Khasiat Kunyit Untuk Mengobati Kanker Payudara Stadium Awal

Khasiat Kunyit Untuk Mengobati Kanker Payudara Stadium Awal

Kunyit Untuk Kanker Payudara. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kunyit, seperti kunyit putih; bisa mengobati kanker payudara stadium awal berdasarkan sifat kurkumin yang menginduksi kematian sel kanker, mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan tumor.

Lalu, bagaimana cara kunyit mengobati kanker payudara secara alami, dan bagaimana kurkumin bisa menghambat pekembangan kanker payudara stadium awal? Baca penjelasan di bawah ini.

1. Mencegah replikasi sel kanker payudara

Salah satu mekanisme penting sel adalah kemampuannya meregulasi aktivitas enzim telomerase. Enzim telomerase adalah enzim untuk memperpanjang umur sel dan replikasi.

Namun, saat ekspresi enzim telomerase tidak teratur, sel-sel sehat berubah menjadi sel-sel kanker dan mereplikasinya tanpa henti.

Penelitian tentang kurcumin kunyit mampu mengatur aktivitas telomerase di dalam sel dan mencegah ekspresi yang tak terkendali sehingga replikasi terkontrol dan pencegahan sel berubah menjadi kanker.

2. Mengontrol divisi sel kanker payudara ER positif

Pertumbuhan yang tidak terkontrol adalah salah satu karakteristik utama sel kanker. Pada sel kanker payudara, pertumbuhan ini menyebabkan benjolan, Jika tidak diobati, sel-sel ini berpindah ke tempat lain yang menyebabkan sel tumor menyebar.

Sebuah penelitian tentang induksi kanker payudara ER positif dengan pestisida estrogenik, ditunjukkan bahwa kurkumin memiliki kemampuan untuk membatasi atau menghentikan laju perkembangan jenis sel tumor ini. Ini mengendalikan pertumbuhan tumor secara keseluruhan dan menyembuhkan kanker.

3. Menginduksi kematian sel-sel kanker payudara

Apoptosis adalah kematian sel terprogram. Proses ini dikendalikan oleh beberapa faktor pro dan anti apoptosis.

Kurcumin, dalam sebuah penelitian, ditunjukkan sebagai faktor pro apoptosis (misalnya Bax dan P53) pada sel kanker payudara. Induksi dan aktivasi faktor pro apoptosis oleh kurkumin kunyit berhasil menginduksi kematian sel tumor.

4. Mengatur jalur pensinyalan sel kanker

Sel kanker telah ditemukan mengandung banyak disregulasi sinyal. Signaling adalah fenomena penting sel dimana sel mengendalikan pertumbuhan mereka sendiri dan pertumbuhan jaringan sel tetangga.

Pada sel kanker, jalur sinyal disregulasi adalah NF-ƙB. Jalur ini sangat diatur ketat dalam sel kanker karena terkait pertumbuhan nya.

Curcumin dapat menghambat jalur NF-ƙB ​​pada sel kanker, yang pada akhirnya mengendalikan pembelahan sel, proliferasi dan kemampuan menyerang jaringan lain.

5. Mengganggu proses pembelahan sel- sel kanker

Proses pembelahan sel sangat kompleks dan teratur. Salah satu cara untuk membunuh sel kanker adalah dengan mengganggu proses pembelahan sel-sel kanker payudara.

Kurkumin mengganggu langkah penting dalam proses pembelahan sel sel kanker yang pada akhirnya menghentikan pertumbuhannya.. Dengan demikian, kurkumin menunjukkan efek sitostatik pada sel kanker payudara.

6. Menghambat kanker payudara metastasis pada stadium lanjut

Dalam percobaan eksperimental, ditunjukkan bahwa kurkumin memiliki kemampuan untuk menghentikan penyebaran sel kanker payudara.

Sebuah studi di Munich menemukan bahwa kurkumin dapat mencegah metastasis. Ini dapat ditoleransi dengan baik dan dapat digunakan untuk pengobatan primer dan sekunder kanker baik untuk kanker prostat dan kanker payudara

Sel tumor menyebabkan reaksi peradangan kronis akibat aktifitas sel tumor yang menghasilkan protein sitokin (CXCL1, CXCL2) dan protein modulator pro-inflamasi. Kunyit telah mampu menurunkan ekspresi kedua protein ini dan bisa mengurangi potensi penyebaran sel kanker payudara.

7. Mencegah kanker payudara menyebar ke paru-paru

Penelitian: Seekor tikus yang disuntik dengan sel kanker payudara dari manusia. Tumor yang dihasilkan kemudian diangkat untuk stimulan mastektomi.

– Satu kelompok tikus adalah kelompok kontrol (tidak mendapat pengobatan,
– Kelompok ke 2 diberi obat kanker Taxol ,
– Kelompok ke-3 diberi kurkumin
– kelompok ke 4 menerima pengobatan Taxol dan kurkumin.

Setelah 5 minggu, tikus di semua kelompok diuji.

Hasil penelitian:

Kanker payudara telah menyebar ke paru-paru hanya 50% dari kelompok kurkumin murni dan 22% dari kelompok tikus yang diberi Taxol plus curcumin.

Di kelompok lainnya, tumor paru-paru telah berkembang pada 95% kelompok pertama (tanpa pengobatan) dan 75% dari kelompok hanya diberi Taxol.

Apa artinya: Kurkumin kunyit dapat membantu memperlambat penyebaran kanker ke organ lain seperti paru-paru yang menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Berapa dosis kunyit untuk mengobati kanker payudara?

Dosis kunyit tergantung pada kondisi medis, tidak dianjurkan untuk anak-anak. Untuk orang dewasa, dosis normal adalah 400-600mg sehari bubuk kunyit.

Bubuk kunyit 8g per hari telah ditoleransi dengan baik dalam pengobatan kanker sebagai profilaksis pada wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara.

Bumbu kunyit untuk memasak benar-benar aman dikonsumsi setiap orang. Namun, keamanan suplementasi kunyit masih perlu diselidiki.

Efek samping

Makan kunyit dosis besar menyebabkan efek tidak menyenangkan. Mengonsumsi dalam waktu lama, ini bisa menyebabkan masalah kulit, gangguan pencernaan, mual atau muntah.

Siapapun wanita sedang hamil atau menyusui harus menghindari suplemen kunyit. Kunyit juga bisa bereaksi negatif dengan obat anti koagulan dan obat untuk mengurangi asam lambung.

Terakhir, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda berencana memasukkan kunyit sebagai pengobatan untuk kanker payudara

Sumber referensi:

Ajaikumar B. Kunnumakkaraa, Preetha Ananda and Bharat B. Aggarwal, a, Curcumin inhibits proliferation, invasion, angiogenesis and metastasis of different cancers through interaction with multiple cell signaling proteins, May 2008, Copyright © 2008 Elsevier Ireland Ltd . http://www.sciencedirect.com/science_ob=ArticleURL&_udi=B6T54

Regulation of survival, proliferation, invasion, angiogenesis, and metastasis of tumor cells through modulation of inflammatory pathways by nutraceuticals.Gupta SC, Kim JH, Prasad S, Aggarwal BB. Cancer Metastasis Rev. 2010 Sep;29(3):405-34. Review.

Curcumin decreases cholangiocarcinogenesis in hamsters by suppressing inflammation-mediated molecular events related to multistep carcinogenesis.Prakobwong S, Khoontawad J, Yongvanit P, Pairojkul C, Hiraku Y, Sithithaworn P, Pinlaor P, Aggarwal BB, Pinlaor S. Int J Cancer. 2010 Sep 7.

Curcumin, the golden spice from Indian saffron, is a chemosensitizer and radiosensitizer for tumors and chemoprotector and radioprotector for normal organs.Goel A, Aggarwal BB. Nutr Cancer. 2010 Oct;62(7):919-30. Review.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait