Hemofilia

Hemofilia

Apa itu hemofilia?

Hemofilia adalah penyakit langka dimana trombosit mengalami kelainan. Secara normal, trombosit membuat darah menjadi lengket sebagai faktor penggumpalan yang tergabung dengan sel darah, sehingga membuat darah berhenti atau membeku ketika terjadi luka atau cidera.

Anak-anak penderita hemophilia tidak memiliki banyak trombosit atau sedikit memiliki faktor pembekuan darah menyebabkan pendarahan berlangsung lebih lama dari populasi anak-anak umumnya.

Tanda-tanda hemofilia

Gejala dan tanda-tanda hemofilia bisa ringan hingga parah, tergantung pada tingkat faktor pembekuan yang dimiliki si anak.

Tanda-tanda hemofilia paling umum adalah pendarahan yang tidak berhenti, seperti anak mudah mimisan, atau gusi sering berdarah. Pendarahan yang sukar berhenti disebut prolonged bleeding.

ANak-anak penderita hemofilia lebih mungkin memiliki tanda-tanda sebagai berikut:

– Anak sering mimisan atau pendarahan di hidung yang membutuhkan waktu lama untuk berhenti
– Pendarahan sukar berhenti ketika ada luka atau cidera.
– Gusi berdarah ditandai ludah yang bercampur darah
– Kulit mudah memar, karena terjadi pendarahan di bawah kulit meskipun sedikit pukulan
– Anak mengeluhkan sering nyeri otot, sendi tulang, seperti siku atau lutut, karena pendarahan di dalam tubuh (pendarahan internal)

Tanda-tanda hemofilia di kepala

Ada risiko untuk anak penderita hemofilia ketika terjatuh dan mengalami perdarahan di dalam tengkorak kepala mereka.

Gejala dan tanda-tanda hemofilia di kepala ini termasuk:

– sakit kepala parah
– leher kaku
– sering muntah
– perubahan mental, seperti kebingungan, mudah marah dll
– kesulitan berbicara, gagap, lidah cadel
– perubahan pandangan mata, seperti buram, penglihatan ganda
– kehilangan keseimbangan
– kelumpuhan beberapa otot wajah

Kapan pergi ke puskesmas?

Segera pergi ke puskesmas, kunjungi dokter jika Anda melihat tanda-tanda hemofilia di dibawah ini

– Anak mudah memar dan mudah berdarah yang tidak berhenti
– Anak memiliki gejala-gejala perdarahan di sendi – misalnya, kesemutan, nyeri, atau kekakuan sendi,atau sendi menjadi panas, bengkak, dan nyeri
– Orang tua memiliki riwayat keluarga dengan hemofilia dan orang tua berencana untuk memiliki bayi

Beri Vote Jika Bermanfaat

Artikel Terkait

Bagikan Ke Temanmu: