Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Penyakit / Asma / Bolehkah Penderita Asma Minum Kopi

Bolehkah Penderita Asma Minum Kopi

/
/
/
img
2
(3)

Kafein ditemukan dalam kopi, teh, minuman cola dan coklat. Kafein merupakan zat aditif yang sangat mirip dengan teofilin (Theophylline).

Theophylline adalah obat bronkodilator yang diambil untuk melonggarkan saluran udara di paru-paru sehingga meringankan gejala asma, seperti mengi, batuk dan sesak napas.

Lalu, bolehkah penderita asma minum kopi? Simak ulasan berikut kami ambil dari www.ncbi.nlm.nih.gov

Manfaat kopi untuk penderita asma

Para ilmuwan dan para ahli sangat tertarik untuk mencari tahu apakah kafein dalam kopi memiliki efek yang sama pada paru-paru seperti teofilin.

Ada dua alasan utama mengapa penting untuk mengetahui apakah kafein adalah bronkodilator.

1. Yang pertama, kopi mungkin bermanfaat bagi penderita asma dalam rangka meringankan gejala asma.

2. Yang kedua, mengonsumsi kopi dapat mempengaruhi hasil tes penentu seberapa buruk asma seseorang.

Jika kafein bertindak sebagai bronkodilator yang memperlebar saluran nafas, maka seorang pasien yang telah mengkonsumsi kafein sebelum dilakukan tes uji akan menunjukkan hasil yang lebih baik dalam tes fungsi paru-paru daripada orang-orang yang tidak mengkonsumsi kafein apapun.

Potensi masalah adalah bahwa jika hasil tes uji paru-paru lebih baik dari yang diharapkan, dokter mungkin meresepkan dosis obat asma yang lebih rendah yang dapat menyebabkan masalah dengan manajemen asma.

Untuk alasan inilah seorang pasien asma harus menghindari mengkonsumsi kopi sebelum mengambil tes fungsi paru-paru.

Para ahli berpendapat bahwa sejumlah kecil kafein dapat meningkatkan fungsi paru-paru hingga empat jam.

Oleh karena itu kopi dapat mempengaruhi hasil tes fungsi paru-paru (mis spirometri) dan kafein harus dihindari sebelum orang mengambil tes fungsi paru-paru.

Kesimpulan

Kopi dan kafein boleh diminum untuk membantu mengelola asma. Para ilmuwan telah menemukan bahwa kafein memiliki efek bermanfaat pada gejala asma karena secara kimiawi mirip bronkodilator.

Namun, jangan menggunakan kafein sebagai pengganti obat yang telah diresepkan dokter.

Anda boleh minum kopi yang mungkin berguna sebagai penyegar untuk meringankan gejala asma.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 2 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :