Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut adalah kehilangan atau penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba yang terjadi ketika ginjal berhenti bekerja selama beberapa jam, hari, atau minggu.

Ginjal berbentuk seperti kacang kedelai. Fungsinya: untuk penyaringan limbah tubuh dan menjaga kadar elektrolit dalam darah. Kegagalan fungsi ginjal bisa menyebabkan akumulasi produk limbah, cairan dan elektrolit di dalam tubuh, suatu kondisi yang sangat membahayakan kehidupan penderitanya

Manifestasi klinis kegagalan fungsi ginjal akut didiagnosis dengan peningkatan tajam tingkat kreatinin serum awal yaitu, kenaikan minimal 0,5 mg / dl; dan/atau jika keluaran urin kurang dari 400 ml per hari (oliguria).

Kehadiran penyakit gagal ginjal akut pada pasien rawat inap Rumah Sakit meningkat diiringi meningkatnya risiko kematian pada pasien tersebut. Prognosisnya mungkin suram jika gagal ginjal akut disertai dengan kondisi medis lain atau kondisi bedah yang rumit.

Beda antara gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis

Jawabannya sangat mudah, jika gagal ginjal akut dapat disembuhkan ketika terdiagnosis dan diobati dini, sedangkan gagal ginjal kronis sulit diobati dan ada risiko kehilangan fungsi ginjal secara permanen.

Kegagalan ginjal akut merupakan konsekuensi dari situasi yang tidak diinginkan tubuh secara alami; misalnya – kehilangan darah akibat operasi, atau overdosis obat, atau insiden luka pada tubuh.

Sedangkan penyakit kegagalan ginjal kronik (CKD) merupakan konsekuensi penyakit jangka panjang seperti tekanan darah tinggi atau diabetes yang secara bertahap mengurangi fungsi ginjal, akhirnya menyebabkannya ginjal malfungsi (tidak berfungsi sama sekali)

Faktor risiko

Gagal Ginjal Akut (ARF: Acute Renal Failure) paling sering terjadi pada orang yang sering dirawat di rumah sakit karena kondisi medis tertentu.

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko Gagal Ginjal akut termasuk usia lanjut, insufisiensi/keterbatasan ginjal, penyakit liver, diabetes, tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan obesitas.

Orang yang menjalani operasi jantung dan operasi perut juga memiliki peningkatan risiko Gagal Ginjal akut

Jenis atau klasifikasi

Gagal ginjal akut dapat dibagi menjadi tiga kategori:

1. Penyakit pra ginjal akut

Pra ginjal ditandai dengan berkurangnya aliran darah ke ginjal akibat:

– Kondisi sistemik seperti gagal jantung, kehilangan banyak cairan atau darah
– Gangguan lokal menyebabkan penyempitan arteri ginjal, atau penyakit arteri

2. Penyakit ginjal akut

Ini terjadi karena kerusakan pada jaringan ginjal yang disebabkan oleh

– Penyakit Nekrosis tubular akut
– Penyakit glomerular
– Penyakit ginjal lainnya – termasuk induksi obat

3. Penyakit post-ginjal akut

Ini karena obstruksi saluran kemih; disebut Post-renal. Penyebab umum Post-renal adalah akibat aliran urin yang tersumbat dari ginjal.

Penyumbatan saluran kemih ini karena tumor, batu ginjal, peradangan saluran kemih di ureter atau kandung kemih; atau pembesaran kelenjar prostat.

Penyebab Gagal Ginjal Akut

Ketika terjadi kegagalan fungsi ginjal, produk limbah seperti nitrogen atau garam, dan cairan berlebih tidak dikeluarkan oleh ginjal dan terakumulasi/menumpuk di tubuh sehingga mengganggu keseimbangan kimiawi tubuh.

Bahan kimia dan elektrolit, seperti sodium, potasium, dan kalsium, yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh secara normal, menjadi berbahaya atau kadang beracun untuk tubuh saat mencapai tingkat tinggi atau rendah secara abnormal.

Gejala

Gejala penyakit gagal ginjal Akut bergantung pada penyebab masalah. Kegagalan ginjal akut dapat didiagnosis secara eksklusif berdasarkan gejala berikut:

– Pembengkakan tangan, wajah, atau kaki
– Penurunan keluaran urin (oliguria)
– Sesak nafas (dyspnea)
– Detak jantung cepat dan tidak beraturan
– Pembuluh vena leher melebar atau membesar
– Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan.
– Kelemahan, kelelahan, Kebingungan, agitasi, atau perilaku agresif

Komplikasi Dan Bahaya Gagal Ginjal Akut

Jika tidak segera ditangani atau diobati, kegagalan ginjal akut bisa mengakibatkan

– Komplikasi Kegagalan Ginjal Akut (ARF) dapat mempengaruhi seluruh tubuh, termasuk sistem pencernaan, jantung, paru-paru, dan sistem saraf.
– Infeksi adalah salah satu komplikasi gagal ginjal akut yang paling umum, karena sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi sementara waktu.
– Sindrom uremik (uremia) adalah komplikasi serius Gagal Ginjal Akut parah atau berkepanjangan. Hal ini dapat menyebabkan mual, kebingungan, psikosis, denyut jantung tidak teratur, dan edema pulmonary paru-paru (cairan di paru-paru).
– Peningkatan potasium dalam darah – karena ketidakmampuan untuk menyaring dan mengeluarkan elektrolit dengan benar

Diagnosis

Kegagalan ginjal akut biasanya didiagnosis dengan tes darah dan tes urine untuk memantau fungsi ginjal. Tes meliputi:

– Nitrogen urea darah (BUN),
– Serum kreatinin,
– Jumlah darah total (CBC),
– Uji urinalisis.

Pengobatan

Pengobatan Gagal Ginjal Akut tergantung pada penyebabnya, meliputi:

– Pengobatan penyebab utama, seperti dehidrasi atau toksisitas obat.
– Memberikan perawatan suportif untuk ginjal melalui dialisis.
– Mencegah komplikasi lain, seperti infeksi atau ketidakseimbangan cairan atau elektrolit.

Prognosis – Harapan hidup

Penyakit gagal ginjal Akut biasanya dapat dipulihkan, tetapi dalam beberapa kasus juga menyebabkan hilangnya fungsi ginjal permanen yang mengarah ke penyakit gagal ginjal kronik (CKD).

Orang usia lanjut yang memiliki kondisi medis serius lain cenderung sulit untuk pemulihan. Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan transplantasi. Kondisi ini disebut sebagai End Stage Renal Disease (ESRD), atau gagal ginjal akut tahap lanjutan, atau gagal ginjal akut stadium akhir.

Apa itu Pemulihan Gagal Ginjal Akut?

Fungsi ginjal dapat dengan cepat kembali normal jika penyebab utama Gagal Ginjal Akut didiagnosis dan diperbaiki sejak awal yang dapat dikoreksi dalam beberapa hari, atau mungkin berlangsung lebih dari sebulan.

Kemungkinan pemulihan bergantung pada banyak faktor, termasuk apa penyebabnya, seberapa parah dan lama penyakit berlangsung, seberapa cepat masalah dikenali untuk ditangani, dan adakah kondisi medis lainnya yang dimiliki penderita.

Kegagalan ginjal akut yang disebabkan oleh dehidrasi, kehilangan darah, atau penyumbatan saluran kemih bisa dengan cepat diobati dan bisa pulih sepenuhnya. Namun, beberapa kasus mungkin memerlukan dialisis jangka panjang

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Gagal Ginjal Akut Sebelum membahas Gagal ginjal akut (GGA) terlebih dahulu anda harus memahami fungsi ginjal. Ginjal merupakan organ utama dalam sistem perkemihan yang memproses plasma darah dan mengeluarkan buangan dalam bentuk urine dan juga memiliki […]
  • Darah Tinggi 400 Mg/Dl, Status Hiperglikemik Hiperosmolar Dan Cara Mengatasinya Gula darah tinggi 400 mg/dl bisa menyebabkan dehidrasi berat meski tanpa ketosis (produksi keton) Kondisi ini disebut Status hiperglikemik hiperosmolar. Jika dibiarkan, status gula darah akan meningkat menjadi di atas 600 mg / dL, paling […]
  • Ini Alasannya, Mengapa Gagal Ginjal Lebih Menyerang Pria Ketimbang Wanita Hormon perempuan dapat melindungi wanita dari pengembangan gagal ginjal daripada pria, demikian ulasan dari sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrology (JASN). Temuan ini dimaksudkan untuk upaya menjaga […]
  • Gagal Ginjal Kronis Penyakit gagal ginjal kronis adalah kehilangan kemampuan ginjal untuk berfungsi normal secara bertahap, asimtomatik namun progresif. Perubahan ini ireversibel disebabkan hilangnya nefron ginjal. Nefron adalah unit dasar fungsi ginjal dan […]
  • Istilah Dan Kamus Dalam Penyakit Ginjal Akut – Kronis Apa itu penyakit gagal ginjal kronik? Penyakit ginjal kronis terjadi saat ginjal tidak lagi mampu membersihkan racun dan produk limbah dari darah yang terjadi secara bertahap, lama kelamaan ginjal mengalami gagal fungsi sama […]