Gejala-Gejala Yang Muncul Saat Kanker Payudara Menyebar Ke Tulang

Gejala-Gejala Yang Muncul Saat Kanker Payudara Menyebar Ke Tulang

Tulang adalah situs pertama di mana sel kanker payudara bermetastasis. Meskipun kanker payudara stadium 4 dapat menyebar ke tulang manapun, situs yang paling umum adalah tulang rusuk, tulang belakang, panggul, tulang lengan dan kaki.

Nyeri tulang datang tiba-tiba dan kadang hilang, tapi seiring waktu rasa nyeri bisa menjadi sering. Sulit untuk membedakan antara nyeri metastasis tulang dan nyeri akibat artritis.

Proses penyebaran kanker payudara ke tulang

Metastasis bisa terjadi saat sel kanker melepaskan diri dari tumor primer (tempat mula tumbuhnya kanker). Sel kanker kemudian bisa masuk ke aliran darah atau sistem getah bening dan melakukan perjalanan ke sumsum tulang.

Matriks sumsum tulang menghasilkan sitokin yang bisa menarik sel kanker. Sel kanker bersembunyi dan tidak aktif dalam tulang untuk waktu beberapa lama sehingga tahap ini tidak menimbulkan gejala sehingga bebas dari pengobatan.

Namun, di beberapa titik, sel-sel kanker mulai berkembang biak dan membuat pembuluh darah baru untuk mendapatkan oksigen dan makanan, disebut pembuluh darah angiogenesis.

Selain itu, pelepasan sitokin dapat menarik lebih banyak sel kanker ke sumsum tulang yang membantu sel kanker untuk lebih bertahan hidup.

Gejala Kanker Payudara Metastasis Tulang

Kanker payudara yang menyebar ke tulang menyebabkan rasa sakit yang hebat. Ini lebih menyakitkan daripada penyakit tulang lainnya. Misalnya, metastasis tulang pinggul mungkin lebih menyakitkan daripada sakit pinggang biasa.

Berikut adalah gejala kanker payudara metastasis tulang yang umum

1. Nyeri tulang

Ini sering merupakan gejala pertama, mungkin datang dan pergi pada awalnya. Gejala lebih buruk di malam hari, seiring berjalannya waktu, rasa sakit tidak hilang.

2. Mudah patah tulang.

Sel kanker metastase melemahkan tulang dan membuat Anda berisiko patah tulang, paling sering terjadi pada kaki, lengan, atau tulang belakang.

3. Mati rasa, kelumpuhan, atau masalah buang air kecil.

Tekanan pada sumsum tulang belakang akibat metastasis dapat menyebabkan hal ini.

4. Kehilangan nafsu makan, mual, haus yang ekstrem, bingung, atau capek.

Gejala ini mungkin disebabkan oleh tingginya kadar kalsium dalam darah. Seiring metastasis berkembang di tulang, ada pelepasan kalsium ke dalam aliran darah.

5. Nyeri di punggung atau leher; mati rasa atau kelemahan di area tubuh; atau kesulitan buang air kecil atau buang air besar.

Semua dapat menunjukkan kompresi sumsum tulang belakang, di mana ada gangguan saraf di sumsum tulang belakang yang mengendalikan berbagai fungsi tubuh.

Pengobatan Metastasis Tulang

Dokter mengobatai metastasis tulang tergantung pada luas dan lokasi lesi tulang, meliputi:

1. Terapi Bifosfonat.

Obat bifosfonat seperti Aredia dan Zometa membantu mencegah kerusakan tulang, yang dapat mengurangi rasa sakit dan mengurangi risiko patah tulang.

2. Denosumab (Xgeva).

Denosumab disuntikkan di bawah kulit, bukan lewat infus, untuk mencegah kerusakan tulang lebih lanjut.

3. Terapi Vertebroplasti.

Dalam prosedur ini, semen tulang disuntikkan ke dalam tulang belakang. Semen tulang yang mengeras dapat memperbaiki nyeri punggung dalam beberapa jam.

4. Pembedahan dan / atau radiasi.

Jika ada patah tulang, ahli bedah ortopedi dapat memasukkan pin untuk menstabilkan tulang. Jika tak ada gejala patah tulang, Terapi Radiasi sinar-X berenergi tinggi bertujuan membunuh sel-sel kanker.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait