Waspada! Bahaya Toxoplasmosis Saat Anda Makan Sate

Waspada! Bahaya Toxoplasmosis Saat Anda Makan Sate

Sudah lazim terjadi jika setiap tahunnya, di hari Idul Adha, maka bangsa Indonesia selalu merayakannya dengan salah satunya berkurban dan membakar sate di siang hari.  Hal ini seperti sudah menjadi ritual tahunan, yang seolah saying jika tidak dilakukan. Mengkonsumsi sate buatan sendiri, memiliki kesan tersendiri. Namun, bagaimana bila sete yang dikonsumsi adalah sate setengah matang?

Memang, ada beberapa hal yang sebaiknya tetap diwaspadai ketika seseorang hendak mengkonsumsi sate. Bukan lagi masalah daging kambing yang kerap ditakuti oleh banyak orang. Tetapi maslalah lain yaitu cara pengolahan sate yang akan dibuat.

Seringkali, orang tidak memperhatikan apakah sate yang dimasak telah masak sempurna atau masih sate setengah matang. Kadang kala, ketika mengkonsumsi sate, banyak juga yang tidak memperhatikan masalah tersebut. Kuah sate yang nikmat telah membuat seseorang yang gemar mengkonsumsi  sate mengabaikannya.

Sate Setengah Matang Pembawa Penyakit Toxoplasmosis

Penyakit yang satu ini memang lebih banyak dikhawatirkan oleh  ibu hamil ketimbang mereka yang dalam keadaan tidak hamil. Hal ini disebabkan, penyakit ini memberikan dampak yang cukup buruk untuk janin yang dikandung.

Banyak wanita hamil yang mengetahui mereka mnegidap toxo plasmosis, justru ketika mereka sudah hamil, atau mereka tak kunjung hamil. Jika mereka mengetahuinya saat mereka sedang hamil, maka hal ini harus diwaspadai. Jika akibat toxoplasmosis mereka tidak juga bisa hamil, maka dokter akan memberikan pengobatan.

Beberaap makanan dilangsir sebagai penyebaab penyebaran penyakit ini, terutama makanan yang berasal dari hewan, yang dimasak setengah matang. Steak,sushi, atau telur setengah matang harus diwaspadai sebagai penyebab.

Salah satu makanan yang umum dikonsumsi adalah sate setengah matang. Pasalnya, tidak banyak orang yang benar-benarmengetahui apakah sate yang dibakar sudah matang atau masih setengah matang, dikarenakan sate menggunakan kayu saat menusuknya, dan kayu bukan penghantar panas yang baik.

Bakar Lebih Lama Namun Jangan Berlebihan

Bagi penggemar sate dan steak, maka sebelu mengkonsumsinya atau membelinya, katakana pada penjual untuk memasaknya sampai matang, itu berarti proses pemanggangan harus lebih lama, sehingga parasite penyebab toxoplasmosis bisa mati.

Namun waspadai juga mengkonsumsi sate terlalu sering, pasalnya zat sisa pembakaran merupakan zat pembawa unnsur karsinogen, yang juga berpeluangg menyebabkan penyakit kanker. Kembali lagi ke yang terbaik, konsumsilah segalanya secara seimbang dan tidak berlebihan.

Waspada! Bahaya Toxoplasmosis Saat Anda Makan Sate
5 (100%) 1 vote[s]

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: