Pengobatan Abses Otak: Antibiotik Dan Prosedur Bedah Operasi

Pengobatan Abses Otak: Antibiotik Dan Prosedur Bedah Operasi

Karena abses otak adalah keadaan darurat medis, Anda memerlukan perawatan dan mungkin mondok di rumah sakit sampai kondisi Anda stabil. Pengobatan abses otak tergantung pada ukuran dan jumlah abses otak yang ada.

Antibiotik

Pengobatan abses otak dengan antibiotik dalam spektrum luas biasanya akan dimulai sesegera mungkin, bahkan sebelum aspirasi dengan CT terpandu dilakukan, karena bisa berbahaya sebelum menunggu hasil pemindaian.

Antibiotik spektrum luas adalah salah satu cara mengobati berbagai macam bakteri penyebab penyakit. Jenis antibiotik ini akan digunakan sebelum penegakkan diagnosis dibuat karena ada kemungkinan besar akan efektif jika infeksi disebabkan oleh bakteri.

Antibiotik atau obat antijamur biasanya akan diberikan melalui infus, langsung ke pembuluh darah. Jika tes menunjukkan bahwa abses disebabkan oleh jamur, rencana pengobatan bisa diubah dan obat antijamur diberikan.

Operasi

Pembedahan abses otak akan dihindari atau tidak dilakukan jika dokter meyakini itu terlalu berisiko, atau jika abses terlalu kecil dan mungkin bisa diobati dengan obat saja. Pengobatan abses otak dilakukan tanpa operasi bedah, jika

– Abses lebih kecil (kurang dari 2 cm)
– Abses jauh lebih dalam di otak
– Meningitis (infeksi pada membran pelindung yang mengelilingi otak)
– Hidrosefalus (penumpukan cairan di otak)

Jika abses lebih besar dari 2cm, biasanya perlu mengeluarkan nanah. Ada dua teknik bedah untuk mengobati abses otak:

1. Aspirasi sederhana (pengeringan).

Prosedur ini menggunakan CT scan untuk menemukan abses, dan membuat lubang kecil yang dikenal sebagai “burr hole” kemudian membor tengkorak untuk mengeluarkan nanah. Proses pengeluaran dan pengeringan nanah dari otak butuh waktu sekitar satu jam.

2. Aspirasi terbuka (Kraniotomi)

Aspirasi terbuka dilakukan dengan menggunakan prosedur operasi yang dikenal sebagai craniotomy. Kraniotomi mungkin direkomendasikan jika abses tidak merespons aspirasi atau abses kambuh di kemudian hari setelah pengobatan.

Selama kraniotomi, ahli bedah akan mencukur sebagian kecil rambut dari kulit kepala dan kemudian mengeluarkan sepotong kecil tulang tengkorak (tulang flap) untuk mendapatkan akses ke otak.

Nanah di abses akan disedot habis hingga benar-benar hilang. Saat abses telah diobati, tulang yang rusak akan diganti. Operasi biasanya memakan waktu sekitar 3 jam.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Tes Toleransi Glukosa Oral Untuk Ibu Hamil, Orang Dewasa Dan Anak Apa tes OGTT (oral glucose tolerance test)? Tes toleransi glukosa oral (TTGO) adalah standar diagnosis diabetes tipe 2 dan untuk mendiagnosis diabetes gestasional. Menjalani tes toleransi glukosa oral, berarti Anda akan berpuasa semalam […]
  • Istilah Dan Kamus Penyakit Abses Otak Abses otak adalah pembengkakan berisi kumpulan nanah yang terjadi di otak karena infeksi. Di masa lalu, abses otak dianggap penyakit fatal, namun kemajuan dalam diagnosis dan pengobatan terkini telah meningkatkan peluang hidup untuk […]
  • Neuroma Akustik Neuroma akustik (schwannoma vestibular) adalah sejenis tumor otak non-kanker (jinak) yang tumbuh dan menyerang saraf otak pendengaran dan keseimbangan, menyebabkan masalah seperti gangguan pendengaran dan ketidakseimbangan. Tumor otak […]
  • Abses Otak Abses otak adalah pembengkakan di otak yang berisi nanah (bisul di otak) yang terjadi akibat infeksi bakteri atau jamur masuk ke jaringan otak setelah mengalami trauma atau cedera kepala parah. Meskipun risiko pengembangan abses otak […]
  • Proses & Mekanisme Dasar Terjadinya Abses Otak Abses otak biasanya bersifat poli-mikrobial, artinya ditandai perkembangan beberapa species mikroorganisme. Pembengkakan dan iritasi otak berkembang sebagai hasil tindak respons tubuh terhadap infeksi ini. Patofisiologi abses otak Abses […]