Awas! Wadah Plastik Mengandung BPA Bisa Picu Kanker Payudara

Tahukah Anda bahwa ada bahan kimia yang dapat larut ke makanan jika dipanaskan? Salah satu bahan kimia ini adalah bisphenol A (BPA), yaitu bahan kimia sintetik yang sering ada di wadah plastik makanan, ini terbukti meningkatkan risiko kanker payudara.

Apa itu Bisphenol A (BPA)?

BPA adalah bahan kimia yang dapat ditemukan di wadah plastik minuman dan makanan, seperti botol susu, botol minuman, dan kaleng logam seperti makanan berkaleng dan soda dll.

BPA dianggap sebagai estrogen sintetis. Keseimbangan hormon tubuh dapat terpengaruhi langsung oleh “kimia pengganggu hormon ini.” Beberapa kanker payudara bisa aktif, merespons, dan tumbuh jika terkena estrogen atau zat kimia lain yang berperilaku/bersifat seperti estrogen.

Pada tahun 2008, pemerintah A.S. dan Kanada menempatkan BPA pada daftar zat beracun. Mulai tahun 2009, peritel dan produsen besar seperti Wal-Mart, Nalgene dan Toys-R-Us, mulai menghapus bahan kimia dari produk-produk mereka.

Produsen negara Jepang secara sukarela menghapus BPA secara besar-besaran dari kemasan makanan sehingga terjadi penurunan BPA mendekati 50% di darah penduduk Jepang menurut satu laporan.

Pada tahun 2010, Uni Eropa (UE) melarang produksi botol bayi dengan BPA. Larangan BPA telah diajukan dan disahkan di Denmark, Prancis, Swedia, Belgia, dan Turki. Mulai tahun 2011, 26 negara bagian A.S. telah mengusulkan larangan terhadap pemakaian BPA. California juga mengeluarkan larangan BPA pada botol bayi yang berlaku sejak 2013.

Efek dan bahaya BPA

Wanita dengan tingkat BPA tinggi dalam darah dan urinnya saat hamil dapat memiliki anak perempuan yang cenderung mengalami depresi atau hiperaktif.

ScienceDaily.com memposting tentang hasil penelitian BPA oleh Coral Lamartiniere, Ph.D., professor di Department of Pharmacology and Toxicology dan senior scientist di UAB Comprehensive Cancer Center, yang diterbitkan secara online 12 Oktober 2011, oleh jurnal Environmental Health Perspectives:

American Medical Association memposting komentar dari Susan B, yang menyatakan bahwa:

” BPA banyak digunakan dalam wadah plastik dan kemasan makanan adalah bahaya yang masuk akal secara biologis. Itu berarti para ilmuwan dapat melihat mekanisme yang jelas bagaimana itu dapat menyebabkan kanker payudara….”

Status BPA sebagai “bahaya yang masuk akal” menempatkan zat ini pada daftar “Better Safe Than Sorry” kami. Karena BPA tidak menawarkan manfaat kesehatan, Jika Anda dapat menghindari BPA tanpa merepotkan, tentu masuk akal untuk tidak menggunakannya”. Kata Susan.

Cara menghindari paparan BPA

Untuk membantu Anda dan keluarga menghindari paparan BPA, kami sarankan:

– Menggunakan botol bayi yang diberi label “BPA Free”
– Menggunakan botol air pribadi yang dibuat dari kaca.
– Jangan memasak dengan microwave atau berbahan plastik jika Anda tidak tahu pasti tentang BPA
– Hindari menggunakan peralatan dapur berbahan plastik dengan air atau makanan yang masih panas atau dipanaskan.
– Jangan menaruh atau menyimpan makanan panas ke dalam wadah plastik sebelum benar-benar dingin dengan pasti. Namun, banyak wadah plastik saat ini yang “BPA Free” periksa di label kemasan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!