Hati-Hati! Nyamuk Demam Berdarah Intai Anda Saat Tidur Siang!

Hati-Hati! Nyamuk Demam Berdarah Intai Anda Saat Tidur Siang!

Artikel ini mungkin menjadi artikel ke sekian yang membahas tentang penyakit demam berdarah. Tetapi, berhubung saat ini penyakit demam berdarah mulai lagi mewabah,terutama akibat perubahan cuaca dan memasuki musim hujan, maka artikel tentang penyakit demam berdarah akan tetap menjadi kebutuhan banyak orang.

Anak-anak, dikhawatirkan memiliki dampak terbesar untuk terkena penyakit demam berdarah, walaupun menurut beberapa sumber disebutkan jika demam berdarah yang terjadi pada anak-anak akan lebih mudah disembuhkan dibandingkan orang dewasa, terutama orang dewasa yang juga memiliki penyakit kronis penyerta.

Namun, tidak bisa dipungkiri, banyaknya kematian yang ditimbulkan penyakit demam berdarah pada anak-anak kerap membuat hati orangtua was-was.

Waspada Pada Tempat Beraktivitas

Pada pagi hari sekitar jam 07.00 sampia dengan sore hari pukul 17.00, nyamuk demam berdarah akan mulai menyerang manusia, puncaknya adalah pada ukul 12.00 siang hari. Tidak mengherankan jika banyak diantara penderita penyakit demam berdarah justru mendapatkan penyakit demam berdarah saat berada di kampus, sekolah atau di tempat kerja.

Sayangnya hal ini kadang luput dari perhatian. Banyak orang lebih konsentrasi memasang perlindungan di rumah ketimbang di tempat mereka bekerja. Untuk mewaspadainya, setiap kali Anda akan bepergian ke tempat Anda beraktivitas, sebaiknya gunakan krim anti nyamuk yang cocok dengan kulit Anda, dan minim iritasi.

Ajari Anak Tentang Pencegahan Penyakit Demam Berdarah

Tanggung jawab untuk mencegah penyakit demam berdarah pada dasarkan bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, namun juga Anak-anak. Tidak sulit memberitahukan kepada Anak-anak bagaimana cara pencegahan demam berdarah. Yang pertama yang bisa dilakukan adalah memberikan informasi tentang bahaya penyakit ini, baru dicontohkan tentang bagaimana pencegahannya.

Menguras, atau sekaligus membuang air-air yang tergenang bisa diberitahukan pertama kali kepada Anka. Katakan bahwa hal itu adalah tempat hidupnya sarang nyamuk demam berdarah. Ajarkan anak juga untuk menutup tempat tempat yang dimungkinkan bisa menyimpan air, sehingga mata rantai penyebarannyapun terputus.

Sesekali ajaklah anak Anda menguras kolam dan bak mandi bersama, dan katakan alasan mengapa Anda melakukan kegiatan tersebut. Dan jangan lupa, jangan menyimpang barang barang yang lembab menumpuk di rumah. Daerah lembab akan memicu nyamuk semakin mengganggu.

Yuk, hentikan mata rantai nyamuk demam berdarah.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Virus Dengue – Demam Berdarah Dengue adalah penyakit virus yang ditularkan oleh nyamuk betina terutama dari spesies Aedes aegypti (untuk tingkat umum) dan Aedes albopictus (untuk tingkat lebih rendah). Menurut WHO; Ke dua Nyamuk ini juga menularkan chikungunya, […]
  • Gejala DBD Dan Pertolongan Pertama Menurut WHO Demam berdarah adalah penyakit demam ditandai gejala mirip flu yang menyerang bayi, anak kecil dan orang dewasa, tetapi jarang menyebabkan kematian. Demam berdarah parah adalah komplikasi yang berpotensi merenggut jiwa penderitanya […]
  • Demam Chikungunya Nama penyakit Demam Chikungunya tentu bukan hal asing lagi terutama bagi warga Indonesia sendiri. penyakit ini merupakan virus yang dibawah oleh jenis nyamuk Aedes Sp. baik jenis Aegypti maupun Albopictus. Fungsi dari […]
  • Pelajari! Gejala DBD Pada Anak Dan Balita, Dan Tips Pertolongan Pertama Hampir 20% dari semua pasien demam berdarah adalah anak-anak, balita dan bayi. Demam berdarah jarang terjadi pada bayi baru lahir, tetapi ibu terinfeksi virus dengue cenderung menularkan ke bayi nya selama persalinan. Demam berdarah […]
  • Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Demam Berdarah Jika sebelumnya telah dibahas bagaimana cara untuk cepat menaikan trombosit, saat gigitan nyamuk aides aigepti menyerang Anda, saat ini akan dibahas bagaimana cara praktis untuk menghindari gigitan nyamuk, untuk mencegah dari penularan […]