Diet Mediterania Cegah Kanker Payudara Triple Negatif Pasca-Menopause

Diet Mediterania Cegah Kanker Payudara Triple Negatif Pasca-Menopause

Diet kebarat-baratan (Westernised diet), yaitu diet kaya susu, daging dan gula olahan, dapat berperan dalam pengembangan risiko beberapa kanker. Namun, bukti khusus hubungannya dengan kanker payudara masih belum meyakinkan.

Di sisi lain, studi epidemiologi telah mengidentifikasi efek pengurangan risiko bagi mereka yang mengikuti diet seimbang sehat, khususnya diet Mediterania.

Diet Mediterania

Secara tradisional, diet Mediterania terdiri dari buah dan sayuran segar berkualitas tinggi, ikan, minyak zaitun, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian,bawang putih, dengan tanpa konsumsi daging merah atau susu sedikit pun. Pilihan diet ini memberikan keseimbangan yang baik antara asam lemak, antioksidan, vitamin dan mineral.

Sebuah penelitian observasional tahun 2014, menemukan bahwa mengikuti diet kebarat-baratan, berkorelasi dengan risiko lebih tinggi untuk mengembangkan atau memicu kanker payudara. Sebaliknya, individu dengan kepatuhan tinggi menjalani diet Mediterania memiliki risiko sangat rendah dengan efek perlindungan lebih kuat untuk mencegah kanker payudara triple negative pada wanita pasca-menopause.

Uji coba kontrol terbaru telah menguji diet ini. Pada tahun 2015, sebuah penelitian di Spanyol menyelidiki efek wanita yang mengikuti diet Mediterania termasuk: minyak zaitun extra virgin, kacang-kacangan, dan diet rendah lemak.

Percobaan acak jangka panjang ini telah memakan waktu lebih dari empat tahun, dan menyimpulkan hasil, bahwa:

– Wanita yang mengikuti diet Mediterania ditambah dengan minyak zaitun extra virgin menunjukkan risiko kanker payudara yang 62% lebih rendah, dibandingkan dengan diet kontrol.
– Wanita yang mengikuti diet Mediterania yang dilengkapi dengan kacang-kacangan memiliki pengurangan risiko kurang signifikan.
– Diet Mediterania dengan gabungan minyak zaitun dan kacang-kacangan, memiliki risiko penurunan sebesar 51%.

Studi tersebut mengamati bahwa konsumsi minyak extra virgin yang lebih tinggi (> 15% dari total asupan energi) dapat berperan penting dalam pencegahan kanker payudara secara signifikan. Minyak zaitun mengandung kadar polifenol tinggi telah ditunjukkan menawarkan sifat antioksidan kuat.

Setelah tiga tahun perjalanan studi, wanita yang sebelumnya pernah dirawat karena kanker payudara dini dan mengikuti diet Mediterania, secara signifikan cenderung tidak kambuh lagi.

Bagaimana diet Mediterania

Studi yang dilakukan oleh The European Prospective Investigation in to Cancer and Nutrition (EPIC) menyimpulkan bahwa kepatuhan tinggi terhadap diet Mediterania dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara triple negatif pada wanita pascamenopause.

Diet mediterania ini menyediakan banyak makanan nabati yang kaya akan flavonoid, karotenoid, vitamin C dan E, dimana fitur ini berperan penting dalam menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan DNA.

Penting untuk Anda mengubah kebiasaan makan menuju diet seimbang dan sehat. Perhatikan beberapa tips di bawah ini:

– Ganti semua lemak/minyak dengan minyak zaitun Extra Virgin.
– Tambahkan menu masakan dengan tomat yang dimasak dengan bawang putih dan rosemary.
– Kurangi konsumsi daging merah dan hilangkan daging olahan.
– Masak pada suhu rendah dan perbanyak air ke menu makanan (sup).
– Tambahkan beberapa cuil daging berkualitas baik untuk melengkapi sup (Jika Anda tak bisa meninggalkan daging).
– Ganti karbohidrat sederhana (roti putih, gula pasir, susu) dengan karbohidrat kompleks (lentil, buncis).
– Sayuran organik dan buah-buahan segar adalah pilihan terbaik.

Referensi:
1. Buckland, G et al. “Adherence To The Mediterranean Diet And Risk Of Breast Cancer In The European Prospective Investigation Into Cancer And Nutrition Cohort Study.” International Journal of Cancer 132.12 (2012): 2918-2927
2. Castelló, A et al. “Spanish Mediterranean Diet And Other Dietary Patterns And Breast Cancer Risk: Case–Control Epigeicam Study.” British Journal of Cancer 111.7 (2014): 1454-1462

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait