Bahaya Virus MERS Dan Tips Mencegah Penyebarannya

Bahaya Virus MERS Dan Tips Mencegah Penyebarannya

Jika akhir-akhir ini Anda menyimak berita di televisi, mungkin Anda mendengar tentang wabah virus baru MERS, yang diduga memiliki efek seperti virus SARS. Virus MERS pertama kali ditemukan di negara-negara Timur tengah, dan diduga bahaya virus MERS sama seperti virus SARS.

Dilaporkan oleh WHO, bahwa sampai dengan bulan Juni ini, telah terjadi kematian akibat virus MERS sebanyak 31 orang. Penyebaran virus MERS terlah dimulai sejak pertengahan tahun 2012. Walau jumlah kematian belum berdampak seperti virus SARS yang menyebabkan kematian pada 800 orang, namun bahaya virus MERS tidak bisa disepelekan.

Bahaya Virus MERS untuk Kesehatan

Virus MERS merupakan Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV), yaitu virus dari famili coronavirus. Virus ini termasuk virus yang banyak menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Bahaya virus MERS pada kesehatan, bisa berdampak pada kematian jika tidak ditangani segera.

Adapun gejala yang dirasakan saat seseorang teridentifikasi terkena virus MERS adalah gejalan menyerupai influenza, demam dan batuk. Beberapa penderita juga melaporkan gejala sesak napas dan diare. Seperti pada umumnya coronavirus, maka ia sering memperlihatkan kondisi pneumonia.

Gejala-gejala ini juga tampak pada virus SARS. Perbedaannya yaitu, bahaya virus MERS juga bisa menimbulkan gangguang pada ginjal yang serius, dalam waktu yang singkat.

Tips Menghindari Bahaya Virus MERS

Tips ini akan sangat berguna bagi Anda yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama ke negara-negara timur tengah, dimana menjadi lokasi endemik virus MERS. Jika sebelum bepergian Anda mengalami influenza atau yang lebih berat dari hal tersebut, maka lebih baik Anda menunda sementara perjalanan sampai Anda merasa lebih sehat dan imunitas kembali baik.

  • Hindari bepergian saat Anda dalam kondisi tidak fit, termasuk ketika Anda sedang menderita flu berat.
  • Sering mencuci tangan untuk memutus mata rantai penyebaran virus.
  • Menutup mulut dengan tisu saat Anda batuk
  • Gunakan tissu ketika Anda akan membersihkan bagian-bagian di wajah Anda. Hindari menggunakan tangan secara langsung. Kemudian buang tisu di tempat yang layak.
  • Ketika Anda berkunjung ke rumah sakit atau menjenguk seseorang gunakan perlengkapan pengaman untuk menghindari penularan virus.
  • Bahaya virus MERS akan semakin besar ketika Anda menderita penyakit degeneratif atau penyakit sistemik. Konsultasikan dengan dokter ketika Anda akan bepergian ke negara-negara endemik.
  • Hindari kontak langsung dengan hewan
  • Melakukan vaksinasi untuk mengatasi flu,saat ini memang belum ada vaksinasi yang spesifik, namun ada baiknya Anda tetap mencari informasi soal hal ini.
  • Jika sekembalinya Anda dari bepergian, Anda mendapi gejala flu pada diri Anda sebelum 14 hari, maka konsultasikan ke dokter, untuk menghindari bahaya virus MERS yang semakin serius.

Bagaimanapun dunia tidak ingin wabah serupa SARS terulang kembali. Namun, semua jawaban ada dalam diri Anda. Kebersihan dan imunitas adalah langkah pertama untuk menghindari bahaya virus MERS.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait