Apa Itu Kanker Payudara Metastatik Dan Kanker Payudara Rekuren

Apa Itu Kanker Payudara Metastatik Dan Kanker Payudara Rekuren

Kanker payudara metastatik adalah jenis kanker payudara ganas yang telah menyebar dari payudara ke bagian tubuh yang lain. Kanker metastatik juga dikenal sebagai kanker lanjut atau sekunder.

Banyak wanita yang didiagnosis menderita Kanker payudara metastastis namun mereka punya riwayat diagnosis kanker payudara di awal sebelumnya.

Namun, pada beberapa wanita, diagnosis kanker payudara metastatik mungkin merupakan diagnosis kanker pertama kali mereka. Kanker payudara dianggap telah bermetastasis saat pertama didiagnosis, ini berarti bahwa sel kanker di payudara tidak terdeteksi atau tidak menampakkan gejala sebelum menyebar ke bagian lain tubuh.

Proses penyebaran kanker

Pada beberapa penderita kanker payudara metastatik, sel kanker melepaskan diri dari situs primer di jaringan mamma dan menyebar ke bagian tubuh tertentu.

Sel kanker menyebar ke bagian luar mamma melalui pembuluh darah atau pembuluh limfatik dan membentuk deposit kanker baru. Situs kanker asli di jaringan mamma disebut kanker primer. Jika kanker payudara berkembang di bagian lain tubuh itu disebut kanker payudara metastatik atau metastasis.

Dimana situs penyebaran kanker payudara?

Tempat atau situs paling umum untuk penyebaran sel kanker payudara adalah tulang, hati, paru-paru dan otak. Memiliki kanker payudara metastatik tidak berarti bahwa kanker akan menyebar ke semua situs ini.

Tumor payudara yang telah bermetastasis atau menyebar di situs lain, terdiri dari sel-sel kanker payudara, bukan sel kanker situs penyebaran. Sebagai contoh, jika kanker payudara menyebar ke tulang, tumor metastatik yang terdapat di tulang adalah terdiri dari sel kanker payudara, bukan sel kanker tulang.

Gejala-gejala

Banyak tanda dan gejala kanker payudara metastatik/sekunder serupa dengan kondisi lainnya. Sulit untuk mencantumkan semuanya, namun beberapa gejala yang harus diperhatikan meliputi:

Gejala secara umum

  • Nyeri pada tulang Anda (misalnya di punggung, pinggul atau tulang rusuk) yang tidak segera membaik meskipun minum obat penghilang rasa sakit atau berlangsung lebih dari satu sampai dua minggu dan seringkali lebih memburuk pada malam hari.
  • Terjadi penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan kehilangan nafsu makan
  • Merasa perut mual dan sakit yang berkelanjutan.
  • Rasa ketidaknyamanan atau pembengkakan di bawah tulang rusuk atau di perut bagian atas
  • Sering dan kerap merasa kelelahan
  • Muncul batuk kering atau sesak nafas
  • Sakit kepala parah disertai gangguan penglihatan dan kesulitan bicara Gejala secara khusus

Kemungkinan gejala kanker payudara metastatik tercantum di bawah ini. Setiap wanita mengalami kanker payudara metastatik berbeda. Gejala tergantung pada bagian tubuh mana yang terkena. Mungkin, sel kanker metastatik telah berkembang selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Jika kanker payudara menyebar ke tulang:

Salah satu gejala pertama kanker metastatik tulang seperti nyeri atau rasa sakit pada tulang. Rasa sakit bisa bertambah buruk saat bergerak dan bisa menyulitkan tidur di malam hari.

Jika kanker payudara menyebar ke hati:

Gejala kanker metastatik hati meliputi penurunan berat badan, kelelahan dan ketidaknyamanan di daerah hati (di sisi kanan perut atau perut). Beberapa wanita juga merasa sakit atau kehilangan nafsu makan. Beberapa wanita bisa mengalami penyakit kuning. Beberapa wanita mengembangkan perut bengkak karena terbentuknya cairan (asites).

Jika kanker payudara menyebar ke paru-paru:

Salah satu gejala pertama kanker di paru-paru adalah sesak napas atau batuk kering. Beberapa wanita juga memiliki nyeri dada atau perasaan sesak nafas di dada.

Jika kanker menyebar ke otak:

Gejala kanker di otak bisa termasuk sakit kepala yang tidak segera hilang, mual dan muntah. Sakit kepala bisa jadi lebih parah di pagi hari. Terkadang kanker payudara metastatik otak menyebabkan perubahan pada bagian tubuh yang dikendalikan oleh otak itu sendiri.

Misalnya, lengan atau kaki bisa lumpuh atau penglihatan kabur. Sel Kanker payudara di otak juga bisa menyebabkan kejang. Dalam kasus yang jarang terjadi, kanker payudara di otak bisa menyebabkan kebingungan atau perubahan kepribadian, mirip gejala ensefalopati hepatika

Apa itu Kanker payudara rekuren

Kanker payudara metastatik bisa menjadi kanker payudara rekuren. Kanker payudara rekuren adalah ketika sel kanker telah kembali ke tempat asalnya yang asli. Kanker payudara rekuren terjadi jika kanker asli telah kembali dari situs penyebarannya.

Kanker payudara rekuren juga dikenal sebagai kanker payudara berulang, atau kambuh setelah pengobatan. Kebanyakan dokter menggunakan istilah “lokal recurrent” untuk menggambarkan kanker payudara kembali lagi ke situs asli, semisal di dada / dinding dada, sedangkan metastasis untuk menggambarkan kanker payudara yang telah menyebar ke atau berpindah tempat di bagian tubuh lain.

Kanker payudara rekuren juga diistilahkan sebagai kanker payudara kambuhan, atau kanker payudara berulang. Kanker payudara kambuhan terjadi saat penyakit kembali lagi setelah penderita mendapatkan perawatan. Sebagian besar kanker payudara rekuren muncul dalam dua atau tiga tahun pertama setelah perawatan.

Dan kanker payudara rekuren juga dapat kambuh lagi pada bertahun-tahun kemudian. Baik kanker payudara rekuren dan metastatik dianggap kanker payudara ganas stadium lanjut. Kanker payudara bisa kembali ke daerah asli payudara atau berpindah di bagian tubuh lainnya baik setelah diagnosis maupun setelah pengobatan.

Hampir 30% wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara tahap awal akan mengembangkan penyakit metastasis.

Di negara berkembang, kebanyakan wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara, juga didiagnosis menderita kanker payudara stadium lanjut atau metastasis.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait