Hit enter after type your search item
Home / Penyakit / Kanker Mammae / Efek Samping Radioterapi Kanker Payudara Pada Jangka Panjang

Efek Samping Radioterapi Kanker Payudara Pada Jangka Panjang

/
/
/
0
(0)

Beberapa efek radioterapi bisa berkembang berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah akhir radioterapi. Namun, peralatan sekarang dilengkapi akurasi dalam menandai area kanker yang tepat untuk diobati, membuat efek samping jangka panjang ini berkurang.

Efek radioterapi kanker payudara dalam jangka panjang yang serius, meskipun sangat jarang terjadi. Para ahli sepakat bahwa, meski radioterapi memberi efek sampingan, namun manfaat pengobatan kanker dengan radioterapi adalah lebih besar ketimbang risiko yang mungkin diterima penderitanya.

5 Potensi Efek radioterapi kanker payudara dalam jangka panjang tersebut bisa diakses di lampiran bawah ini

1. Fibrosis payudara

Radioterapi ke payudara dan / atau di bawah lengan bisa menyebabkan pengerasan jaringan yang disebut fibrosis. Fibrosis terjadi karena penumpukan jaringan parut.

Jika fibrosis menjadi parah, payudara bisa mengecil dan keras. Fibrosis payudara terjadi beberapa bulan atau tahun setelah radioterapi selesai.

2. Telangiektasia kulit

Radioterapi di bawah kulit, pembuluh darah kecil bisa pecah, yang dikenal sebagai telangiectasia. Ini kondisi permanen dan tidak ada pengobatan untuk itu.

3. Kerapuhan tulang rusuk dan selangka

Tulang rusuk dan selangka bisa rapuh selama radioterapi. Pada beberapa orang, ini mungkin berlanjut lama tapi biasanya membaik secara bertahap dari waktu ke waktu.

Melemahnya tulang di daerah yang dirawat, bisa menyebabkan patah tulang.

4. Radang paru-paru

Terkadang setelah radioterapi kanker ke area dada, paru-paru bisa meradang menyebabkan batuk kering atau sesak napas. Ini biasanya sembuh sendiri meski butuh waktu relatif lama dari waktu ke waktu.

5. Neuropati perifer

Kerusakan pada saraf di lengan yang diobati dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, nyeri, kelemahan dan mungkin beberapa orang kehilangan fungsi mobilitas/gerakan.

Jika Anda khawatir dengan efek samping apa pun, bicarakan dengan ahli radiografi, ahli onkologi atau perawat kanker payudara Anda

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :