20 Kiat Sukses Menjaga Ginjal Sehat Dan Meningkatkan Fungsinya

20 Kiat Sukses Menjaga Ginjal Sehat Dan Meningkatkan Fungsinya

Memiliki tubuh dan ginjal sehat adalah impian kebanyakan orang. Untuk memenuhi target ini, maka seseorang juga harus menjaga pola dan gaya hidup sehat.

Kebiasaan hidup sehat akan membuat organ-organ internal dalam tubuh Anda bisa bekerja dengan optimal, membuat organ dalam seperti ginjal menjadi tidak mudah rusak.

Ginjal adalah salah satu organ penting tubuh yang perlu diperhatikan kesehatannya. Makanan, minuman, maupun aktifitas adalah factor penting untuk menjaga ginjal untuk tetap bekerja normal dan tetap sehat.

Seperti diketahui, ginjal adalah salah satu organ dalam yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan asam basa tubuh. Ginjal juga merupakan organ penting dalam memfilter zat-zat sampah yang tidak berguna bagi tubuh.

Tugas ginjal yang lain adalah membantu menstimulasi pembangunan sel darah merah. Penurunan fungsi ginjal akan menyebabkan gangguan keseimbangan asam-basa dan otomatis juga akan mengganggu pekerjaan organ dalam lainnya.

Ada banyak hal yang perlu dirubah dan dihindari untuk tetap menjaga vitalitas ginjal Anda, yaitu

1. Hindari Antibiotik

Mengkonsumsi antibiotik memang afdhol ketika dibutuhkan atau saat terjadi infeksi, karena antibiotik bisa mencegah infeksi dan membunuh bakteri jahat.

Namun, kenyataanya saat ini banyak orang bermudah-mudahan mengkonsumsi antibiotic tanpa rekomendasi dokter, dengan alasan agar infeksinya cepat sembuh. Padahal belum tentu tubuhnya belum tentu membutuhkannya.

Terlalu sering mengkonsumsi antibiotik tanpa diagnosis penyakit yang jelas akan memperberat kerja ginjal sehingga ginjal Anda akan mudah rusak. Agar ginjal berfungsi dengan baik dan tetap sehat, mulailah meningkatkan sistem immun atau daya tahan tubuh dengan menghindari hal-hal yang memicu infeksi, sehingga tubuh Anda tidak terlalu kerap terpapar antibiotik.

Jika diperlukan, kunjungi dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi antibiotic.

2. Stop Merokok

Asap rokok tidak hanya meracuni dan menurunkan fungsi jantung atau paru-paru, tetapi menghindari rokok juga baik untuk menjaga fungsi ginjal. Zat adiktif seperti nikotin yang terkandung dalam sebatang rokok ini adalah zat yang berbahaya dan bisa meracuni ginjal.

Merokok jangka panjang akan menurunkan fungsi ginjal secara perlahan tapi pasti. JIka ginjal mengalami penurunan fungsi maka akan juga menurunkan kemampuan untuk melakukan filtrasi dibanding orang yang tidak merokok.

3. Hindari Alkohol

Alk0hol adalah minuman berbahaya dan bisa meracuni tubuh, terutama ginjal. Banyak penderita gagal ginjal ternyata memiliki gaya hidup buruk, hidup sebagai Alk0holisme dalam jumlah sedikit namun sering. Para Alk0holisme akan menikmati sisa umurnya sebagai penderita gagal ginjal.

Alk0hol disebut dapat meningkatkan peredaran dan tekanan darah dalam tubuh secara tidak seimbang atau bahkan berlebihan. Peredaran darah yang abnormal ini akan membuat kinerja ginjal menjadi terganggu; dan dalam waktu lama Anda akan mengalami disfungsi ginjal.

Tiga perubahan di atas adalah tips untuk menjaga ginjal Anda tetap sehat, jika Anda bisa menghindari apapun yang memperberat kerja ginjal, tidak hanya fungsi ginjal saja yang akan sehat, melainkan juga fungsi organ dalam tubuh Anda yang lainnya.

4. Hindari minuman fosfor

Salah satu contoh minuman berfosfor adalah coca cola. Selain mengandung kalori dan gula, ada penambahan zat aditif yaitu fosfor, membuat cola berwarna gelap.

Banyak produsen makanan menambahkan fosfor selama pemrosesan makanan dan minuman untuk meningkatkan rasa, memperpanjang umur simpan dan mencegah perubahan warna.

Fosfor tambahan sangat mudah diserap oleh tubuh manusia daripada fosfor alami (dari hewan atau nabati). Zat aditif Fosfor tidak terikat dengan protein sehingga harus dihindari untuk menjaga ginjal tetap sehat.

5. Hindari Alpukat

Alpukat sering disebut-sebut karena kualitas gizi mereka, termasuk lemak, serat, dan antioksidan yang menyehatkan jantung.

Sementara, individu dengan penyakit ginjal mungkin perlu menghindari makan alpukat karena kandungan kalium yang tinggi. Satu cangkir (150 gram) alpukat menyediakan 727 mg kalium. Ini dua kali lipat jumlah kalium pada pisang.

6. Makanan Kalengan

Makanan kaleng, sebagian besar mengandung sodium/natrium jumlah tinggi, karena garam ditambahkan sebagai pengawet untuk meningkatkan daya simpannya.

Karena jumlah natrium tinggi dalam makanan kaleng, orang dengan penyakit ginjal harus menghindari atau membatasi konsumsinya.

Menghindari, membatasi makanan bersodium tinggi atau membeli makanan rendah natrium adalah paling baik untuk diet menjaga ginjal sehat.

7. Hindari Roti gandum

Roti gandum merupakan pilihan makanan bergizi, dan kandungan seratnya yang tinggi. Namun, roti gandum memiliki kandungan fosfor dan kalium. 1 Ons roti gandum utuh mengandung sekitar 57 mg fosfor dan 69 mg kalium.

Roti putih biasanya direkomendasikan untuk penderita sakit ginjal daripada memilih roti gandum karena tingkat fosfor dan kaliumnya. Semua roti mengandung sodium, jadi yang terbaik adalah membandingkan label makanan dan memilih varietas sodium yang lebih rendah .

8. Hindari beras merah

Seperti roti gandum, beras merah memiliki kandungan kalium dan fosfor yang lebih tinggi daripada beras putih.

Satu cangkir nasi merah mengandung 150 mg fosfor dan 154 mg potasium, sedangkan satu cangkir nasi putih mengandung hanya 69 mg fosfor dan 54 mg potasium.

9. Hindari makan pisang

Pisang dikenal karena kandungan potasiumnya yang tinggi, meskipun rendah sodium, satu pisang berukuran sedang megandung 422 mg potassium.

Ganti makan pisang dengan makan nanas. Nanas adalah buah yang ramah ginjal, karena mengandung jauh lebih sedikit potasium daripada buah-buahan tropis lainnya.

10. Batasi produk Susu

Produk susu kaya akan berbagai vitamin dan nutrisi, namun juga sumber alami fosfor dan kalium. 1 Cangkir (8 ons cairan) susu murni menghasilkan 222 mg fosfor dan 349 mg potasium.

Mengonsumsi terlalu banyak susu, bersama dengan makanan kaya fosfor lainnya, dapat merusak kesehatan tulang penderita penyakit ginjal.

Ini mungkin terdengar mengejutkan, karena susu sering direkomendasikan untuk kesehatan tulang dan otot. Namun, ketika ginjal rusak, terlalu banyak konsumsi fosfor dapat menyebabkan penumpukan fosfor dalam darah. Ini bisa membuat tulang lemah yang meningkatkan risiko patah tulang.

11. Hindari buah dan Jus Jeruk

Sementara jeruk dan jus jeruk tinggi vitamin C-nya, namun juga kaya akan sumber kalium.

Satu buah jeruk besar (184 gram) menyediakan 333 mg potasium. Sedangkan jus jeruk ada 473 mg potasium dalam satu cangkir (8 ons cairan).

Mengingat kandungan potasiumnya, buah jeruk dan jus jeruk perlu dihindari atau dibatasi untuk kesehatan ginjal. Anggur, apel, dan cranberry, bisa menjadi pengganti jeruk karena memiliki kandungan kalium yang lebih rendah.

12. Hindari Daging Olahan

Daging olahan telah lama dikaitkan dengan penyakit kronis dan umumnya dianggap tidak sehat karena kandungan pengawetnya.

Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, atau dikalengkan, termasuk hot dog, bacon, pepperoni, dendeng dan sosis.

Daging olahan biasanya mengandung banyak garam, untuk meningkatkan rasa dan menjaga rasa. Jadi, penting juga untuk membatasi daging olahan karena alasan ini.

13. Hindari Aprikot

Aprikot kaya akan vitamin C, vitamin A, dan serat. Mereka juga tinggi potasium. Satu cangkir aprikot segar menyediakan 427 mg potasium. Satu cangkir aprikot kering memberikan lebih dari 1.500 mg potasium (30).

Jadi, Aprikot adalah makanan kalium tinggi yang harus dihindari untuk penderita sakit ginjal. Aprikot menawarkan kalium lebih dari 400 mg per 1 cangkir mentah dan lebih dari 1.500 mg per 1 gelas kering.

14. Hindari makan kentang dan Ubi Jalar

Kentang dan ubi adalah umbi yang kaya kalium. Satu kentang ukuran sedang (156 g) mengandung 610 mg potassium, sedangkan satu ubi jalar ukuran rata-rata (114 g) mengandung 541 mg potassium.

Untungnya, beberapa makanan kalium tinggi, termasuk kentang dan ubi jalar, dapat direndam atau dicuci untuk mengurangi kandungan kaliumnya.

Memotong kentang menjadi potongan-potongan tipis dan merebusnya selama setidaknya 10 menit dapat mengurangi kandungan potasium sekitar 50%.

Kentang yang direndam dalam panci besar selama empat jam sebelum dimasak terbukti memiliki kandungan kalium yang lebih rendah daripada yang tidak direndam sebelum dimasak.

15. Batasi Tomat

Tomat adalah buah kalium tinggi, baik disajikan segar atau saus. Satu cangkir saus tomat mengandung 900 mg potassium.

Ringkasnya, Tomat adalah buah kalium tinggi yang harus dibatasi pada diet ginjal.

17. Batasi Bayam dan Bit Hijau

Bayam dan bit hijau adalah sayuran mengandung berbagai nutrisi dan mineral, termasuk kalium. Ketika disajikan mentah, jumlah kalium bervariasi antara 140-290 mg per cangkir. Saat dimasak, sayuran menyusut, namun kandungan potasium tetap sama.

18. Batasi Kurma dan Kismis

Kurma, kismis, dan prem adalah buah-buahan yang dikeringkan. Ketika buah-buahan ini dikeringkan, semua nutrisi terkonsentrasi, termasuk kalium.

Sebagai contoh, satu cangkir plum menyediakan 1.274 mg kalium, yang hampir lima kali lipat jumlah kalium yang ditemukan dalam satu cangkir plum. Empat biji kurma menyediakan 668 mg potasium (42).

Mengingat jumlah potasium yang luar biasa yang ditemukan dalam buah-buahan kering ini, yang terbaik adalah menghindarinya untuk menjaga ginjal Anda.

19. Hindari Keripik, dan Kerupuk

Makanan ringan seperti keripik dan kerupuk cenderung kurang bergizi dan namun relatif tinggi garam. Terlebih lagi, keripik kentang, mengandung sejumlah besar kalium juga.

Keripik dan kerupuk sering dikonsumsi dalam porsi besar dan cenderung mengandung banyak garam. Terlebih lagi keripik kentang yang banyak potasium, rasanya ingin makan lebih banyak.

20. Batasi Makanan Instan

Makanan olahan instan, di antara makanan-makanan ini, makanan kemasan, biasanya diproses dan dikondisikan mengandung paling banyak natrium. Contohnya termasuk pizza beku, dan mie instan.

Tidak hanya mengandung banyak sodium, tapi makanan ini juga rendah nutrisi. Yang terbaik adalah membatasi atau setidaknya menghindari makanan ini untuk kesehatan ginjal Anda.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Latihan 45 Menit/Hari Mampu Cegah Radang Ginjal Lupus Nefritis Apa itu Lupus nefritis? Lupus nefritis adalah salah satu penyakit autoimun dari Lupus eritematosus sistemik yang mempengaruhi glomerulus (pembuluh kecil ginjal yang menyaring limbah) dan menyebabkan radang ginjal hingga gagal […]
  • Efek Samping Operasi Gagal Ginjal Tingkatkan Risiko Banyak Kanker Efek samping operasi ginjal termasuk transplantasi dapat meningkatkan berbagai risiko kanker. Cangkok ginjal merupakan tindak pengobatan gagal ginjal yang paling dipilih, meskipun ada beberapa konsekuensi, seperti peningkatan risiko […]
  • Ini Alasannya, Mengapa Gagal Ginjal Lebih Menyerang Pria Ketimbang Wanita Hormon perempuan dapat melindungi wanita dari pengembangan gagal ginjal daripada pria, demikian ulasan dari sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrology (JASN). Temuan ini dimaksudkan untuk upaya menjaga […]
  • Diagnosa Dan Pemeriksaan Fisik Hipopituitarisme Karena kelenjar pituitari menstimulan kelenjar-kelenjar lain, kekurangan hormon hipofisis sering mengurangi jumlah hormon yang diproduksi kelenjar lainnya. Oleh karena itu, dokter mempertimbangkan kemungkinan terjadinya malfungsi […]
  • Sindrom Disekuilibrium Dialisis Fenomena dari efek samping dialisis yang melemahkan tubuh penderita ini bisa menimpa mereka yang baru menjalani cuci darah. Berbagai gejala tidak menyenangkan muncul setelah cuci darah, apa yang disebut sindrom disekuilibrium […]