10 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Setelah Usia 40 Tahun

10 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Setelah Usia 40 Tahun

Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh. Laju metabolisme tergantung seberapa cepat tubuh Anda membakar kalori. Beberapa orang memiliki metabolisme yang cepat. Pria cenderung membakar lebih banyak kalori daripada wanita, meskipun saat beristirahat.

Pada banyak orang, metabolisme melambat dengan dramatis setelah usia 40 tahun. Meskipun Anda tidak dapat mengendalikan faktor-faktor penyebab seperti: usia, jenis kelamin, atau genetika, ada cara lain untuk memperbaiki dan meningkatkan metabolisme tubuh Anda:

1. Membangun massa otot

Tubuh Anda selalu membakar kalori, bahkan saat Anda tidak melakukan apa-apa. Tingkat metabolisme istirahat ini jauh lebih tinggi pada orang dengan lebih banyak otot.

Setiap massa otot menggunakan sekitar 6 kalori sehari untuk menopang dirinya sendiri, sementara setiap massa lemak membakar hanya 2 kalori setiap hari. \

Perbedaan kecil itu bisa bertambah seiring berjalannya waktu. Setelah sesi latihan kekuatan, otot-otot akan diaktifkan di seluruh tubuh Anda sehingga meningkatkan metabolisme harian rata-rata.

2. Gym

Latihan aerobik mungkin tidak membangun otot besar, tapi bisa meningkatkan metabolisme Anda dalam beberapa jam setelah latihan. Gym memberi Anda kekuatan otot-otot.

Kuncinya adalah mendorong diri sendiri untuk latihan dengan intensitas tinggi, ini memberikan kenaikan tingkat metabolisme saat istirahat lebih lama daripada latihan intensitas rendah atau sedang.

3. Minum air putih banyak

Tubuh Anda membutuhkan air untuk mengolah kalori. Jika Anda sedikit dehidrasi, metabolisme tubuh akan melambat.

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang meminum delapan atau lebih gelas air sehari membakar lebih banyak kalori daripada mereka yang meminum empat gelas.

Agar tubuh tetap terhidrasi, minumlah segelas air atau minuman tanpa pemanis lainnya sebelum makan dan kudapan. Tambahkan camilan buah dan sayuran segar, yang secara alami mengandung air.

4. Mencoba Minuman Energi

Beberapa bahan dalam minuman energi bisa memberi dorongan peningkatan metabolisme Anda. Minuman tersebut dilengkapi kafein yang meningkatkan jumlah energi untuk digunakan tubuh Anda. Taurin dapat mempercepat metabolisme dan membantu membakar lemak.

Tapi dengan menggunakan minuman ini bisa menimbulkan masalah seperti tekanan darah tinggi, kegelisahan, dan masalah tidur bagi sebagian orang. American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan ini untuk anak-anak dan remaja.

5. Makanan ringan

Makan lebih sering bisa membantu menurunkan berat badan. Namun, sering makan makanan besar membuat metabolisme Anda melambat di sela waktu makan.

Makanan kecil atau makanan ringan setiap 3 sampai 4 jam membuat metabolisme tubuh Anda tetap berputar, jadi Anda membakar lebih banyak kalori dalam sehari.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang ngemil, mereka makan lebih sedikit pada waktu jam makan.

6. Menyukai makanan pedas

Makanan pedas memiliki fitokimia alami yang bisa meningkatkan metabolisme Anda. Memasak makanan dengan satu sendok makan cabai merah atau hijau cincang bisa memperbaiki tingkat metabolisme Anda.

Efeknya mungkin sementara, tapi jika Anda sering makan makanan pedas, manfaatnya bisa bertambah.

7. Perbanyak Protein

Tubuh Anda membakar lebih banyak kalori untuk mencerna protein daripada memakan lemak atau karbohidrat. Sebagai bagian dari diet seimbang, mengganti beberapa karbohidrat dengan makanan kaya protein dapat meningkatkan metabolisme pada waktu makan.

Sumber protein yang baik termasuk daging sapi tanpa lemak, kalkun, ikan, daging ayam putih, tahu, kacang-kacangan, telur, dan produk susu rendah lemak.

8. Minum kopi hitam

Jika Anda seorang peminum kopi, Anda mungkin menikmati tambahan energi dan meningkatkan konsentrasi.

Salah satu manfaat kopi adalah meningkatkan metabolisme Anda meski jangka pendek. Namun, kafein dalam kopi bisa mengurangi rasa lelah dan meningkatkan daya tahan tubuh saat berolahraga.

9. Minum Teh Hijau

Minum teh hijau atau teh oolong menawarkan manfaat gabungan dari kafein dan katekin, zat yang terbukti meningkatkan metabolisme selama beberapa jam.

Penelitian menunjukkan bahwa minum 2 sampai 4 cangkir teh hijau dapat mendorong tubuh untuk membakar kalori 17% lebih banyak selama latihan dalam waktu singkat.

10. Hindari Crash Diet

Crash diet adalah makan kurang dari 1.200 Kalori (jika Anda seorang wanita) atau 1.800 (jika Anda seorang pria) kalori per hari – diet ini tidak baik bagi siapa pun yang berharap untuk meningkatkan metabolisme mereka.

Meskipun diet ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan karena membatasi nutrisi, itu menjadi bumerang, Anda bisa kehilangan banyak massa otot, dampaknya akan memperlambat metabolisme Anda.

10 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Setelah Usia 40 Tahun
5 (100%) 1 vote[s]

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: