12 Alasan, Mengapa Perut Terasa Lapar Meskipun Sudah Makan

Sering lapar gejala penyakit apa

Kenapa perut terasa lapar terus padahal sudah makan? Kelaparan adalah isyarat alami tubuh bahwa Anda membutuhkan lebih banyak makanan, membuat Anda mungkin sakit kepala, lelah atau tidak dapat berkonsentrasi.

Ada beberapa penjelasan yang mungkin untuk ini, termasuk makan tidak cukup protein, lemak atau serat, serta stres atau dehidrasi yang berlebihan.

Ada 12 alasan, kenapa perut terasa lapar terus padahal sudah makan, dan gejala penyakit apakah ini?

1. Anda Tidak Makan Cukup Protein

Mengkonsumsi protein cukup penting untuk mengendalikan nafsu makan. Protein memiliki sifat mengurangi rasa lapar karena ia bekerja dengan meningkatkan produksi hormon yang menandakan kenyang dan mengurangi kadar hormon yang merangsang rasa lapar.

Banyak makanan berbeda mengandung protein tinggi, jadi tidak sulit untuk mencukupinya dari makanan Anda. Termasuk sumber protein dalam setiap makanan dapat membantu mencegah rasa lapar yang berlebihan, termasuk produk hewani, seperti daging, unggas, ikan dan telur.

Protein berperan penting dalam mengendalikan nafsu makan dengan mengatur hormon-hormon kelaparan Anda. Jika makanan tidak cukup protein, Anda mungkin sering merasa lapar meskipun makan banyak.

2. Anda kurang tidur

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan Anda. Tidur diperlukan refresh otak dan sistem kekebalan tubuh dengan benar. Selain itu, tidur cukup merupakan faktor pengendali nafsu makan karena membantu mengatur hormon ghrelin, hormon perangsang nafsu makan.

Kurang tidur menyebabkan kadar ghrelin lebih tinggi, itulah sebabnya Anda mungkin merasa lebih lapar ketika Anda kurang tidur. Tidur yang cukup juga membantu memastikan kadar leptin yang memadai, ini juga hormon yang mendorong perasaan kenyang.

Untuk menjaga agar tingkat kelaparan Anda tetap terkendali, biasanya disarankan untuk tidur setidaknya delapan jam setiap malam.

Kurang tidur diketahui menyebabkan fluktuasi kadar hormon perangsang lapar dan membuat Anda sering merasa kelaparan, meski sudah cukup makan.

3. Anda Terlalu Banyak Makan Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan telah diproses dan dilucuti serat, vitamin dan mineral; termasuk soda, permen, dan makanan panggang, atau makanan yang dibuat dengan gula olahan, juga dianggap sebagai karbohidrat olahan.

Karena karbohidrat olahan tidak memiliki serat, tubuh Anda mencernanya dengan sangat cepat. Ini adalah alasan utama mengapa Anda mungkin sering lapar karena jika Anda makan banyak karbohidrat olahan, karena karbohidrat olahan tidak mempromosikan perasaan kenyang.

Selain itu, karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat, menyebabkan peningkatan kadar insulin.

Ketika banyak insulin dilepaskan akan menyebabkan penurunan tiba-tiba kadar gula darah. Kadar gula darah yang rendah akan memberi tanda bahwa perut membutuhkan lebih banyak makanan.

Untuk mengurangi asupan karbohidrat olahan, cukup ganti dengan makanan yang lebih sehat dan utuh seperti sayuran, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian. Makanan-makanan ini masih tinggi karbohidrat, juga kaya akan serat, yang membantu mengendalikan rasa lapar.

4. Anda makan sedikit lemak

Lemak memainkan peran penting dalam membuat Anda kenyang. Selain itu, makan lemak dapat menyebabkan pelepasan berbagai hormon yang mempromosikan perasaan kenyang.

Beberapa sumber makanan sehat dan tinggi lemak lainnya termasuk alpukat, minyak zaitun, telur, dan yogurt.

