Kerusakan Otak Akibat Kemoterapi Dan Solusinya

Kerusakan Otak Akibat Kemoterapi. Setelah menjalani kemoterapi kanker, beberapa wanita merasa sulit berkonsentrasi atau pelupa, kondisi ini disebut kemo otak (chemo brain) atau kemo kabut (chemo fog)

Biasanya, efek ini segera membaik seiring berjalannya waktu setelah pengobatan selesai, tapi bagi sebagian orang bisa permanen.

Penderita kanker akan cenderung memiliki perubahan memori dan tingkat konsentrasi meskipun tanpa kemoterapi, pakar kesehatan menyebut sebagai gangguan kognitif, disfungsi kognitif atau perubahan kognitif terkait kanker.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kemoterapi dapat mempercepat proses disfungsi kognitif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Siapa yang berisiko?

Siapa pun yang memiliki pengobatan kanker mungkin terpengaruh oleh ‘chemo brain’, namun bagi beberapa orang tertentu mungkin lebih cenderung mengalaminya daripada yang lain.

Gejala Kerusakan Otak Akibat Kemoterapi

Gejala efek kemoterapi pada otak bervariasi antara individu satu dengan yang lainnya. Anda mungkin memiliki perubahan dalam ingatan, konsentrasi, kemampuan untuk berpikir jernih dan cara menerapkan hasil pemikiran.

Kadang, Anda kurang fokus dalam kehidupan sehari-hari, atau sulit menemukan kata-kata yang tepat, menyelesaikan kalimat ucapan, atau kadang kehilangan tempat suku kalimat saat membaca.

Solusi mengatasi efek samping kemoterapi pada otak

Membuat catatan

Catatan harian tentang bagaimana perasaan Anda, ini dapat membantu mengidentifikasi saat Anda berada pada posisi sulit. Catatan membantu Anda mengingat sesuatu.

Senam otak

Cobalah mengisi teka-teki atau aplikasi latihan otak untuk membantu meningkatkan memori. ATau, ikuti program senam otak

Bersantai

Stres dan kecemasan bisa mempengaruhi ingatan dan konsentrasi Anda. Teknik relaksasi dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, termasuk yoga, pijat relaksasi, senam pernafasan, liburan wisata dll.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • 7 Jenis Komplikasi Kemoterapi Dan Bagaimana Cara Mengatasinya Semua obat kanker akan menghasilkan efek samping namun Anda punya cara untuk meringankan gejala. Kuncinya, beritahu dokter Anda tentang masalah yang Anda hadapi, agar dia merekomendasikan perubahan untuk membantu masalah Anda. Dalam […]
  • Rambut Rontok Akibat Kemoterapi Dan Solusinya Rambut Rontok Akibat Kemoterapi. Cara mencegah rambut rontok setelah kemoterapi. Salah satu efek samping kemoterapi adalah kerontokan rambut, ini menjadi salah satu efek kemo yang paling menyusahkan. Anda kehilangan rambut setelah terapi […]
  • Trombositopenia Pada Penderita Kanker Payudara, Pelajari Lebih Lanjut! Trombosit berperan membantu penggumpalan darah saat Anda mengalami pendarahan akibat luka atau pembuluh darah pecah. Umumnya, orang memiliki sekitar 150.000 sampai 450.000 trombosit di tubuh mereka. Sumsum tulang belakang meningkatkan […]
  • Efek Kemoterapi Pada Kulit Di Kaki & Tangan Serta Solusinya Topik: efek kemoterapi pada kulit. Kemoterapi memberi efek samping pada kulit, terutama di tangan dan kaki, disebut sindroma tangan kaki, atau sindrom Palmar-plantar. Kemoterapi mempengaruhi kulit telapak tangan dan telapak kaki, tapi […]
  • Kerusakan Saraf Akibat Kemoterapi Dan Solusinya Kerusakan Saraf Akibat Kemoterapi. Obat kemoterapi bisa memberi efek samping terhadap kerusakan saraf di jari tangan dan kaki. Kerusakan saraf ini tidak selalu disebabkan efek samping kemo, tetapi juga bisa akibat pengaruh dari serangan […]