Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Definisi Penyakit / Herpes Simpleks

Herpes Simpleks

/
/
/
img
0
(0)

Perbedaan Herpes Simpleks Tipe 1 dan 2. Virus herpes simpleks dibedakan menjadi dua jenis: tipe 1 (HSV-1 atau herpes oral) dan tipe 2 (herpes HSV-2 atau genitalis). HSV-1 menyebabkan luka (kadang-kadang disebut lepuh demam atau cold sores) di sekitar mulut dan bibir.

HSV-1 dapat menyebabkan herpes genitalis, namun kebanyakan kasus herpes genitalis disebabkan oleh HSV-2.

Pada HSV-2, orang yang terinfeksi mungkin mengalami luka di sekitar alat kelamin atau anus. Meskipun HSV-2 dapat terjadi di lokasi lain, luka ini juga muncul di bawah pinggang.

Perbedaan virus HSV 1 dan virus HSV 2 berdasar cara penularan

HSV-1 ditularkan melalui sekresi atau luka mulut pada kulit, dapat menyebar melalui ciuman atau berbagi benda seperti sikat gigi atau peralatan makan.

Pada HSV-2, orang bisa tertular melalui kontak sek-sual dengan seseorang yang memiliki infeksi HSV-2 genitalis.

HSV-1 dan HSV-2 dapat menyebar meski salah satu dari mereka tidak ada luka. Wanita hamil dengan herpes genitalis harus berbicara dengan dokter karena herpes genitalis dapat menular ke bayi saat melahirkan.

Kondisi tubuh lemah bisa tertular virus herpes simpleks

Bagi banyak orang dengan herpes, serangan (wabah) herpes dapat diakibatkan oleh kondisi berikut:

– Memiliki penyakit umum (dari penyakit ringan hingga kondisi serius)
– Kelelahan
– Tekanan fisik atau emosional
– Imunisasi karena AIDS atau obat-obatan seperti kemoterapi atau steroid
– Trauma di daerah yang terkena, termasuk aktivitas sek-sual
– Anda sedang haid

Apa saja gejala HSV?

Gejala HSV biasanya muncul sebagai lepuhan berisi air atau banyak lepuh pada atau di sekitar daerah yang terkena seperti mulut, alat kelamin, atau dubur. Lepuh yang pecah meninggalkan luka yang menyakitkan.

Baca lebih lengkap : gejala herpes simpleks

Bagaimana HSV Didiagnosis?

Seringkali, penampilan HSV khas dan tidak diperlukan pengujian untuk memastikan diagnosisnya. Jika penyedia layanan kesehatan tidak yakin, HSV dapat didiagnosis dengan tes laboratorium, termasuk tes DNA dan uji kultur virus.

Bagaimana Herpes Diobati?

Meski belum obat untuk herpes, perawatan bisa meredakan gejalanya. Obat dapat mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan wabah dan bisa memperpendek waktu penyembuhan.

Obat-obatan termasuk Famvir, Zovirax, Acyclovir, dan Valtrex adalah salah satu obat yang digunakan untuk mengobati gejala herpes. Mandi air hangat dan krim pengurang rasa sakit bisa menghilangkan penderitaan Anda.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :