Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Perut Buncit

Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Perut Buncit

Perut buncit adalah masalah yang dialami banyak orang dan cenderung susah dihilangkan. Alasannya, orang-orang yang mengalami perut buncit susah untuk meninggalkan kebiasaan buruk yang bisa menjadi penyebab perut buncit itu sendiri.

Ketika berbagai usaha cara mengecilkan perut buncit sudah dilakukan dan tidak ada hasil, Anda juga harus menjauhi kebiasaan yang bisa menjadi penyebabnya.

Penyebab perut gendut

Bersama klinikhijau.com, marilah kita ketahui kebiasaan tidak sehat yang dapat membuat perut buncit sehingga Anda harus menjauhinya.

Minum minuman bersoda

Minuman bersoda merupakan penyebab pasti yang membuat perut buncit. Minum satu atau dua kaleng soda setiap hari akan menjadikan pinggang melebar lebih cepat. Ini dikarenakan minuman soda mengandung pemanis buatan dengan kadar yang tinggi sehingga membuat nafsu makan meningkat.

Makan larut malam

Ketika tidur, proses pembakaran lemak juga terjadi dalam tubuh. Namun jka Anda makan terlalu malam, pembakaran lemak ini tidak akan terjadi. Selain membuat perut penuh, lemak juga akan menimbun di perut. Makan terlalu malam atau menjelang tidur juga meningkatkan resiko asam lambung dan gangguan pencernaan.

Meluapkan rasa sedih, marah atau kesal pada makanan

Jika Anda sedang emosi, hindari melampiaskannya dengan banyak makan. Bahkan Anda juga tidak akan peduli apakah makanan yang dikonsumsi sehat atau tidak. Hindari kebiasaan ini agar Anda tidak memiliki perut buncit.

Konsumsi makanan rendah lemak

Berhati-hati ketika Anda mengonsumsi makanan rendah lemak, sebab ada juga produsen nakal yang memasukkan gula pada produknya. Semakin banyak asupan gula yang diserap tubuh, kemungkinan tersimpan juga semakin besar. Hal inilah yang merupakan pemicu perut buncit.

Kurang waktu tidur

Waktu tidur yang ideal adalah antara 7 sampai 9 jam dalam sehari. Jika Anda kurang tidur, maka hormon kartisol meningkat dan membuat tubuh menginginkan asupan gula terus. Usahakan untuk tidur teratur dan waktu yang cukup agar hormon kartisol tetap terjaga.

Kurang asupan protein

Orang dewasa biasanya membutuhkan protein antara 20-25 gram per makanan. Akan tetapi jumlan ini juga disesuaikan dengan aktivitas fisik dan ukuran tubuhnya. Jika protein yang dikonsumsi seimbang maka kadar gula dalam darah juga akan seimbang. Protein juga akan berperan dalam mengontrol hormon yang meningkatkan nafsu makan.

Dari kebiasaan yang dapat menyebabkan perut buncit di atas, mana yang ada pada Anda? Jauhilah kebiasaan buruk tersebut agar bisa segera terbebas dari perut buncit. 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Cara Cepat Mengecilkan Perut Gendut Secara Alami Perut buncit bisa disebabkan karena gaya hidup yang kurang sehat di era modern ini. Karena sibuknya dengan pekerjaan, banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk berolahraga. Hal ini bukan hanya mempengaruhi kesehatan, tetapi […]
  • Waspada! Bahaya Toxoplasmosis Saat Anda Makan Sate Sudah lazim terjadi jika setiap tahunnya, di hari Idul Adha, maka bangsa Indonesia selalu merayakannya dengan salah satunya berkurban dan membakar sate di siang hari.  Hal ini seperti sudah menjadi ritual tahunan, yang seolah saying […]
  • Diet Sehat: Sarapan Jamur Bisa Turunkan Berat Dan Perkecil Pinggang Sarapan jamur saat pagi bisa membantu Anda menurunkan berat badan dan merampingkan pinggang Anda, sebuah penelitian baru telah menemukan. Makan jamur untuk sarapan membuat Anda merasa kenyang. Rasa kenyang atau perasaan kenyang menjadi […]
  • Khasiat Kafein Kopi Untuk Menurunkan Berat Badan Lagi-lagi pembicaraan mengenai kopi selalu menjadi menarik untuk ditulis dan dibaca. Ada banyak pecinta kopi di dunia, dan sebagian dari meraka mungkin masih sering merasakan khawatir akan efek kopi, jika dikonumsi setiap hari. […]
  • Tips Membakar Lemak Pada Tubuh Sambil Tidur Berdasarkan penelitian yang dilansir dari situs indiatimes.com, beberapa ahli telah mengungkapkan saat anda sedang tertidur, anda tetap dapat membakar lemak pada tubuh layaknya anda melakukan olah raga ringan, teori ini juga tertuang […]