Komplikasi Dan Efek Samping Setelah Operasi Bedah Kanker Payudara

Komplikasi Dan Efek Samping Setelah Operasi Bedah Kanker Payudara

Apa saja efek samping operasi bedah kanker payudara? Operasi kanker payudara umumnya dianggap aman, namun seiring dengan operasi bedah apapun, ada risiko komplikasinya.

Kemungkinan masalah komplikasi yang muncul,meliputi:

– Infeksi.
– Hematoma. Penumpukan darah di bawah kulit Anda
– Penumpukan cairan di bawah kulit Anda
– Lymphedema. Bengkak di lengan
– Efek buruk terhadap anestesi

Bicaralah dahulu dengan dokter Anda tentang semua komplikasi dan efek yang muncul sebelum Anda menjalani operasi. Staf medis akan mengawasi semua masalah saat Anda berada di rumah sakit.

Efek samping bedah kanker payudara

Setelah Anda di rumah, Anda harus mengetahui gejala masalah:

1. Infeksi.

Tanda-tanda: ada kemerahan atau pembengkakan insisi dengan nanah, kadang berbau busuk. Gejala bisa demam. Biasanya, antibiotik bisa mengobati infeksi ini.

2. Lymphedema.

Ciri-ciri: pembengkakan lengan atau tangan di sisi operasi akibat pengangkatan kelenjar getah bening di bawah lengan. Namun, komplikasi ini bisa hilang dengan sendirinya.

Anda mungkin perlu fisioterapi atau beberapa perawatan meliputi:

– Pengeringan cairan
– Kompresi perban untuk menjaga pembengkakan
– Perawatan kulit
– Latihan lengan

3. Seroma

Ciri-ciri: ada pembengkakan dari penumpukan cairan di bekas operasi. Biasanya cairan diserap tubuh. Jika tidak segera hilang, dokter mungkin perlu menghilangkan cairan menggunakan jarum khusus.

Segera beritahu dokter, jika Anda merasa sakit dan kaku di bahu. Kadang, ada mati rasa atau sensasi yang tidak biasa di lengan atas atau ketiak. Biasanya efek samping ini hilang seiring berjalannya waktu.

Efek samping bedah rekonstruksi

Banyak wanita setelah operasi bedah kanker payudara memilih direkonstruksi dengan implan setelah kanker mereka diangkat.

Masalah yang sering terjadi, termasuk:

– Infeksi
– Kesembuhan yang buruk
– Kebocoran atau pecahnya implan
– Jaringan parut di sekitar implan

Sebelum menjalani operasi, dokter Anda akan memberi informasi tentang prosedur, pemulihan, dan perawatan lanjutan.

Bila Anda memahami prosedur pembedahan dan kemungkinan komplikasi, Anda akan lebih mampu merawat diri sendiri dan mengatasi efek samping sejak dini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Standar Pengobatan Kanker Payudara Dan Bagaimana Efek Sampingnya Setelah Anda didiagnosis, Anda dan tim medis akan menyusun rencana pengobatan kanker payudara yang spesifik berdasarkan laporan patologi. Rencana pengobatan kanker payudara spesifik oleh tim medis dimaksudkan untuk menargetkan sel kanker […]
  • Obat Tamoxifen & Raloxifene Dan Efek Sampingnya National Institute of Health and Care Excellence (NICE) telah merilis panduan terbaru mengenai beberapa wanita yang berisiko tinggi terkena kanker payudara akibat riwayat keluarga, dikenal istilah kanker payudara keturunan. Awal 2004, […]
  • Apa Itu Operasi Lumpektomi Dan Kuadrantektomi? Operasi lumpektomi adalah bagian dari bedah konservatif, atau bedah eksisi lokal. Lumpektomi kanker payudara adalah operasi untuk mengangkat kanker payudara dengan selisih (batas) jaringan normal. Sisa jaringan normal itu nantinya […]
  • Efek Kemoterapi Pada Kulit Di Kaki & Tangan Serta Solusinya Topik: efek kemoterapi pada kulit. Kemoterapi memberi efek samping pada kulit, terutama di tangan dan kaki, disebut sindroma tangan kaki, atau sindrom Palmar-plantar. Kemoterapi mempengaruhi kulit telapak tangan dan telapak kaki, tapi […]
  • Efek Samping Radioterapi Kanker Payudara Pada Jangka Panjang Beberapa efek radioterapi bisa berkembang berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah akhir radioterapi. Namun, peralatan sekarang dilengkapi akurasi dalam menandai area kanker yang tepat untuk diobati, membuat efek samping jangka […]