Penyakit Eksim Dermatitis Seboroik Pada Orang Tua, Anak Kecil & Bayi

Penyakit kulit dermatitis seboroik adalah bentuk eksim kronis yang ditandai peradangan menyebabkan kulit bersisik kekuningan, berminyak; dan terbentuk ketombe di kulit kepala dan wajah, sepanjang garis rambut, di sekitar telinga, dan kadang-kadang di daerah lain.

Penyebab dermatitis seboroik

DERMATITIS SEBOROIK
DERMATITIS SEBOROIK; Copyright:Skinsight.com

Penyebabnya tidak diketahui, namun ragi Malassezia, organisme yang biasanya ada di kulit, memainkan peran penyebab. Dermatitis seboroik paling sering terjadi pada bayi, biasanya dalam 3 bulan pertama kehidupan, dan pada orang dewasa pada 30 sampai 70 tahun.

Kelainan ini lebih sering terjadi pada pria, berjalan dalam keluarga, dan lebih buruk jika cuaca dingin. Emosional atau stres fisik tampaknya memperburuk dermatitis seboroik.

Bentuk dermatitis seboroik juga terjadi pada 85% penderita AIDS. Dermatitis seboroik juga umum terjadi pada orang-orang dengan penyakit Parkinson.

Gejala dan tanda-tanda

Gejala dermatitis seboroik biasanya secara bertahap, menyebabkan garis rambut kering atau berminyak pada kulit kepala (ketombe), sangat gatal tapi rambut tidak rontok.

Pada kasus yang lebih parah, kulit yang terkena menjadi kekuning-kuningan sampai kemerahan, bersisik disertai benjolan yang muncul di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di saluran telinga, di alis, di garis hidung, di sekitar hidung, di dada, hingga di ketiak.

Pada bayi yang berusia kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik dapat menghasilkan ruam kulit kepala yang tebal, kuning, berkulit kerak (cradle cap) dan kekuningan di belakang telinga, tampak seperti jerawat merah di wajah. Seringkali, ruam popok juga menyertai ruam kulit kepala.

Pengobatan dermatitis seboroik

– Pada orang dewasa dan anak-anak:, obat sampo, krim ketokonazol, dan krim kortikosteroid
– Pada bayi dan anak kecil, sampo bayi, asam salisilat dalam minyak zaitun, atau gel kortikosteroid

Pengobatan dermatitis seboroik untuk dewasa dan anak-anak

Pada orang dewasa dan anak-anak, kulit kepala bisa diobati dengan sampo yang mengandung seng pyrithione, selenium sulfida, asam salisilat dan belerang, atau tar. Salep/krim ketokonazol (obat antijamur) juga bisa digunakan.

Kortikosteroid topikal digunakan di kepala dan daerah yang terkena. Di wajah, gunakan kortikosteroid ringan, seperti hidrokortison 1%, hati-hati menggunakan di wajah karena penggunaan jangka panjang bisa menipiskan kulit dan menimbulkan masalah lainnya.

Pengobatan dermatitis seboroik untuk bayi dan anak kecil

Pada bayi dan anak kecil yang mengalami dermatitis seboroik di kulit kepala, asam salisilat 2% dalam minyak zaitun atau gel kortikosteroid dapat digosok dengan lembut ke daerah yang sakit dengan sikat gigi yang lembut pada waktu tidur.

Kulit kepala bayi juga bisa dicuci setiap hari dengan sampo bayi ringan, dan krim hidrokortison 1% bisa digosokkan ke kulit kepala.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!