Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Penyakit / Abses Otak / Proses & Mekanisme Dasar Terjadinya Abses Otak

Proses & Mekanisme Dasar Terjadinya Abses Otak

/
/
/
img
0
(0)

Abses otak biasanya bersifat poli-mikrobial, artinya ditandai perkembangan beberapa species mikroorganisme. Pembengkakan dan iritasi otak berkembang sebagai hasil tindak respons tubuh terhadap infeksi ini.

Patofisiologi abses otak

Abses dimulai adanya pengumpulan di lesi otak yang terinfeksi, termasuk: sel darah putih, bakteri dan jamur (hidup dan mati) di area otak membentuk sebuah jaringan dan menciptakan massa. Jaringan massa yang terbentuk menghalangi pembuluh darah di/ke/dari otak.

Lokasi lesi primer mungkin disugestikan oleh lokasi abses itu sendiri. Namun, Itu tergantung pada sumber infeksi, termasuk flora mikroba spesifik. Sekitar 25% abses otak dihasilkan pertumbuhan hematogen dari infeksi ekstra kranial.

Penetrasi trauma menyumbang hampir 10% kasus. Sekitar 20 sampai 30% kasus adalah iodiopatik (sumber tidak jelas), dan tidak ada fokus jelas untuk bisa diidentifikasi. Lokasi infeksi secara umum meliputi:

– Infeksi pada telinga tengah menghasilkan lesi pada fosil tengkorak tengah. Sekitar 47% kasus abses otak muncul dari infeksi di telinga tengah, sinus paranasal dan gigi.
– Penyakit jantung kongenital dengan shunt kanan-ke-kiri mengakibatkan abses di arteri serebral tengah.
– Infeksi sinus Frontal dan Ethmoid biasanya menghasilkan abses di sinus subdural.

Etiologi abses otak

Organisme yang paling umum ditemukan dari kultur mikrobial adalah bakteri Streptococcus. Berbagai macam mikroorganisme lain dapat menyebabkan abses otak. Ini termasuk:

– Proteus, Pseudomonas, Pneumococcus, Meningococcus, Haemophilus
– Jamur parasit terutama berhubungan dengan pasien immunocompromised, dimana tubuh pasien tidak memiliki kemampuan melawan infeksi karena daya tahan tubuh yang lemah
– Parasit. Organisme parasit yang paling sering dikaitkan dengan abses otak pada pasien AIDS adalah Mycobacterium tuberculosis, Toxoplasma gondii dan Cryptococcus neoformans.

Hampir selalu ada lesi primer yang tumbuh di tempat lain di tubuh yang harus dicari karena kegagalan mengobati lesi primer akan mengakibatkan kekambuhan abses otak. (www.wikidoc.org)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :