Studi: Tingginya Hormon Estrogen Memicu Kanker Payudara Pria

Studi: Tingginya Hormon Estrogen Memicu Kanker Payudara Pria

Pria dengan hormon estrogen tinggi lebih cenderung terkena kanker payudara. Sebuah studi internasional telah meneliti kadar estrogen adalah faktor risiko paling potensial untuk kanker payudara pada laki-laki.

Diketahui bahwa hormon estrogen bisa memicu perkembangan beberapa jenis kanker payudara wanita. Pria juga menghasilkan estrogen, namun pada tingkat yang jauh lebih rendah, maka peneliti ingin melihat apakah ada hubungan yang serupa.

Asal studi

Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari National Cancer Institute di AS, dan pusat penelitian lainnya di AS, Eropa dan Kanada, yang didanai oleh berbagai sumber internasional, termasuk National Cancer Institute di AS, dan Cancer Research UK. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Journal of Clinical Oncology.

Konsep penelitian

Kanker payudara bisa terjadi pada pria, namun sangat jarang terjadi. Pria dan wanita sama-sama memproduksi hormon estrogen dan testosteron – namun pada tingkat yang berbeda. Pada wanita, kanker payudara dipengaruhi oleh hormon tersebut. Peran hormon ini pada kasus kanker payudara pria sebenarnya belum diketahui pasti.

Apa yang dilakukan peneliti?

Para peneliti mengidentifikasi 101 pria dengan kanker payudara (studi kasus), dan 217 pria tanpa kanker dipilih sebagai studi kontrol. Mereka menganalisis sampel darah yang telah dikumpulkan dari pria sebelum diagnosis, dan membandingkan kadar hormon untuk melihat apakah ada perbedaan dari studi kasus dan kontrol.

Para peneliti kemudian menganalisis sampel yang tersimpan untuk mengukur kadar hormon estrogen dan testosteron. Mereka membandingkan tingkat estrogen pria yang kemudian mengembangkan kanker payudara (studi kasus) dan pria yang tidak (kontrol), untuk melihat apakah ada perbedaan.

Apa hasil penelitian?

Para periset menemukan bahwa untuk hormon androgen pria (seperti testosteron) tidak memiliki perbedaan tingkat antara pria yang mengembangkan kanker payudara, dan pria yang tidak.

Namun, pria yang terkena kanker payudara memang memiliki kadar hormon estestradiol lebih tinggi (satu bentuk estrogen) dibanding kontrol. Pria yang memiliki kadar estradiol tertinggi kira-kira dua setengah kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara.

Kesimpulan

Para peneliti menyimpulkan bahwa hasil peran hormon estradiol (estrogen) sebagai pemicu perkembangan kanker payudara pria.

Bukti kekuatan penelitian atas estrogen terhadap perkembangan kanker payudara pada pria meliputi pengumpulan data prospektif dan kelompok kasus yang relatif besar.

Beberapa pakar telah mengkritisi karena penulis tidak mencantumkan informasi mengenai apakah ada pria yang membawa risiko tinggi dari gen BRCA (salah satu gen penyebab kanker payudara).

Selain itu, para penulis mencatat mekanisme yang tidak jelas bagaimana tingkat estrogen yang lebih tinggi dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. Sulit untuk mengatakan dari jenis penelitian ini apakah kadar estrogen secara langsung menyebabkan peningkatan risiko.

Namun, penelitian ini tampaknya masuk akal, mengingat apa yang diketahui tentang estrogen terhadap kanker payudara pada wanita, dan kemungkinan juga sebagai faktor risiko kanker payudara untuk pria (NHS Choices)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait