Segera Lakukan Imunisasi Hepatitis B Sekarang Juga, Sebelum Ini Terjadi!

Imunisasi Hepatitis B

Penyakit hepatitis B termasuk salah satu penyakit yang seringkali tidak terlalu diperhatikan, bahkan sosialisasi penyakit ini terbilang rendah di Indonesia. Padahal, saat ini Indonesia merupakan salah satu Negara dengan penduduk penderita hepatitis B yang cukup banyak.

Tidak banyak orang peduli dengan penyakit ini, menyebabkan tidak banyak juga orang yang menyadari bahwa dirinya memiliki penyakit ini dalam tubuhnya. Akibatnya, penularan penyakit hepatitis B semakin mudah terjadi. Imunisasi hepatitis B adalah salah satu imunisasi yang digunakan untuk memutus mata rantai penularan penyakit hepatitis B.

Hepatitis B yang tidak dikendalikan, atau yang tidak dikontrol akan mungkin menyebabkan kerusakan hati kronis maupun kanker hati. Salah satu penyebab penyakit kanker hati terbesar adalah penyakit hepatitis B.

Banyak orang tidak menyadari ia menderita hepatitis B, disamping karena gejala tahap awalnya yang tidakk khas. Saat ini, salah satu cara paling efektif untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan imunisasi Hepatitis B.

Berikan Imunisasi Hepatitis B Segera Setelah Bayi Lahir

Segera setelah bayi dilahirkan, pemberian imunisasi hepatitis B harus dilakukan. Dengan begitu diharapkan anakakan segera membentuk immunitas pada tubuhnya, sehingga dapat melawan virus hepatitis yang seringkali menyerang bayi kecil. Pada bayi dengan ibu penderita hepatitis B, hal ini wajib dilakukan, termasuk pemberian immunoglobulin saat ibu mengandung.

Pemberian imunisasi hepatitis B pada bayi, dilakukan sampai dengan bayi berusia 6 bulan dengan 3 kali penyuntikan. Jika Anda memiliki bayi, jangan abaikan imunisasi hepatitis B ini. Anda bisa membawa bayi Anda ke dokter anak, atau ke puskesmas untuk mendapatkannya.

Berikan Imunisasi Pada Ibu yang Merencanakan Kehamilan

Bagi ibu yang belum pernah mendapatkan imunisasi hepatitis B dan tengah merencanakan kehamilan, maka imunisasi ini dapat diberikan, agar ibu dapat terhindar dari virus hepatitis B yang suatu waktu bisa dating. Pemberian imunisasi hepatitis B juga dianjurkan bagi setiap orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi sebelumnya. Terutama pasangan yang merencanakan pernikahan.

Kondisi Dimana Imunisasi Hepatitis B tidak Lagi Diperlukan

Pada beberapa kasus, dimana seorang ibu pembawa virus hepatitis B dan sudah menjadi kronis, maka pemberian imunisasi hepatitis B tidak lagi diperlukan.

Hal ini juga berlaku pada seseorang yang pernah menderita penyakit hepatitis B dan kemudian sembuh. Pada umumnya mereka yang pernah mengalami penyakit hepatitis B dan sembuh akan mebentuk sistem imum sendiri dalam tubuhnya secara alami. Sedangkan 10% yang pernah menderita akan menjadi kronis.

Pada kondisi dimana HbSAg positif, maka imunisasi bisa jadi tidak lagi berfungsi. Karenanya, sangat penting untuk melakukan skrining kesehatan untuk mengetahui apakah seseorang positif hepatitis atau tidak sebelum dilakukan imunisasi hepatitis B pada dirinya.

Penyakit hepatitis B adalah salah satu penyakit yang mengancam jiwa, bahkan menyebabkan kematian lebih tinggi dibandingkan HIV/AIDS. Karenanya memproteksi diri sedini mungkin adalah satu hal yang sangat diperlukan, untuk mencegah virus ini menyebabkan kerusakan hati di waktu mendatang.

Walau sedikit terlambat, manjur.net ikut serta mensukseskan hari hepatitis B sedunia yang jatuh pada tanggal 28 Juli. Semoga penderita Hepatitis B semakin berkurang, dan kepedulian masyarakat tentang pentingnya imunisasi hepatitis B meningkat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Immunisasi Bisa Cegah Meningitis Akibat Bakteri Haemophilus Influenza Sebelum membahas lebih jauh mengenai Haemophilus influenza type B, untuk menyambut hari imunisasi dunia, ada satu pertanyaan kami untuk para ibu, “sudahkah anak anda mendapatkan imunisasi HIB untuk mencegah penyakit […]
  • Bahaya Virus MERS Dan Tips Mencegah Penyebarannya Jika akhir-akhir ini Anda menyimak berita di televisi, mungkin Anda mendengar tentang wabah virus baru MERS, yang diduga memiliki efek seperti virus SARS. Virus MERS pertama kali ditemukan di negara-negara Timur tengah, dan diduga bahaya […]
  • Tips Mengatasi Bayi Demam Setelah Imunisasi/Vaksinasi Imunisasi merupakan salah satu cara untuk mencegah dari beberapa jenis penyakit yang membahayakan. Dengan imunisasi daya tahan tubuh akan semakin kuat untuk melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Imunisasi dapat dilakukan […]
  • Pentingkah Imunisasi Kekebalan Bagi Anak-Anak Dan Balita? Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh banyak orang tua yang akan mengikutsertakan anak-anak mereka pada program imunisasi. Imunisasi pada anak memang kerap menimbulkan pro dan kontra. Sebagain orang menilai, menyuntikan kuman, […]
  • Manfaat Makanan Karotenoid Untuk Kesehatan Mata Dari Sinar Biru Penelitian membuktikan bahwa nutrisi adalah kunci penting untuk kesehatan mata. Kualitas penglihatan bisa kita dapatkan dengan makan cukup karotenoid dalam makanan Anda. Khususnya, karotenoid dapat melindungi mata Anda dari bahaya sinar […]