5 Macam Radiasi UV Yang Menyebabkan Anda Berisiko Kanker Kulit

5 Macam Radiasi UV Yang Menyebabkan Anda Berisiko Kanker Kulit

Sekitar 99 persen kanker kulit non-melanoma (karsinoma sel basal dan sel skuamosa) dan 95 persen melanoma disebabkan oleh paparan radiasi ultraviolet (UV). Sementara, sumber radiasi UV yang paling umum adalah matahari. Namun, ada sumber radiasi lain yang meningkatkan Anda mendapatkan resiko kanker kulit.

Paparan berlebihan radiasi UV menyebabkan kerusakan sel-sel kulit, bahkan sulit untuk diperbaiki setelah sel-sel kulit sudah rusak.

Pada awalnya, kerusakan kulit dimulai sebagai warna cokelat dan kadang-kadang akan menjadi sunburn yang ditandai kulit warna merah dan iritasi (terbakar matahari, sunburn).

Ketika paparan UV mengena kulit Anda secara berulang atau berkepanjangan, sel-sel kulit akan rusak sehingga Anda mungkin mengalami tanda-tanda penuaan dini (seperti kulit keriput dan kendur) atau mengembangkan kanker kulit.

Untuk mencegah efek paparan sinar UV, Anda perlu memblokir radiasi ini agar tidak menyentuh kulit Anda baik dengan topi, kacamata hitam, tabir surya atau pakaian lengan panjang.

Berikut adalah 5 macam radiasi UV yang menyebabkan kerusakan kulit, mengarah ke penuaan dini, hingga resiko kanker kulit.

1. Sinar matahari

Sinar UV matahari tidak bisa dilihat atau dirasakan. Radiasi UV berbeda dari panas matahari atau cahaya yang bisa Anda rasakan, itulah sebabnya Anda masih bisa terbakar matahari meskipun cuaca dingin atau mendung.

Lalu, kapan matahari mengeluarkan radiasi UV matahari paling banyak dan paling kuat?

  • Waktu siang hari: Radiasi UV dari matahari paling kuat antara jam 10 pagi sampai jam 4 sore.
  • Waktu musim panas dan musim semi
  • Anda berada di wilayah garis khatulistiwa: Tingkat UV lebih kuat ketika Anda berada dekat khatulistiwa.
  • Cuaca mendung: Kadang-kadang, mendung atau awan dapat memblokir radiasi UV. Namun, di sisi lain, sinar UV justru terkumpul dan di saat itu awan tersebut bergeser maka pantulan sinar UV akan diperbesar mengena ke kulit Anda.
  • Permukaan reflektif: sinar UV dapat memantul di air, pasir, salju, rumput, dll.

2. Lampu UV led hitam

Lampu ini memiliki cahaya ungu dan digunakan untuk melihat bahan-bahan fluorescent. Lampu UV ini juga sebagai penolak serangga.

3. Tanning bed

Solarium komersial (sunbeds atau tanning bed) mengeluarkan radiasi UV secara intens. Jumlah radiasi UV yang di terima kulit Anda tergantung pada berapa lama Anda tiduran di tanning bed dan berapa kali Anda menggunakannya. Jika Anda menggunakan kasur ini sebelum usia 35 tahun, Anda berisiko melanoma hingga 75 persen.

4. Nail salon lamps

Lampu UV ini digunakan di salon kuku untuk mengeringkan cat kuku. Semburan radiasi UV yang pendek dan intens diserap oleh tangan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa risiko terkena kanker kulit dari lampu-lampu ini sangat kecil, karena tingkat paparan sangat rendah.

5. Lampu Xenon, lampu plasma, dan las listrik

Lampu Xenon digunakan untuk banyak hal, seperti proyeksi video, fiber optik, desinfeksi, untuk mensimulasikan panel surya dan bahkan di beberapa mobil lampu depan. Untuk lampu plasma dan las listrik, orang-orang yang bekerja dengan alat-alat ini harus selalu memakai pakaian pelindung khusus.

5 Macam Radiasi UV Yang Menyebabkan Anda Berisiko Kanker Kulit
5 (100%) 1 vote
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!