Gangguan Kesehatan pasca Menopause Dan Tips Mencegahnya

Gangguan Kesehatan pasca Menopause Dan Tips Mencegahnya

Pada usia memasuki 30 tahun, umumnya wanita mulai mengalami fungsi hormon ovarium. Puncak disfungsi hormon ovarium terjadi di usia paruh baya, atau rata-rata usia 50 tahun.

Saat ini wanita dikatakan mengalami menopouse. Menopause adalah berhentinya siklus bulanan wanita, yang menandakan akhir masa siklus reproduksi, dimana ovarium tidak lagi mengasilkan sel telur. Ada banyak risiko gangguan kesehatan setelah menopause pada wanita.

Secara alamiah, wanita yang mengalami menopause akan berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Sebelum wanita mengalami menopause, hormon-hormon ini berfungsi untuk membantu menjaga kesehatan wanita, misalnya menjaga nilai kolesterol darah agar stabil.

Risiko gangguan kesehatan setelah menopause lainnya adalah kerentanan wanita terkena serangan jantung, yang sebelum menopause kemungkinannya jauh di bawah laki-laki.

Gejala Wanita Menjelang dan Setelah Menopause

Pada wanita yang terbiasa beraktivitas, biassanya risiko gangguan kesehatan setelah menopause akan membuat mereka tidak nyaman. Bukan hanya keesehatan, perubahan fisik juga akan terjadi. Beberapa wanita akan sering mengalami perubahan penampilan seperti mengendurnya kulit, sering berkeringat di malam hari, kenaikan berat badan dan flek merah kehitaman muncul pada wajah.

Sedangkan perubahan kesehatan yang biasanya mengganggu aktivitas sehari-hari adalah, emosi yang naik turun, sulit tidur dan konsentrasi, sakit kepala, gairah seks menurun, sering gemetar dan pelupa. Kehidupan pasca menopause sering membuat wanita bersedih dan merasa tidak berdaya,

Biasanya adanya perubahan pasca menopause pada wanitra ddisebabkan karena perubahan hormonal. Walaupun begitu, banyak wanita yang belajar untuk mengantisipasi risiko ganggaun kesehatan setelah menopause tersebut, agar tidak membuat mereka terkejut saat mengalaminya. Salah satu cara untuk mengantisipasi keadaan tidak nyaman tersebut adalah menjaga gaya hidup sehat.

Diet Seimbang Mengurangi Gangguan Kesehatan setelah menopause

Yang terpenting dari semua hal untuk menghadapi risiko gangguan kesehatan setelah menopause adalah menjaga kesehatan.

Beberapa wanita muda yang sibuk dengan pekerjaan di massa mudanya, biassanya tidak memiliki banyak waktu menjalankan olahraga. Ketika memasuki usia menopause, mereka biasanya sadar telah melakukan kesalahan, karena kurang olahraga. Melakukan olahraga minimal 30 menita sehari dan 4 kali seminggu, dapat menunda kejadian menopause, serta mengurangi risiko gangguan kesehatan setelah menopause.

Tidak hanya melakukan olahraga, semua wanita juga harus memperhatikan keseimbangan gizi mereka sejak awal. Makanan-makanan dengan kandungan protein sangat baik unttuk menjaga tubuh tetap berstamina. Kacang-kacangan sangat dianjurkan, karena mengandung banyak vitamin E yang sangat baik untuk menunda penuaan. Makanan bergizi adaah kunci untuk mendapatkan kehidupan sehat fisik dan mental.

Selain melakukan dua hal di atas, beberapa cara lain juga dipromosikan, misalnya terapi hormon pengganti. Cara ini memang efektif menunda menopause dan mengurangi risiko gangguan kesehatan setelah menopause.

Sayangnya, efek samping dari terapi pengganti hormon ini begitu besar, yaitu kanker payudara. Karenanya sebelum mengambil pilihan ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli kesehatan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait