Ginekomastia

Ginekomastia

Apa itu penyakit Ginekomastia? Ginekomastia adalah pembesaran jaringan payudara pria bersifat non kanker, menjangkit pada anak laki-laki dan remaja laki-laki, namun dapat mempengaruhi pria pada usia berapapun.

Payudara bengkak pada pria akibat penyakit ginekomastia ditandai benjolan kecil dan kencang di belakang puting susu. Gynaecomastia dapat mempengaruhi satu atau kedua mammae pria, lunak dan kadang menyakitkan jika disentuh.

Penyakit gynaecomastia berbeda dengan pseudo-gynaecomastia. Pseudo-gynaecomastia merupakan peningkatan jaringan lemak. Sedangkan, gynaecomastia bisa jadi campuran keduanya.

Patofisiologi penyakit Ginekomastia

Pada anak laki-laki dan perempuan, Jaringan mammae berkembang saat berada di dalam rahim. Selama masa ini, mammae membentuk saluran kecil bercabang yang disebut duktus, berada di belakang puting susu.

Pada anak perempuan, hormon estrogen menyebabkan mammae tumbuh dengan kelenjar penghasil susu (lobulus) terbentuk di ujung duktus.

Pada anak laki-laki normal juga memiliki kadar estrogen selama masa pubertas, namun pada akhir pubertas, mereka memiliki kadar hormon testosteron yang jauh lebih tinggi. Tingginya hormon testosteron menghentikan efek laju estrogen sehingga mammae pria rata.

Sedangkan pada anak laki-laki yang mengalami Ginekomastia, ketika mereka mencapai masa pubertas, tingkat hormon estrogen meningkat tidak seperti umumnya, sedangkan laju tingkat hormon testosteron cenderung lambat. Kondisi ini mempengaruhi pembesaran jaringan pada mammae laki-laki, menyebabkan Ginekomastia.

Penyebab ginekomastia dan pseudo-ginekomastia

1. Penyebab penyakit Ginekomastia

Pubertas pada anak laki-laki biasanya dimulai ketika mereka mencapai usia remaja. Namun, beberapa anak laki-laki mengalami perubahan saat mereka berusia 10 tahun.

Saat pubertas dimulai, ada kenaikan kadar hormon estrogen dan testosteron. Estrogen merangsang mammae tumbuh dan testosteron menghentikan pertumbuhan mammae.

Jika kadar estrogen terus lebih tinggi daripada kadar testosteron, duktus dan lobulus akan tumbuh membesar dan lebih terlihat.

Pada sekitar usia 15, kadar testosteron mulai naik secara konstan daripada kadar estrogen. Ini menghentikan laju estrogen agar memberi efek lebih lanjut pada jaringan mammae.

Pada saat seorang pria berusia sekitar 19 tahun, mammae yang membengkak/membesar akan mulai menyusut dan rata.

2. Penyebab pseudo-Ginekomastia

Seiring bertambahnya usia, pria cenderung memiliki lebih banyak lemak tubuh, yang menghasilkan estrogen. Selain itu, bertambahnya usia akan mengurangi produksi testosteron.

Kombinasi dari kenaikan kadar estrogen dan penurunan testosteron menyebabkan mammae membesar.

Pembesaran mammae akibat lemak mensintesis hormon estrogen dikenal sebagai pseudo-Ginekomastia. Banyak pria menerima perubahan ini sebagai bagian lain dari proses penuaan.

Diagnosa penyakit Ginekomastia

Jika Dokter menduga Anda menderita gynaecomastia, Anda akan menjalani pemeriksaan mammae, meliputi:

– mammogram atau ultrasound USG
– aspirasi jarum halus (FNA) atau biopsi inti

Karena gynaecomastia bisa menjadi suatu gejala penyakit tertentu, seperti hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif), Dokter mungkin juga memeriksa leher, perut, dan testis Anda. Kadang, tes darah juga diperlukan.

Pengobatan Ginekomastia Dan Pseudo-Ginekomastia

Dalam kebanyakan kasus, Ginekomastia atau Pseudo-Ginekomastia tidak memerlukan perawatan atau tindak lanjut. Namun, jika pembesaran mammae menjadi menyakitkan, mungkin butuh penanganan lanjut

  • Terapi hormon

Obat terapi hormon seperti danazol atau tamoxifen bisa diresepkan. Saat Anda menggunakan obat tamoxifen, Anda mungkin mengalami efek samping, diskusi mengenai manfaat dan risikonya dengan dokter Anda

  • Danazol

Danazol bekerja dengan mengurangi efek estrogen yang diproduksi di testis, diberikan sebagai tablet. Dokter akan memberitahu berapa dosis yang harus diambil dan berapa lama mengambil obat.

  • Tamoxifen

Tamoxifen lebih umum digunakan sebagai pengobatan kanker payudara. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ini juga efektif dalam mengobati ginekomastia dan mengurangi ukurannya.

Tamoxifen diberikan sebagai tablet dan Dokter akan memberitahu berapa dosis yang harus diambil dan berapa lama mengambil obat.

  • Penghambat aromatase

Penghambat aromatase seperti Anastrozole atau Exemestane juga digunakan sebagai pengobatan ca mammae. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Penghambat aromatase bermanfaat dalam mengobati gynaecomastia atau Pseudo-Ginekomastia.

Penghambat aromatase diberikan sebagai tablet Dokter akan memberitahu berapa dosis yang harus diambil dan berapa lama mengambil obat.

  • Operasi

Jenis operasi akan tergantung pada ukuran gynaecomastia dan jumlah kelebihan kulit. Tujuannya adalah untuk mengembalikan ukuran dada laki-laki secara lebih normal.

Prosedur Liposuction adalah prosedur operasi sedot lemak atau mengeluarkan lemak dari area yang terkena, dan ini adalah salah satu prosedur yang paling umum.

Kadang, dibutuhkan operasi pengurangan mammae dikenal dengan operasi mammoplasty. Tipe operasi ini bisa dilakukan tanpa sedot lemak.

Karena semua prosedur di atas meninggalkan beberapa jaringan mammae, gynaecomastia atau Pseudo-Ginekomastia masih bisa kambuh kembali.

Bagikan Pada Temanmu!