Anda mungkin sering merasa lapar jika Anda tidak makan cukup lemak. Itu karena lemak berperan dalam memperlambat pencernaan dan meningkatkan produksi hormon yang mempromosikan rasa kenyang.

5. Anda kurang minum air putih

Cairan sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Minum air yang cukup akan meningkatkan kesehatan otak dan jantung. Selain itu, air menjaga kulit dan meningkatkan fungsi sistem pencernaan Anda agar tetap sehat.

Air putih juga cukup mengenyangkan dan berpotensi mengurangi nafsu makan saat dikonsumsi sebelum makan. Perasaan haus bisa disalahartikan sebagai perasaan lapar. Jika Anda selalu lapar, mungkin perlu minum satu atau dua gelas air.

Jika Anda selalu lapar karena kurang minum cukup air. Itu merangsang nafsu makan. Ada kemungkinan bahwa otak salah mengira perasaan haus diasumsikan sebagai perasaan lapar.

6. Makanan Anda kurang serat

Mengkonsumsi banyak makanan berserat tinggi bermanfaat untuk mengendalikan rasa lapar. Makanan tinggi serat memperlambat laju pengosongan perut dan serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Selain itu, asupan serat yang tinggi mempengaruhi pelepasan hormon pengurang nafsu makan dan produksi asam lemak rantai pendek, yang telah terbukti memiliki efek mempromosikan rasa kenyang.

Untuk memastikan Anda mendapatkan serat yang cukup, pilihlah diet yang kaya akan makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian.

Jika diet Anda kurang serat, Anda akan merasa lapar karena serat berperan dalam mengurangi nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang.

7. Anda mendapat gangguan makan

Gangguan makan dapat merusak kesehatan Anda, karena gangguan makan mengurangi kesadaran Anda tentang seberapa banyak yang sebenarnya Anda konsumsi.

Untuk mencegah rasa lapar yang berlebihan, ada baiknya menghindari gangguan makan. Gangguan makan mungkin menjadi alasan mengapa Anda selalu lapar, karena membuat tubuh Anda sulit mengenali perasaan kenyang.

8. Anda banyak berolahraga

Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang berolahraga dengan penuh semangat secara teratur cenderung memiliki metabolisme yang lebih cepat, ini berarti tubuh membakar lebih banyak kalori saat istirahat.

Anda dapat mencegah rasa lapar berlebihan akibat olahraga berat dengan menambah asupan makanan yang tinggi serat, protein, dan lemak sehat.

Jadi, individu yang secara teratur berolahraga intensitas tinggi cenderung memiliki nafsu makan lebih besar dan metabolisme lebih cepat. Dengan demikian, mereka mungkin sering mengalami kelaparan.

9. Anda mengalami stress

Stres berlebihan diketahui meningkatkan nafsu makan karena efeknya pada peningkatan kadar kortisol, sebuah hormon pemicu rasa lapar.

Ada banyak strategi yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi tingkat stres Anda. Beberapa opsi termasuk olahraga dan senam pernapasan..

Stres berlebihan adalah alasan mengapa Anda mungkin sering lapar, karena kadar kortisol dalam tubuh juga meningkat, membuat perut Anda merasa lapar meski sudah makan.

10. Anda minum obat tertentu

Beberapa obat dapat meningkatkan nafsu makan sebagai efek samping. Obat-obatan yang merangsang nafsu makan termasuk antipsikotik, seperti clozapine dan olanzapine, serta antidepresan, kortikosteroid dan obat anti-kejang.

Selain itu, beberapa obat diabetes, seperti insulin, secretagogues dan thiazolidinediones, diketahui meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan Anda. Ada juga beberapa bukti bahwa pil KB memiliki sifat merangsang nafsu makan.

Jika Anda mencurigai bahwa obat-obatan adalah penyebab seringnya Anda lapar, mungkin ada baiknya Anda berbicara dengan dokter tentang pilihan obat lain. Mungkin ada obat alternatif yang tidak membuat Anda lapar.

11. Anda Makan Terlalu Cepat

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pemakan cepat memiliki selera makan yang lebih besar dan cenderung untuk makan berlebihan, dibandingkan dengan pemakan lambat.

Makan perlahan dan mengunyah makanan secara lembut memberikan tubuh dan otak lebih banyak waktu untuk melepaskan hormon anti-kelaparan dan menyampaikan sinyal rasa kenyang.

12. Anda memiliki gejala penyakit tertentu

Rasa lapar yang sering terjadi mungkin merupakan gejala penyakit, termasuk:

Sering lapar adalah tanda klasik diabetes. Hal ini terjadi sebagai akibat dari kadar gula darah tinggi dan biasanya disertai dengan gejala lain, termasuk haus yang berlebihan, penurunan berat badan dan kelelahan.

  • Gangguan tiroid

Hipertiroidisme, suatu kondisi yang ditandai dengan tiroid yang terlalu aktif, juga dikaitkan dengan meningkatnya rasa lapar yang menyebabkan produksi hormon tiroid berlebih, yang diketahui meningkatkan nafsu makan.

  • Kondisi lainnya

Selain itu, rasa lapar berlebihan biasanya gejala dari beberapa kondisi lain, seperti depresi, kecemasan dan sindrom pramenstruasi.

Jika Anda mencurigai bahwa Anda mungkin memiliki salah satu dari kondisi ini, penting bagi Anda untuk berbicara dengan dokter Anda untuk diagnosis penyakit dan untuk mendiskusikan pilihan pengobatan yang tepat.

Kesimpulan

Rasa lapar berlebihan adalah tanda bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak makanan akibat dari hormon kelaparan yang tidak seimbang, terjadi karena berbagai alasan, termasuk diet salah dan gaya hidup tertentu.

Anda mungkin sering merasa lapar jika Anda kekurangan protein, serat atau lemak, dimana mereka memiliki sifat mengenyangkan dan mengurangi nafsu makan. Rasa lapar ekstrem juga merupakan pertanda kurang tidur atau stres kronis.

Selain itu, beberapa obat-obatan dan penyakit tertentu diketahui juga menyebabkan perut lapar meskipun Anda sudah makan banyak.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan dan Diet Khasiat susu yang terbuat dari kedelai begitu baik bagi kesehatan. Karenanya, susu kedelai bisa dijadikan alternatif untuk mereka yang alergi dengan susu sapi. Berbeda dengan susu sapi, susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan […]
  • 8 Tips Memilih Program Diet Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan Bila Anda mencari program diet sehat untuk penurunan berat badan yang ideal, sebaiknya Anda mencari referensi yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk menciptakan kesuksesan jangka panjang. Berapakah target penurunan berat badan yang […]
  • Mengapa Bayi Butuh Nutrisi Buah Segar dalam Porsi Seimbang? Bagi ibu yang saat ini telah memasuki masa 6 bulan pemberian ASI ekslusif, pasti bertanya, setelah ini makanan tambahan apa yang akan diberikan kepada bayi Ibu. Atau para ibu yang anak-anaknya sudah bisa menikmati berbagai macam buah, […]
  • Lihat Menu Diet Sehat Disini, Semoga Memberi Manfaat Anda ingin makanan yang lezat untuk menyediakan energi dihari anda yang cerah? tetapi tidak ingin banyak lemak dan kalori? Ternyata Anda dapat memiliki keduanya, makanan sehat, dan makanan yang tidak menambah lingkar […]
  • Diet Sehat: Sarapan Jamur Bisa Turunkan Berat Dan Perkecil Pinggang Sarapan jamur saat pagi bisa membantu Anda menurunkan berat badan dan merampingkan pinggang Anda, sebuah penelitian baru telah menemukan. Makan jamur untuk sarapan membuat Anda merasa kenyang. Rasa kenyang atau perasaan kenyang menjadi […]