Gastritis

Gastritis adalah suatu penyakit yang berpusat pada peradangan dinding lambung di dalam tubuh. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah, dan juga penggunaan obat-obatan tertentu. Selain itu ada faktor lain yang menyebabkan penyakit ini muncul yaitu Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus merupakan penyebab umum dari masalah ini.

Periode gastritis ini berlangsung dengan jangka waktu singkat saja atau bisa juga untuk waktu sampai berbulan-bulan, tergantung bagaimana perilaku si pengidap apakah sudah sehat atau tidak sehat. Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, penyakit ini dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahan-lahan).

Selama ini beberapa kasus para pengidap penyakit gastritis bukanlah kondisi yang serius. Namun, Namun jika kasus para penderita penyakit ini dibiarkan hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya darah dalam jumlah yang cukup banyak, terutama karena ulkus dan atau kanker pada bagian lambung.

Kondisi ini dapat menjadi akut atau penyakit kronis. Gastritis akut dideskripsikan sebagai masalah yang muncul secara tiba-tiba. Sedangkan, pada tingkatan kronis berkembang seiring berjalannya waktu.

Jika digambarkan gastritis sebetulnya adalah kondisi dimana lapisan lambung mengalami iritasi, pengikisan atau peradangan pada lambung yang memiliki sel-sel penghasil asam dan enzim yang berguna untuk mencerna makanan. Untuk melindungi lapisan lambung dari kondisi radang atau pengikisan asam, sel-sel tersebut juga sekaligus menghasilkan lapisan lendir.

Beberapa gejala gastritis di antaranya, yaitu :

  • Perut kembung.
  • Nyeri pada lambung.
  • Hilang nafsu makan.
  • Cepat merasa kenyang saat makan.

Gejala

Gejala gastritis adalah nyeri, serta tidak nyaman pada perut selain itu juga pengidap sering muntah-muntah, dan mengalami gangguan pencernaan. Jika kondisi tersebut dianggap sebagai erosif, pasien akan mengalami kotoran yang berwarna hitam atau dapat lebih parah yaitu muntah darah.

Gastritis yang sudah memasuki tahap kronis atau sudah purah dapat menyebabkan kanker lambung, dan beberapa komplikasi lainnya. Terutama jika terdapat penipisan yang signifikan pada bagian dinding sekitaran dalam lambung dan ikut serta perubahan pada sel dalam lambung yang ada pada beberapa kasus yang sering muncul terkait masalah ini.

Berikut beberapa gejala umum dari penyakit ini antara lain, yaitu :

  • Lemah dan pucat.
  • Keluar keringat dingin.
  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Sering bersendawa.
  • Suhu badan meningkat.
  • Muntah dan juga mual.

Penyebab Gastritis

Bakteri helicobacter pylori merupakan penyebab utama gastritis, yang dapat mudah di dapatkan dari makanan atau air yang sudah tercemar. Bakteri tersebut dapat dengan mudah ditularkan dari pengidap ke orang lain. Anti-inflamatori non-steroidal (NSAID) dan konsumsi alkohol secara berlebihan merupakan penyebab umum dari penggunaan obat.

Penting untuk diingat dinding lambung akan menipis seiring bertambahnya usia, sehingga orang tua lebih rentan menderita masalah ini.

Berikut beberapa penyebab dari gastritis, yaitu :

  • Infeksi bakteri.
  • Konsumsi minuman beralkohol.
  • Muntah kronis.
  • Penyalahgunaan obat-obatan.
  • Pertambahan usia.
  • Infeksi bakteri dan virus.
  • Penyakit HIV/AIDS.
  • Anemia pernisiosa.

Cara Mengobati Gastritis

Gastritis biasanya dapat diobati dengan konsumsi obat, namun jenis obatnya tergantung pada penyebab kondisi. Jika sudah dipastikan penyebab dari gangguan ini adalah bakteri H. Pylori, makan pemberian antibiotik clarithromycin, metronidazole, dan amoxicillin, akan menjadi suatu antibiotik yang cocok. Namun lain halnya bila oenyakit disebabkan oleh produksi asam yang berlebih, pengidap justru diberikan obat untuk menghentikan, menetralisir asam lambung dan mengurangi konsumsi.

Pada umumnya tentu obat-obatan tersebut perlu waktu dalam melakukan kerjanya dalam tubuh. Oleh sebab itu, bila kondisi Anda tidak kunjung membaik setelah meminum obat, Anda harus segera berkonsultasi. Sehingga, rencana pengobatan lain dapat dirumuskan.

Untuk menyembuhkan gastritis maka Anda harus mengubah pola makan dan minum, hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya gangguan ini. pola makan harus teratur dan biasakan makan 4 sehat 5 sempurna, dan hindari stress.

Beberapa obat berikut dapat menjadi referensi untuk mengobati gastritis, yaitu :

  • Obat antibiotik.
  • Obat penghambat pompa proton
  • Obat antasida.

Mengubah gaya hidup sangat penting untuk mengobati gastritis, selain itu dapat juga dibarengi dengan mengkonsumsi obat-obatan. Baiknya kurang minum alkohol, mengatur stres, dan jangan makan terlalu banyak hal itu berfungsi untuk menghindari makanan yang membuat lambung menjadi iritasi. Cara terbaik untuk menghindari H. Pylori adalah menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan secara rutin.

Tidak terlepas dari itu salah satu faktor dari munculnya gastritis adalah Stress, sehingga pengidap diusahakn untuk tidak sering mengalami stres, karena kondisi stres merupakan salah satu faktor umum seseorang mudah terserang. kurangilah kebiasaan minum alkohol karena merupakan pola hidup yang tidak sehat, sejatinya alkohol dapat menyebabkan gejala penyakit ini selain menimbulkan penyakit juga dapat memperburuk keadaan pengidap gangguan ini. Baiknya juga Anda mengendalikan emosi yang tengah berlangsung.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!