Mengapa Saya Harus Menjalani Skrining Kanker Payudara – Mammografi?

Skrining kanker payudara atau Mammografi adalah cara terbaik untuk melawan kanker payudara karena bisa mendeteksi penyakit pada tahap awal.

Penelitian telah menunjukkan bahwa skrining mamografi dapat meningkatkan kelangsungan hidup penderita karsinoma mammae.

Mammografi adalah alat sinar-X khusus untuk mengambil gambar guna mendeteksi pertumbuhan abnormal atau perubahan pada jaringan mammae. Sedangkan mammogram adalah kumpulan gambar hasil mammografi.

Mengapa harus skrining Mammografi?

Skrining kanker payudara dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan fisik reguler untuk memberikan referensi dasar untuk mengevaluasi perubahan mammae yang tidak wajar.

Skrining Mammografi dapat membantu diagnosis kanker payudara dan meringankan tugas layanan kesehatan untuk memutuskan apakah benjolan, pertumbuhan, atau perubahan tidak biasa pada mamma Anda.

Prosedur Skrining kanker payudara

1. Persiapan

Beritahu dokter sebelum skrining jika Anda hamil atau berpikir bahwa Anda mungkin hamil.

Jangan memakai body powder, cream, deodoran, atau lotion di dada karena zat ini bisa mengganggu sinar-X.

Pada saat mamogram, Anda akan diminta memakai baju rumah sakit. Anda harus melepas semua perhiasan.

2. Cara kerja Mammografi

Ahli mamografi melakukan tes. Kebanyakan ahli mamografi adalah wanita. Seorang dokter spesialis dalam menafsirkan studi pencitraan (radiologis) akan menafsirkan hasil sinar-X.

Untuk skrining rutin, dua gambar diambil dari masing-masing p4yudara. Ujian ini memakan waktu sekitar 20 menit. Gambar diambil di berbagai sudut untuk menghasilkan gambar 3-D agar radiologis bisa menafsirkan

3. Setelah prosedur Mammografi

Setelah menjalani skrining mamogram, Anda mungkin mengalami perubahan warna kulit sementara atau sakit ringan akibat kompresi. Anda bisa mengonsumsi aspirin atau ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit.

4. Hasil Mammografi

Hasil mammogram akan diberikan dokter untuk Anda. Anda akan dihubungi dalam lima hari kerja jika ada masalah dengan mammogram Anda.

Tidak semua kanker payudara dapat dideteksi pada mammogram, terutama pada wanita muda yang memiliki jaringan mammae lebih padat.

Untuk wanita muda, ikuti rekomendasi dokter untuk tes mamografi dimulai pada usia 20 tahun. Atau, menjalani pemeriksaan mammae setiap tiga tahun mulai usia 20; dan setiap tahun dimulai pada usia 40 tahun.

Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. The American Cancer Society merekomendasikan mammogram skrining tahunan yang dimulai pada usia 45.

Bagi wanita berusia antara 50 hingga 74 tahun, skrining mammografi setiap dua tahun sekali. Tidak ada rekomendasi mammogram setelah usia 74 tahun.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!