Keringat Gustatori

Keringat Gustatori

Jika Anda berkeringat berlebihan pada saat makanan atau setelah makan, yang Anda gambarkan itu disebut “keringat gustatori,” yang berarti keluar keringat terkait dengan indera perasa atau pengecapan.

Anda berkeringat saat Anda sedang makan dan, terkadang, bahkan hanya memikirkan makanan, keringat mulai keluar. Keringat berlebihan biasanya muncul di wajah, garis rambut dan leher.

Penyebab berkeringat setelah makan

Beberapa kasus keringat gustatory disebabkan oleh luka bedah atau cedera pada kelenjar parotid, atau lebih khusus lagi pada saraf auriculotemporal yang mengendalikan produksi air liur oleh parotid.

Kira-kira 24 persen pasien yang menjalani operasi kelenjar parotid akan mengalami sindrom gustatori sesudahnya. Jika cedera saraf adalah penyebab berkeringat, Anda akan mengalami keringat hanya di satu sisi wajah.

Namun dengan kehilangan kelenjar parotid akibat operasi, saraf auriculotemporal akan menempelkan dirinya sendiri pada kelenjar keringat. Akibatnya, alih-alih membuat air liur, saat Anda makan atau bahkan memikirkan makanan pun, Anda akan mulai berkeringat.

Jika ada sebuah luka/ cidera saraf dan dampaknya dengan keringat, ini berarti Anda juga menderita Sindrom Frey, kataLucja Frey-Gottesman, salah satu ahli neurolog wanita di Eropa.

Jenis makanan yang Anda makan juga bisa menyebabkan berkeringat berlebih, biasanya makanan panas dan pedas, tak terkecuali sup panas atau teh panas pun bisa memicu keringat berlebihan.

Makanan panas meningkatkan suhu tubuh, secara otomatis tubuh akan mendinginkan dirinya sendiri untuk memicu mekanisme pendinginan dengan mengeluarkan keringat.

Penyebab lain

Reaksi berkeringat pada saat makan atau setelahnya, ini juga bisa dikaitkan dengan diabetes, penyakit Parkinson, atau sakit kepala cluster.

Jika salah satu kondisi medis ini menjadi penyebab, keringat biasanya terjadi pada kedua sisi wajah, pelipis, dahi, pipi, leher atau dada, dan di sekitar bibir.

Penanganan

Pengobatan berdasarkan penyebabnya, mengobati penyebab bisa mengatasi masalah berkeringat Anda. Jika bukan penyakit, keringat itu sendiri bisa diatasi dengan antiperspirant.

Pastikan untuk menguji antiperspirant yang akan Anda gunakan untuk menghindari iritasi. International Hyperhidrosis Society merekomendasikan penggunaan antiperspirant dengan formulasi aman untuk wajah dan garis rambut.

Solusi lain adalah suntikan Botox, yaitu injeksi toksin botulinum, dilaporkan berhasil mengendalikan keringat wajah berlebihan (hiperhidrosis) selama beberapa tahun. Jika Anda ingin mencari informasi ini, pastikan untuk menemukan dokter kulit yang berpengalaman dalam kasus hiperhidrosis.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • IStilah Dan Kamus Penyakit Keringat Berlebihan Berkeringat berlebihan (hiperhidrosis), terutama di telapak tangan, ketiak, pangkal paha dan telapak kaki, adalah masalah yang umum terjadi. Selain mengganggu aktivitas normal sehari-hari, keringat berlebihan bisa menyebabkan kecemasan […]
  • Hiperhidrosis Munculnya keringat berlebihan adalah kondisi umum di mana seseorang memiliki penyakit hiperhidrosis Berkeringat dapat mempengaruhi seluruh tubuh, atau mungkin hanya mempengaruhi area tertentu. Area tubuh yang sering mengalami keringat […]
  • 17 Cara Bikin Ramuan Alami Stop Keringat Berlebihan & Bau Badan Kekurangan nutrisi, stres, kegelisahan dan sirkulasi yang buruk bisa memicu keringat berlebihan (hiperhidrosis). Orang dengan diabetes, masalah jantung, obesitas dan hipertiroidisme lebih rentan terhadap hiperhidrosis sekunder. Selain […]
  • Penyebab Keringat Berlebihan – Hiperhidrosis Primer Dan Sekunder Penyakit keringat berlebihan atau hiperhidrosis dibagi menjadi dua kategori yang tergantung pada penyebab yang telah diidentifikasi, yaitu hiperhidrosis primer dan sekunder. Penyebab hiperhidrosis primer Dikatakan sebagai hiperhidrosis […]
  • Astigmatisme Astigmatisme bisa disebut juga mata silinder, merupakan gangguan penglihatan yang membuat pandangan mata menjadi kabur. Hal tersebut terjadi karena cacatnya pada kelengkungan lensa atau kornea mata sehingga cahaya yang masuk ke mata […]