Apa Itu Obat Paclitaxel (Taxol)?

Apa itu obat paclitaxel? Bagaimana mekanisme kerja obat paclitaxel? Obat Paklitaksel (Taxol) adalah obat kemo yang digunakan untuk mengobati kanker payudara primer yang belum menyebar termasuk DCIS dan LCIS. Paclitaxel adalah nama obat generik dengan salah satu mereknya seperti Taxol.

Mekanisme kerja obat paclitaxel

Seperti obat kemoterapi lainnya, obat Paklitaksel mengganggu proses perkembangan sel kanker. Paclitaxel bekerja dengan menghentikan pembelahan dan replikasi sel kanker

Obat Paclitaxel biasanya dimulai beberapa minggu setelah operasi, sebagai kemoterapi adjuvant (lanjutan).

Obat Paclitaxel diberikan melalui infus intravena ke pembuluh darah di tangan atau lengan.

Siklus kemoterapi obat paclitaxel diberikan lebih dari tiga jam setiap tiga minggu sekali, atau dua minggu (dipercepat), atau diberikan mingguan dalam dosis rendah selama satu jam.

Waktu jeda setiap siklus kemoterapi Paklitaksel memberi waktu tubuh untuk pulih, tergantung pada tingkat jumlah sel darah merah dan sel darah putih untuk kembali normal.

Manfaat obat Paklitaksel

Obat Paclitaxel untuk mengobati kanker payudara primer – kanker payudara yang belum menyebar di luar mamae atau belum menjalar ke kelenjar getah bening di ketiak, termasuk duktal karsinoma in situ dan lobular karsinoma in situ..

Obat Paclitaxel juga bermanfaat untuk:

– Mengobati kanker payudara lokal berulang- kanker payudara berulang di daerah dada / payudara, namun belum menyebar ke bagian tubuh yang lain.
– Mengobati kanker payudara lokal stadium lanjut – kanker payudara rekuren/berulang dan telah menyebar ke jaringan getah bening di sekitar dada, leher dan di bawah tulang dada
– Kanker payudara metastasis – kanker payudara yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain

Efek samping obat paclitaxel dan solusinya

Seperti pengobatan kanker apapun, obat Paclitaxel dapat menyebabkan efek samping. Semua orang bereaksi berbeda terhadap obat-obatan dan beberapa orang memiliki lebih banyak efek samping daripada orang lain.

Efek samping pengobatan kanker bisa ditangani dengan obat dokter dan perubahan gaya hidup.

Beberapa efek samping yang kami sebutkan di sini, tidak mempengaruhi semua orang.

Jika Anda khawatir dengan efek samping obat kanker apa pun, terlepas dari apakah itu mereka tercantum di sini, bicarakan dengan spesialis kemoterapi atau spesialis Onkologi

Efek samping obat paclitaxel yang sering terjadi

– Anemia dan neutropenia
– risiko infeksi
– rambut rontok (alopecia)
– mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki
– Nyeri otot dan sendi
– kelelahan (extreme fatness)
– gangguan kognitif atau ‘chemo brain’
– mual dan muntah
– tekanan darah rendah

Neutropenia

Obat paclitaxel menurunkan jumlah sel darah putih. Tidak memiliki sel darah putih yang cukup dapat meningkatkan risiko terkena infeksi. Resistansi terhadap infeksi biasanya pada titik terendah sekitar 7-14 hari setelah kemoterapi.

Jumlah sel darah putih biasanya kembali normal setelah perawatan. Ketika sel darah putih turun di bawah tingkat tertentu, disebut neutropenia. Jika Anda demam, dikenal sebagai neutropenia demam

Jika merasa tidak enak badan, sakit tenggorokan atau menggigil, suhu badan di atas 38 derajat celcius, segera menghubungi rumah sakit, meskipun di malam atau dini hari.

Sebelum memulai kemoterapi, minta nomor kontak Rumah Sakit Kanker 24 jam. Anda mungkin membutuhkan antibiotik. Terkadang dokter merekomendasikan suntikan obat yang disebut faktor pertumbuhan untuk merangsang produksi sel darah putih dan mengurangi risiko infeksi.

Anemia

Obat paclitaxel menurunkan jumlah sel darah merah. Memiliki terlalu sedikit sel darah merah membuat Anda menderita anemia. Jika Anda merasa sangat lelah, sesak napas, pusing, itu bagian gejala anemia akibat efek samping kemoterapi.

Anda harus memberi tahu tim rumah sakit untuk mendapatkan transfusi darah. Transfusi mungkin diperlukan selama perawatan kemo.

Risiko infeksi

Obat paclitaxel mengurangi jumlah sel darah putih, dikenal sebagai neutropenia. Tidak memiliki cukup sel darah putih dapat meningkatkan risiko terkena infeksi.

Risiko infeksi biasanya berada pada sekitar 7-14 hari setelah Obat paclitaxel diberikan.

Hubungi rumah sakit kanker jika:

– Anda memiliki suhu demam tinggi (lebih dari 37,5 ° C) atau suhu demam rendah (di bawah 36 ° C).
– Anda tiba-tiba merasa tidak sehat badan, meskipun suhu badan normal
– Anda memiliki gejala infeksi, misalnya sakit/radang tenggorokan, batuk, sering buang air kecil, merasa sangat kedinginan dan / atau menggigil.

Rambut rontok (alopecia)

Obat paklitaksel menyebabkan rambut rontok. Beberapa orang memiliki rambut kepala yang menipis, termasuk alis, bulu mata dan rambut tubuh.

Rambut rontok biasanya bersifat sementara dan akan mulai tumbuh kembali beberapa minggu setelah perawatan berakhir.

Kesemutan

Mati rasa dan kesemutan di tangan atau kaki akibat obat paklitaksel bisa merusak saraf, disebut neuropati perifer.

Dalam kebanyakan kasus, efek ini bisa hilang setelah berhenti pengobatan, dan dalam beberapa kasus lain, neuropati perifer.bisa bersifat permanen. Anda perlu mengurangi dosis paklitaksel atau stop sepenuhnya

Sakit otot dan nyeri sendi

Sakit otot dan nyeri sendi biasanya terjadi dua sampai tiga hari setelah Anda menjalani pengobatan paklitaksel, dan akan hilang setelah beberapa hari dalam seminggu.

Anda mungkin perlu obat pereda nyeri atau obat anti-inflamasi. Namun, obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat menyembunyikan tanda-tanda infeksi.

Tekanan darah rendah

Obat Paclitaxel menyebabkan perubahan tekanan darah. Dokter akan memeriksa tekanan darah Anda secara teratur selama menggunakan paclitaxel.

Gangguan kognitif

Kemampuan untuk berkonsentrasi atau berpikir jernih juga bisa terpengaruh, kondisi sering disebut sebagai ‘chemo brain’ atau ‘chemo kabut’, namun spesialis menyebutnya gangguan kognitif
Efek samping paclitaxel yang jarang terjadi

Efek samping obat paclitaxel jarang terjadi

Perubahan kuku

Setelah beberapa siklus paclitaxel, kuku menjadi getas, retak atau perubahan bentuk (cekung). Beberapa orang mengalami kuku lepas di jari tangan atau jari kaki selama atau sesaat setelah kemo, namun akan tumbuh kembali.

Infertilitas

Tidak diketahui secara pasti, bagaimana obat paclitaxel mempengaruhi ovarium, menyebabkan Anda berisiko kemandulan.

Beberapa wanita berhenti dari menstruasi (amenorrhoea) selama kemoterapi, meski ini mungkin bersifat sementara.

Wanita berusia di atas 40 tahun ke atas cenderung tidak menstruasi selama kemoterapi daripada wanita di bawah 40.

Jika Anda ingin hamil, bicaralah dengan dokter sebelum perawatan mulai

Wanita hamil dan ibu menyusui tidak menggunakan obat paclitaxel karena dapat berbahaya pada bayi yang sedang berkembang.

Gangguan jantung

Obat paclitaxel dapat menyebabkan nyeri dada dan sesak tengah dada, tapi ini jarang terjadi. Namun, nyeri dada bisa memiliki banyak penyebab. Tanyakan pada dokter.

Emboli paru-paru

Obat paclitaxel meningkatkan risiko pembekuan darah seperti deep vein thrombosis (DVT). Orang dengan DVT berisiko mengalami emboli paru yang terjadi saat bekuan darah terlepas, berjalan dan mampir di paru-paru.

Bekuan darah bisa berbahaya tapi bisa diobati, jadi penting untuk melaporkan gejala sesegera mungkin ke Dokter Anda.

Hubungi rumah sakit kanker segera, jika:

– Ada rasa nyeri, kemerahan / perubahan warna, panas dan pembengkakan pada betis, kaki atau paha
– Ada pembengkakan, kemerahan atau nyeri di di lengan, area dada atau sampai ke leher.
– Anda sesak napas
– Dada merasa tertekan
– Ada batuk terus-menerus dengan sebab yang tidak dapat dijelaskan, seperti batuk darah

Reaksi alergi

Gejala reaksi alergi meliputi:

– ruam kulit
– gatal
– sakit punggung
– sesak napas
– pingsan
– demam atau menggigil

Jika Anda mengalami reaksi yang parah, pengobatan akan segera dihentikan. Jika Anda memiliki alergi kemo, obat anti alergi dapat diberikan sebelum kemo.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Apa Itu Obat Adriamycin Dan Cyclophosphamide Obat Adriamycin Dan Cyclophosphamide adalah dua jenis obat kemoterapi yang dikombinasi, disebut Kemoterapi AC. Adriamycin dan Cyclophosphamide ini tersedia di beberapa rumah sakit kanker. Tentang manfaat, kapan kemo AC diberikan dan […]
  • Apa Itu Obat Cisplatin? Apa itu obat Cisplatin? Sisplatin atau Cisplatin adalah obat kemoterapi untuk mengobati kanker payudara sekunder, lokal stadium lanjut dan kanker payudara primer. Biasanya, obat sisplatin diberikan dengan kombinasi obat kemo lainnnya. […]
  • Apa Itu Obat Gemcitabine (Gemzar)? Gemsitabin (Gemzar) adalah obat kemoterapi untuk mengobati kanker payudara tahap 4 atau kanker payudara stadium lanjut yang telah menyebar di luar payudara. Nama merek Gemzar. Obat kemoterapi gemcitabine biasanya diberikan sebagai […]
  • Apa Itu Obat Docetaxel (Taxotere) Obat docetaxel (Taxotere) adalah obat kemoterapi untuk mengobati kanker payudara primer/lokal yang belum menyebar ke area sekitar mammae, atau belum menjalar ke area getah bening sekitar ketiak. Docetaxel adalah nama obat generik, […]
  • Prosedur Dan Proses Kemoterapi Kanker Payudara Proses kemoterapi kanker payudara dilakukan dengan beberapa cara. Untuk kanker payudara, proses pemberian obat kemoterapi biasanya diberikan melalui intravena dan secara obat oral. 1. Proses Kemoterapi secara intravena Selang kecil […]