Cara Penularan Leptospirosis dan Tips Mencegah Infeksi Leptospira

Penularan Leptospirosis

Leptospirosis, disebut penyakit Weil, adalah infeksi Leptospira yang dapat menular dari hewan. Ini jarang terjadi di Indonesia, hanya kurang dari seribu kasus per tahun. Namun, infeksi bakteri ini berpotensi mengancam jiwa penderitanya.

Bagaimana cara penularan leptospirosis

Bakteri Leptospira tersebar di kencing hewan yang terinfeksi – paling sering tikus, sapi, babi dan anjing.

Anda dapat tertular penyakit leptospirosis jika Anda:

  • Sering berada di air tanah atau air tawar (seperti dari sungai, kanal atau danau) yang mengandung kencing yang terinfeksi masuk ke mulut, mata, atau luka terbuka – biasanya selama kegiatan seperti nelayan, berenang di kali, atau memancing
  • Anda menyentuh darah atau daging hewan yang terinfeksi – biasanya pekerja pemotongan hewan
  • Sangat jarang tertular leptospirosis dari orang lain terinfeksi.

Bagaimana gejala tertular leptospirosis

Temui dokter umum jika Anda terpapar kencing tikus, atau kencing anjing terinfeksi dan Anda mulai merasakan:

  • demam, suhu yang sangat tinggi, atau terasa panas dan menggigil
  • sakit kepala
  • sakit, linu, nyeri
  • otot dan sendi yang sakit
  • mata merah
  • kehilangan selera makan

Awas, itu adalah gejala tertular leptospirosis. Mintalah janji dengan Dokter segera jika Anda memiliki:

  • kulit dan mata kuning (jaundice)
  • pergelangan kaki, kaki atau tangan bengkak
  • sakit dada
  • sesak napas
  • batuk darah

Jika itu keadaannya, Anda mungkin memiliki infeksi serius yang perlu diobati dengan cepat. Baca komplikasi leptospirosis

Pengobatan

Jika Anda tertular leptospirosis, Dokter umum mungkin meresepkan tablet antibiotik untuk mengobati infeksi.

  • Penting untuk menyelesaikan antibiotik, bahkan jika Anda mulai merasa lebih baik.
  • Minum parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan sakit, nyeri, atau demam.
  • Jika Anda memiliki infeksi Bakteri Leptospira yang lebih serius, Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit.

Bagaimana cara menghindari penularan leptospirosis

Leptospirosis jarang terjadi. Tapi, Anda lebih berisiko jika melakukan banyak kegiatan bekerja terkait hewan atau pemotongan hewan.

Untuk mengurangi peluang Anda tertular, berikut tips mencegah infeksi Bakteri Leptospira:

Cepat Lakukan beberapa hal

  • cuci tangan Anda dengan sabun dan air setelah menangani hewan atau produk hewani
  • bersihkan luka apa pun sesegera mungkin
  • tutupi setiap luka dengan plester tahan air
  • kenakan pakaian pelindung jika Anda berisiko karena pekerjaan Anda
  • mandi sesegera mungkin jika Anda berada di air yang berpotensi terinfeksi
  • periksa apakah anjing piaraan telah divaksinasi terhadap leptospirosis (tidak ada vaksin untuk orang)

Jangan Lakukan ini

  • jangan menyentuh binatang mati dengan tangan tanpa pelindung
  • jangan minum air dari tempat-tempat seperti sungai, kanal atau air danau yang belum direbus

Bagikan Pada Temanmu!