau Cardiac failure ini akan sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Suplai darah yang tidak terpenuhi secara maksimal akan sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh. Suplai darah yang kurang dapat mengakibatkan kematian sel yang diakibatkan kurangan oksigen, karena disini peran darah salah satunya mengantarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Berdasarkan waktu terjadinya, gagal jantung dapat dibedakan menjadi dua, yaitu akut dan kronis. Gagal jantung akut adalah kondisi dimana gejala terjadi secara cepat dan mendadak. Dapat pula terjadi tanpa adanya riwayat sakit jantung. Kondisi ini harus segera mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan pada gagal jantung kronis gejala yang dirasa akan muncul secara perlahan dan dalam waktu lama.

Gejala

Gejala atau tanda-tanda yang ditunjukkan oleh penderita, yaitu :

  1. Nyeri pada bagian dada
  2. Mudah lelah karena asupan darah tidak tercukupi secara maksimal
  3. Sesak napas
  4. Batuk yang cukup parah dan berulang
  5. Adanya pembengkakan pada anggota tubuh seperti kaki
  6. Seringnya buang air pada malam hari
  7. Hilangnya konsentrasi
  8. Detak atau irama jantung tidak beraturan

Bagi mereka yang mengalami gejala atau tanda-tanda seperti yang disebutkan, segeralah periksakan diri anda ke dokter.

Penyebab

Gagal jantung dapat disebabkan oleh beberapa kerusakan mekanisme jantung itu sendiri :

  1. Adanya obstruksi atau lesi pada aliran katub jantung yang menyebabkan tekanan pada jantung meningkat, misalnya hipertensi sistemik
  2. Melemahnya otot jantung sehingga kegiatan kontraksi ataupun relaksasi untuk mengisi ventrikel jantung tidak cukup
  3. Adanya gangguan pada sistem sirkulasi di area jantung sehingga mekanisme darah untuk keluar akan terhambat
  4. Regurgitasi jantung atau adanya kebocoran pada jantung yang disebabkan oleh gangguan pada katub jantung
  5. Gangguan konduksi jantung, hal ini menyebabkan ketidak selarasan kontraksi jantung dalam memompa darah
  6. Dalam beberapa sumber, infeksi virus juga merukan penyebab gagal jantung

Beberapa penyebab tersebut dapat mengakibatkan tekanan pada jantung yang membuat beban kerja menjadi meningkat. Terdapat pula penyakit yang dapat memicu seseorang serta beresiko terkena gagal jantung :

  1. Diabetes. Seseorang yang terkena diabetes akan mendapat resiko tinggi untuk terkena penyakit ini dikarenakan tingginya kadar gula darah dalam darah yang dapat merusak jaringan pembuluh darah. Untuk itu penderita harus lebih waspada terhadap kondisi kesehatan terutama jika mengalami gejala yang menunjukkan ada indikasi gagal jantung.
  2. Hipertiroid. Penderita dengan hipertiroid juga beresiko untuk terkena gagal jantung. Hal ini disebabkan produksi hormon tiroid yang berlebih dalam tubuh juga dapat meningkatkan tekanan darah serta denyut jantung.
  3. Hipertensi. Penyakit ini kerap terkait dengan gagal jantung. Tekanan darah yang terlalu tinggi akan membuat dan menambah beban kerja jantung hal ini akan membuat kinerja jantung terus meningkat. Apabila hal ini terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama akan berakibat pada melemahnya otot-otot jantung.
  4. Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi. Kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah juga berbahaya karena dapat menumpuk dan dinding pembuluh darah terutama dinding arteri akan menyempit.
  5. Kegemukan atau obesitas. Obesitas menyebabkan peningkatan jumlah lemak dalam darah. Tingginya lemak darah dapat mengakibatkan penumpukan pada pembuluh darah baik di area sekitar jantung ataupun pembuluh darah lainnya. Kondisi ini juga membuat kerja beban jantung bertambah.
  6. Lupus. Penderita penyakit lupus juga memiliki resiko, karena penyakit ini dapat pula menyebabkan peradangan di sekitar jantung.

Cara Mengobati

Penyakit ini perlu penangan khusus karena jika salah dalam penanganan dapat berakibat buruk bagi kesehatan bahkan bisa mengancam nyawa. Penanganan penyakit ini bergantung pada kerusakan jantung itu sendiri, penanganan dapat dengan pemberian obat ataupun tindakan pembedahan. Diagnosa pasti perlu ditegakkan dengan beberapa pemeriksaan, baik itu pemeriksaan secara langsung dengan melihat gejala yang muncul ataupun dengan melakukan pemeriksaan lain seperti ekokardiografi.

Beberapa obat juga sering diberikan seperti diuretik. Obat ini di berikan untuk mengurangi cairan dalam tubuh melalui proses pengeluaran urin. Ada juga obat vasodilator, beta blocker, antikoagulan serta obat-obatan disritmia. Namun, umumnya dokter akan memberikan obat terhadap faktor pencetus timbulnya gagal jantung. Tindakan pembedahan juga dapat dilakukan bagi mereka yang mengalami penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung yang didapat.

Bagi penderita yang mengalami gejala atau memiliki resiko, ada baiknya untuk menjaga kesehatan agar kondisi ini tidak makin memburuk. Seringlah berkonsultasi dengan dokter serta nimulah obat yang sudah direspkan oleh dokter. Selain itu juga dapat mulailah dengan kebiasaan hidup sehat. Mengkonsumsi dan mengatur pola makan dengan gizi yang seimbang. Perbanyak minum air putih. Hindari alkohol serta stop merokok.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!