Kriteria Kanker Payudara Stadium Awal Mulai Tahap 0 ke 1

Kanker payudara stadium awal disebut juga kanker payudara tahap 0 hingga 1. Kanker payudara stadium awal menunjukkan ukuran tumor dan apakah sel-sel tumor tersebut tetap di tempat asal (in situ) atau tidak.

Jenis kanker payudara stadium awal yang paling umum adalah karsinoma duktal in situ (DCIS) dan Karsinoma lobular in situ (LCIS).

Karsinoma duktal in situ memberi makna bahwa pertumbuhan sel kanker dimulai pada saluran duktus susu.

Sedangkan Karsinoma lobular in situ menunjukkan bahwa sel kanker dimulai dan tetap tinggal di lobulus.

Kanker payudara stadium awal tahap 0

Kanker tahap 0 disebut “karsinoma in situ.” Karsinoma berarti kanker dan “in situ” berarti “di tempat asalnya.”

Ada 2 Jenis karsinoma in situ, yaitu:

  1. DCIS – Ductal carcinoma in situ – Karsinoma duktal in situ
  2. LCIS ​​- Karsinoma lobular in situ

Karsinoma duktal in situ stadium awal tahap 0

Kanker payudara stadium awal, Karsinoma duktal in situ (DCIS) adalah kanker non-invasif dimana sel-sel abnormal ditemukan di lapisan saluran susu (duktus).

Gambaran karsinoma duktal in situ stadium awal tahap 0, sel kanker atipikal belum menyebar di luar duktus ke jaringan payudara di sekitarnya.

Karsinoma duktal in situ adalah tahap kanker payudara awal yang bisa diobati. Jika tidak segera diobati atau tidak terdeteksi, bisa menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya menjadi kanker payudara ganas (invasif)

Karsinoma lobular in situ stadium awal tahap 0

Karsinoma lobular in situ pada stadium awal, umumnya tidak dianggap kanker. Meskipun memiliki nama karsinoma, namun itu hanya menggambarkan tumor jinak atau pertumbuhan sel abnormal, bukan kanker yang sebenarnya.

Karsinoma lobular in situ stadium awal terbentuk di dalam lobulus dan bersifat non-invasif, artinya sel-sel kanker tidak ganas. . Beberapa ahli memberi nama lain LCIS, yaitu lobular neoplasia karena kondisi ini secara akurat mengacu pada sel abnormal tanpa menyebutnya sebagai kanker.

LCIS, bagaimanapun, dapat mengindikasikan seorang wanita berisiko memiliki peningkatan risiko terkena kanker payudara yang sebenarnya.

Jika Anda telah didiagnosis dengan LCIS, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan klinis reguler dan mammogram.

Karsinoma lobular in situ stadium awal diobati dengan Tamoxifen, obat terapi hormon yang membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kanker payudara stadium 1

Pada stadium 1 kanker payudara, kanker sudah terbentuk, belum menyebar, hanya terkandung di daerah asal dimana sel-sel kanker pertama mulai berkembang. Kanker payudara tahap 1 sering juga disebut kanker payudara lokal non-invasif.

Kanker payudara stadium 1 atau kanker payudara lokal non-invasif, jika terdeteksi dini akan sangat bisa diobati secara tuntas dan efektif

Kanker payudara tahap 1 diklasifikasikan menjadi 2, yaitu Tahap 1A dan Tahap 1B. Apa beda tahap 1A dan 1 B? Bedanya ditentukan oleh ukuran tumor dan ada atau tidaknya sel kanker ditemukan di kelenjar getah bening.

Ciri-Ciri Kanker payudara stadium 1A

  • Ciri-ciri kanker payudara tahap 1A: Ukuran tumor ini lebih kecil dari ukuran kacang, sekitar 2 sentimeter atau kurang.

DAN

  • Sel kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.

DAN

  • Tidak ditemukan kanker yang sebenarnya di payudara.

Ciri-ciri Kanker payudara stadium 1B

Kanker payudara stadium 1B berarti salah satu dari uraian berikut ini berlaku:

  • Ciri-cirinya: ada bukti bahwa kanker berada di kelenjar getah bening dengan ukuran perkiraan jarum suntik, memiliki lebar kira-kira seukuran sebutir beras (0,2 mm sampai 2,0 mm).

ATAU

  • Tumor lebih kecil dari perkiraan ukuran kacang (2 sentimeter atau kurang).

DAN

  • Tidak ditemukan kanker yang sebenarnya di payudara.
  • Mirip dengan stadium 0, kanker payudara pada tahap ini sangat bisa diobati secara tuntas. Ketika kanker payudara stadium awal bisa terdeteksi lebih dini dan diobati, harapan hidup penderita bisa 100%.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!