Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Kehamilan / Penyebab Diare Pada bumil Dan Tips Mengatasinya

Penyebab Diare Pada bumil Dan Tips Mengatasinya

/
/
/
img
0
(0)

Diare merupakan penyakit yang sering terjadi pada Ibu hamil. Hal ini dikarenakan pola makan yang tidak sehat dan akibat ngidam makanan pedas, terlalu asam dan dan makanan yang tidak higienis.

Keluhan diare pada Ibu hamil sebaiknya jangan dianggap remah karena menyangkut kesehatan Ibu hamil maupun bayi dalam kandungan.

Penyebab diare pada Ibu hamil

Secara umum, diare disebabkan oleh usus yang tidak mampu menyerap air yang terkandung dalam kotoran sehingga terjadi pengeluaran feses yang encer dan lebih sering sampai tiga kali sehari.

Sedangkan penyebab diare pada wanita hamil selain karena pola makan yang tidak sehat juga bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut:

  • Terlalu banyak minum susu yang tidak memiliki kandungan laktosa atau terlalu sedikit mengandung laktosa sehingga sulit dicerna dan mengakibatkan usus tidak dapat beradaptasi yang akhirnya menyebabkan diare.
  • Terinfeksi oleh bakteri parasit dan virus seperti bakteri E. coli, salmonella, balantadium coli nentamoeba ritavirus dan adenovirus yang terbawa oleh bahan makanan dan dikonsumsi oleh manusia.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat untuk mengatasi sembelit dan obat penetral asam lambung . Obat jenis ini dapat mengganggu keseimbangan usus yang akhirnya timbul diare pada wanita hamil.
  • Meningkatnya perubahan hormon kehailan dengan pesat dalam tubuh dapat mempengaruhi produksi asam lambung dan sistem pencernaan secara keseluruhan akan menjadi penyebab diare.

Selain itu juga bisa dipengaruhi karena membesarnya ukuran rahim yang membuat gerakan usus menjadi terhambat, menyebabkan bakteri tumbuh pesat dan akhirnya menjadi penyebab diare.

Diare ringan

Jika diare yang terjadi belum mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit, maka diare yang terjadi pada wanita hamil merupakan diare ringan dan hanya membutuhkan perawatan rumahan. Ciri-ciri diare ringan antara lain tidak terjadi demam, kulit tidak mengering, denyut nadi masih normal dan air seni tidak berwarna keruh.

Gejala serius

Dampak diare secara umum yaitu berakibat hilangnya cairan dari dalam tubuh sehingga tubuh kekurangan cairan Sebaiknya perlu diwaspadai jika Ibu hamil mengalami diare apakah diare yang dialami merupada diare ringan atau gejala serius.

Ciri-ciri diare yang serius antara lain seringnya BAB sampai dengan limakali sehari, terjadi pendarahan pada feses, mual dan kram pada perut, muntah demam, nyeri kepala dan jantung berdebar serta urine berwarna keruh atau kuning gelap.

Cara mengatasi diare pada Ibu hamil

Pertolongan awal mengobati diare pada Ibu hamil sama saja seperti pada umumnya yaitu memberikan cairan oralit. Jika tidak memiliki cairan oralit, dapat membuat sendiri dengan mencampurkan satu sendok garam dengan satu sendok gula pasir kemudian larutkan pada air satu gelas.

Bisa juga dengan mengonsumsi minuman isotonik yang dapat dibeli di pasaran. Namun jika diare yang dialami sudah masuk dalam kategori gejala serius maka harus segera memeriksakan diri ke Dokter atau rumah sakit untuk segera mendapat penanganan.

Masa pemulihan

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu wanita hamil untuk mempercepat pemulihan setelah diare

  • Perbanyak istirahat
  • Konsumsi banyak cairan elektrolit agar terhindar dari dehidrasi
  • Perbanyak minum air putih atau oralit
  • Jika masih terjadi diare ringan usahakan untuk mengonsumsi sup, minuman jahe atau roti panggang untuk membantu mengatasi diare
  • Konsumsi madu karena madu baik untuk meningkatkan sistem imun dan juga mudah dicerna

Mudah-mudahan tips menangani diare pada wanita hamil di atas dapat membantu Anda. Selalu jaga kesehatan Anda agar calon bayi Anda dapat lahir dengan selamat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :