Paresthesia: Tangan Kesemutan Seperti Ditusuk Jarum

kesemutan pada kanker payudara

Lengan paresthesia merupakan sensasi kesemutan yang nyeri di kulit, seperti ditusuk jarum. Bagi pasien kanker payudara yang telah menjalani bedah aksila dan kemoterapi, kadang mengalami paresthesia lengan namun akan sembuh sendiri pada waktunya.

Apa itu paresthesia? Paresthesia adalah gangguan sirkulasi atau peradangan sekitar jaringan akibat neuron (saraf, neuropati perifer) yang tidak berfungsi dengan baik. Komplikasi neuropati perifer ini umum terjadi setelah diseksi nodus aksila (bedah kalenjar getah bening) selama stadium kanker payudara

Hampir 90% pengobatan kanker payudara dapat menyebabkan salah satu dari sejumlah komplikasi ekstremitas, termasuk paresthesia lengan, neuropati, sindrom tendonis, pembatasan sendi bahu, dan sindrom pasca mastektomi.

Penyebab kesemutan pada penderita kanker payudara

Sensasi tangan kesemutan dan rasa nyeri pada kanker payudara disebabkan: neuropati, pembatasan sendi bahu, dan sindrom pasca mastektomi

1. Neruopati – gangguan saraf

Neuropati kanker payudara adalah komplikasi umum lain dari pengobatan kanker payudara yang menyebabkan nyeri dan kesemutan akibat kerusakan pada saraf perifer (neuropati perifer), dimana saraf ini bekerja menyampaikan informasi antara otak dan akord tulang belakang.

Beberapa pengobatan kanker payudara seperti kemoterapi dapat menginduksi saraf perifer mengakibatkan sensasi nyeri ekstremitas bagian atas pada pasien kanker payudara.

2. Pembatasan sendi gerak bahu

Adhesive Capsulitis atau frozen shoulder adalah komplikasi dari pengobatan kanker payudara dimana ada pembatasan gerak bahu dan kesemutan.

Beberapa pengobatan yang bisa menyebabkan pembatasan sendi bahu termasuk bedah aksila, pengobatan radiasi, metastase tulang, atau kekambuhan tumor lokal pada akhirnya dapat menyebabkan gerakan terbatas pada sendi glenohumeral.

3. Sindrom pasca mastektomi.

Sindrom pasca mastektomi adalah kelainan multifaset di mana pasien mengalami berbagai sensasi, tidak hanya di daerah bekas luka bedah, tapi juga di lengan aksila, dada, dan lengan atas.

Kondisi ini ditandai dengan sesak, sakit, menusuk, kesemutan dan sensasi terbakar, kemungkinan besar terkait dengan kerusakan pada saraf interostobragial.

Gejala paresthesia lengan

Kesemutan, nyeri, kemerahan, panas, pembengkakan, kesulitan berjalan, sensitivitas terhadap sentuhan, gangguan koordinasi, kelemahan otot, nyeri syaraf, nyeri saat berjalan, dan rasa sakit seperti ditusuk jarum yang biasanya memburuk di malam hari.

Lengan paresthesia pada kanker payudara juga merupakan pertanda berkurangnya aliran darah ke jantung, ini bisa menyebabkan serangan jantung. Carilah perawatan medis segera jika Anda memiliki paresthesia lengan beserta gejala yang tercantum di atas.

Penyebab umum selain kanker payudara

Penyebab umum paresthesia lengan meliputi trauma lengan atau cedera, obat tertentu (beberapa obat kemoterapi kanker), terpapar panas ekstrem atau cuaca sangat dingin, paparan senyawa beracun (timbal atau merkuri), luka pada saraf, neuropati perifer, tekanan pada saraf atau saraf terjepit.

Bagikan Pada Temanmu!