Leukemia Pada Ibu Hamil Dan Dampak Untuk Janin Dalam Kandungan

Leukemia Pada Ibu Hamil

Ada 2 tipe leukemia akut pada ibu hamil: dua pertiga adalah leukemia myeloid akut; dan sepertiganya adalah leukemia limfoblastik akut. Paparan pestisida selama kehamilan dapat menyebabkan risiko leukemia untuk bayi pada dua kali lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang tidak melaporkan paparan pestisida.

Kelangsungan hidup wanita hamil dan non-hamil telah meningkat dengan adanya kemoterapi modern dan perawatan paliatif. Tingkat remisi 70-75% dan masa kelangsungan hidup rata-rata 6 sampai 12 bulan saat ini dilaporkan untuk leukemia ibu hamil. Angka-angka ini tidak berbeda dengan yang diraih pada wanita tidak hamil dengan leukemia akut.

Dampak leukemia ibu hamil pada janin

Leukemia akut dapat mempengaruhi kehamilan dan janin. Retardasi pertumbuhan intrauterine janin telah dilaporkan pada ibu yang tidak diobati dengan kemoterapi.

Selain itu, persalinan prematur, ab0rsi spontan dan induksi kelahiran masih sering terjadi pada leukemia selama kehamilan.

Ada laporan tentang leukemia yang menginfiltrasi plasenta dan satu kasus leukemia monokitik infantil akut yang disebabkan oleh transmisi vertikal sel leukemia pada ibu.

Pengobatan

Umumnya, wanita hamil diperlakukan sebagai wanita yang tidak hamil. Aborsi terapeutik harus dipertimbangkan pada usia kehamilan dini, namun jika wanita tersebut memutuskan untuk melanjutkan kehamilan obat tertentu seperti metotreksat akan diganti.

Pengobatan anti-leukemia standar dapat diberikan dengan aman selama trimester kedua dan ketiga. Pengiriman dini mungkin harus dilakukan demi kelangsungan hidup janin dan ibu bisa sembuh total.

Leukemia mieloid kronis selama kehamilan harus ditangani seperti pada pasien non-gestasional karena penyakit ini memiliki fase awal yang kronis, biasanya dikelola secara konservatif selama kehamilan, sementara pendekatan agresif, seperti transplantasi sumsum tulang, dapat dipertimbangkan setelah melahirkan.

Pencegahan

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Causes and Control, Agustus 2004 ini merupakan pertama kalinya para periset melakukan survei sistematis terhadap diet wanita dan menghubungkannya dengan risiko leukemia pada masa kanak-kanak.

Kelompok buah dan sayuran tertentu, termasuk wortel, kacang kedelai dan blewah – memiliki efek kuat untuk menurunkan risiko leukemia pada anak-anak. Para peneliti menunjukkan manfaat nutrisi, seperti karotenoid sebagai faktor pelindung potensial.

Para peneliti melihat lebih jauh dan menemukan bahwa glutathione adalah nutrisi dalam kelompok protein dengan kaitan kuat dengan penurunan risiko kanker yang lebih rendah.

Glutathione adalah antioksidan yang ditemukan pada daging dan kacang-kacangan. Komponen ini berperan dalam sintesis dan perbaikan DNA, serta detoksifikasi senyawa berbahaya tertentu, termasuk pestisida.

Pedoman diet nasional merekomendasikan agar orang makan setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari, dan dua sampai tiga porsi makanan dari kelompok protein.

Kesimpulan

– Folat dan vit B12 yang dikonsumsi oleh wanita hamil dapat melindungi bayi dari leukemia.
– Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita yang makan lebih banyak sayuran, buah dan makanan yang mengandung protein sebelum kehamilan memiliki bayi sehat dengan risiko leukemia yang rendah.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Tanda dan Gejala Leukemia Akut Saat Sel-Sel Limfoblast Bereaksi Gejala leukemia limfoblastik akut cenderung menyerupai kondisi medis lainnya, namun setiap individu mungkin mengalami gejala berbeda. Gejala yang muncul dapat berupa gejala spesifik atau gejala umum akibat tubuh memproduksi sel blast atau […]
  • 7 Kelainan Genetik Sebagai Penyebab Leukemia Limfoblastik Akut Etiologi leukemia limfoblastik akut tidak begitu jelas. Periset telah menunjukkan bahwa penyakit kanker darah tipe ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor termasuk genetik, biologis, dan lingkungan. Ditinjau dari aspek etiologi, […]
  • Studi: Khasiat Avokatin Biji Alpukat Melawan Leukemia Myeloid Akut Benarkah alpukat bisa mengobati leukemia atau kanker darah? Kandungan Avokatin B pada biji Alpukat bisa melawan dan mengalahkan bentuk leukemia langka, khususnya leukemia myeloid akut, penyakit kanker sel darah putih ganas dan […]
  • Leukemia Limfoblastik Akut Leukemia limfoblastik akut adalah salah satu bentuk kanker darah yang ditandai dengan proliferasi abnormal limfoblas di sumsum tulang dan getah bening, sel kanker memiliki kemampuan untuk berkembang dalam waktu singkat. Kata "Akut" […]
  • Levofloksasin, Antibiotik Untuk Neutropenia Pada Leukemia Anak-Anak Leukemia menandakan makna bahwa sel darah yang belum matang bermutasi menjadi sel kanker. Sel-sel mentah ini tidak bekerja sebagaimana mestinya dan mereka menyingkirkan sel darah sehat di sumsum tulang. Peneliti Rumah Sakit St. Jude […]