Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Parenting / Tips Menyajikan Makanan Sehat Untuk Kecerdasan Dan Immunitas Anak

Tips Menyajikan Makanan Sehat Untuk Kecerdasan Dan Immunitas Anak

/
/
/
img
0
(0)

Anak-anak memiliki perut yang berbeda dengan orang dewasa. Oleh karenanya, setiap makanan yang masuk ke dalam perutnya harus kita atur agar kesehatannya terjaga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam kaitannya menyajikan makanan untuk anak, seperti usia anak, cara pengolahan dan nilai gizi yang terkandung pada makanan yang disajikan.

Setiap tahapan usia, anak-anak membutuhkan asupan yang berbeda-beda. Biasanya anak bisa mulai diperkenalkan dengan makanan yang beragam setelah menginjak usia satu tahun, seperti memberikan potongan buah dan sayur. Dalam pemberiannya, higienitas makanan perlu diperhatikan. Jadi sebaiknya Anda memasak sendiri untuk setiap makanan yang diberikan pada anak Anda.

Cukupi protein dengan telur

Telur merupakan makanan sumber protein yang praktis untuk disajikan pada anak. Berbeda dengan daging yang agak sulit untuk menyimpannya dengan harus dibekukan agar tetap segar, telur lebih mudah yaitu bisa disimpan pada suhu normal. Telur dapat disajikan dengan berbagai variasi dan cara masak agar tidak membosankan bagi anak. Misalnya dengan membuat telur mata sapi, omelet, telur dadar,  bahkan puyunghai.

Pilih roti berserat

Untuk memberikan roti pada anak Anda, pilihlah roti berserat. Roti jenis ini lebih baik daripada roti basa. Roti berserat biasanya memiliki warna yang lebih coklat. Seperti yang kita ketahui, serat sangat dibutuhkan untuk memperlancar metabolisme tubuh, menjaga jantung tetap sehat dan mengurangi resiko naiknya kadar kolesterol pada tubuh.

Berikan sayuran segar

Merebus sayuran akan menghilangkan sebagian mineral dan vitamin yang terkandung di dalamnya karena larut dengan air. Memasak sayuran dengan dikukus lebih baik daripada direbus. Namun memasak sayuran yang terlalu lama juga tidak baik, sayuran segar atau mentah lebih baik karena kandungan nutrisinya masih utuh. Mengonsumsi sayuran dengan cara lalap atau salad merupakan pilihan terbaik karena tidak menghilangkan nutrisi yang ada pada sayuran.

Cuci sayuran dengan benar

Cuci sayuran sebelum dipotong agar nutrisinya tidak terbuang. Jika mencuci sayuran setelah memotongnya kecil-kecil, dikhawatirkan vitamin dan mineral yang terdapat pada sayuran akan ikut terbawa bersama air cucian. Jangan cuci sayuran menggunakan sabun, cukup cuci dengan air hingga bersih dan sisa pestisida maupun kotoran benar-benar hilang.

Alternatif pengganti susu

Menu makanan kurang sempurna jika tanpa susu. Tentu kita tahu bahwa susu sangat baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Namun adakalanya anak tidak menyukai susu atau karena bosan. Sebagai penggantinya, berikanlah keju atau yogurt sebagai alternatif. Pilihlah keju maupun yoghurt yang tidak mengandung bahan pengawet, baca dengan teliti label pada kemasan yogurt dan keju sebelum memberikannya pada anak Anda.

Hindari makanan olahan

Nugget dan sosis bukanlah makanan sehat yang bisa diberikan pada anak Anda. Makanan jenis ini biasanya mengandung zat pewarna dan zat pengawet yang tentunya bisa berbahaya untuk kesehatan anak. Bukti penelitian mengungkap anak-anak yang mengonsumsi burger dapat terjangkit asma, sedangkan hotdog dan nugget dapat menyebabkan kanker dan leukimia pada anak-anak.

Jangan berikan makanan hangus

Barbeque dan sate bisa menjadi makanan kegemaran bagi anak. Namun kenyatannya makanan panggang bukanlah makanan yang sehat untuk anak. Bagian hitam pada sate maupun barbeque matang dapat menjadi bahan karsinogen yang menyebabkan kanker.

Perhatikan alat masak yang digunakan

Panci anti lengket atau teflon memang membuat kita praktis dalam memasak makanan. Namun penggunaan alat tersebut bisa menjadi berbahaya jika lapisan teflonnya sudah tergores. Teflon yang termakan dapat menyebabkan kanker sehingga berbahaya bagi tubuh. Jadi selain memperhatikan menunya, perhatikan pula peralatan masak yang digunakan.

Hindari minyak bekas

Minyak goreng yang digunakan berkali-kali untuk menggoreng bisa berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya minyak tersebut mengandung lemak jenuh yang tinggi dan membuat kadar kolesterol meningkat.

Hindari melamine  dan plastik saat memasak

Penggunaan plastik dan melamine  bukanlah hal yang baik ketika memasak. Bahan tersebut mengandung zat karsinogen yang bisa mengkontaminasi makanan.

Hal yang paling penting dalam menyajikan makanan sehat untuk anakyaitu hindari penggunaan bahan penyedap atau MSG yang berlebihan. Namun kita juga harus menjaga citarasa makanan agar anak-anak lebih suka.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :