Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Penyakit / Kanker Mammae / Kaitan Antara Paparan Serat Asbes Dan Risiko Kanker Payudara

Kaitan Antara Paparan Serat Asbes Dan Risiko Kanker Payudara

/
/
/
img
0
(0)

Ada hubungan antara serat asbes dan kanker payudara. Kanker payudara dan mesothelioma mungkin pada awalnya belum ada kesamaan, namun para peneliti telah menemukan kemiripan yang signifikan mulai penanda diagnostik, gejala, dan bahkan pengobatan.

Kanker Payudara

Kanker ini adalah kanker ganas kedua setelah kanker kulit. Gejala kanker payudara terjadi saat sel jaringan mulai tumbuh dan membelah tidak normal dengan cepat membentuk tumor.

Meskipun penyebab tidak dipahami dengan pasti, namun ada banyak faktor risiko sebagai penyebab yang terdefinisi dengan baik, dan paparan asbes mungkin salah satu dari sekian banyak penyebab

Mesothelioma

Kanker pleural mesothelioma adalah kanker ganas sangat agresif yang timbul pada membran pleura, lapisan yang membungkus paru-paru. Pleural mesothelioma disebabkan oleh pekerjaan terpapar serat asbes yang terperangkap di paru-paru.

Mesothelioma merupakan salah satu kanker membran mesothelial yang paling langka dan paling sulit untuk diobati. Tidak seperti kanker payudara, yang sering merespon dengan baik terhadap kemoterapi dan radiasi.

Mesothelioma biasanya resisten terhadap kemo dan radiasi. Mesothelioma juga terdeteksi di daerah selain membran mesothelial, biasanya sangat bergantung pada riwayat pasien, termasuk paparan asbes.

Bukti kaitan antara paparan serat asbes dan kanker payudara

Kanker payudara karena atap asbes. Ada beberapa bukti bahwa asbestos bisa menjadi penyebab kanker payudara pada beberapa wanita. Meskipun hasil penelitian beragam, namun ada cukup bukti bahwa paparan asbes menimbulkan risiko kanker payudara, selain mesothelioma.

Dalam sebuah penelitian di Australia dari tahun 2009, lebih dari 3.000 wanita berpartisipasi dan semuanya berasal dari perumahan kota sebuah perusahaan manufaktur asbes.

Wanita-wanita ini ditemukan ada risiko tingkat kanker ovarium dan kanker serviks lebih tinggi daripada mereka yang tinggal jauh dari pabrik. Sementara semua tahu bahwa kanker oavrium adalah prediktor kanker payudara.

Dalam studi serupa dari Inggris, ada sedikit peningkatan kejadian kanker payudara pada wanita yang tinggal di dekat manufaktur asbes. Studi lain di Inggris menemukan bahwa di antara sekelompok peserta wanita, mereka yang memiliki serat asbes di paru-paru.

Paparan serat asbes juga menyebabkan mesothelioma dan kanker paru-paru karena serat dihirup dan tersangkut di paru-paru dan pleura.

Kaitan mesothelioma dan kanker payudara

Mesothelioma dikaitkan kanker payudara telah dilaporkan dalam literatur, mesothelioma bermetastatik ke karingan payudara. Bila seorang wanita memiliki gejala kanker payudara, ada kemungkinan kanker itu sebenarnya berasal dari jaringan pleura.

Satu gagasan untuk mengaitkan hubungan ini bahwa serat asbes bergerak melalui cairan limfatik menuju ke dada dan jaringan payudara. Hipotesis lain adalah bahwa serat asbes menembus paru-paru dan jaringan pleura dan bermigrasi ke dinding dada.

Sumber referensi

Framarino-Dei-Malatesta, M, et al, “Breast cancer or metastasis? An unusual case of metastatic malignant pleural mesothelioma to the breast”, February 25, 2015, World Journal of Surgical Oncology, Epub ahead of print

Keywords: mesothelioma, mesothelioma adalah, pleural mesothelioma, mesothelioma metastatic

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :