Limfoma Sel-T Kutaneus

5
(1)

Ada beberapa kanker kulit tidak terkait dengan sinar radiasi UV matahari, namun beberapa di antaranya dapat berakibat fatal. Salah satu kanker tersebut adalah Limfoma Cutaneous Sel T (CTCL: Cutaneous T-cell lymphoma). Meskipun dapat diobati, namun sulit untuk disembuhkan, banyak pasien hidup dengan kanker ini selama sisa hidup mereka.

Patofisiologi Limfoma Cutaneous Sel T – Sel T (atau sel T-limfosit) adalah jenis sel darah putih dari sistem limfatik yang melindungi tubuh dari infeksi. Sel T memainkan peran utama dalam sistem kekebalan tubuh, sel-T mencari dan menghilangkan infeksi, bakteri, dan virus.

Ia diproduksi di sumsum tulang, sel-sel ini tumbuh dan berkembang di Thymus: organ limfoid tepat di bawah tulang dada di dekat ke jantung. Sel-T membawa reseptor unik yang memungkinkan mereka untuk bereaksi, mencari, dan menyerang hampir semua antigen yang ada di dalam tubuh, kecuali mereka sendiri terinfeksi.

Limfoma sel-T kutaneus adalah sejenis limfoma non-Hodgkin yang secara langsung menyerang sel-sel T tubuh. Limfoma sel-T kutaneus adalah salah satu dari beberapa variasi limfoma sel T, dimulai di limfosit yang ada di kulit, mengubahnya menjadi sel-sel ganas.

Gejala Limfoma Sel-T Kutaneus. Kanker ditandai dengan pertumbuhan abnormal limfosit yang terinfeksi. Sel-sel ganas ini dapat tumbuh dan berjalan di seluruh tubuh, di kulit, kelenjar getah bening, organ, darah, dan sumsum tulang, tetapi lebih sering berada di dalam kulit.

Biasanya, tubuh sangat mengontrol populasi limfosit, seperti halnya dengan sel-sel lain. Dalam sistem kekebalan yang sehat, sel-sel baru hanya diciptakan untuk menggantikan sel-sel mati atau tua. Memiliki penyakit CTCL, berarti sel-sel darah putih menjadi liar dan ganas, tidak normal dan tidak terkendali.

Dibandingkan limfoma sel-B, CTCL mungkin kurang berakibat fatal tetapi saat ini juga tidak ada obat yang tersedia. Bahkan pengobatan efektif untuk jangka panjang pun masih langka.

Dalam beberapa tahun terakhir, virus limfotropik-1 dianggap terlibat dalam menyebabkan limfoma terkait sel-T, namun banyak yang memiliki virus dalam sistem mereka tidak pernah mengidap kanker terkait. Kondisi ini mirip dengan karsinoma sel Merkel.

Diagnosa Limfoma Sel-T Kutaneus. Paling sering, kanker kulit terkait sel T didiagnosis melalui biopsi tumor atau formasi kulit terkait. Namun, Limfoma sel-T kutaneus sulit untuk segera dideteksi, karena sel-sel sulit dibedakan dari sel yang sehat. Ini membutuhkan tes darah, untuk memastikan hasil definitif.

Selain itu, gejala awal Limfoma sel-T kutaneus seringkali sangat mirip atau identik dengan eksim dan psoriasis. Kesamaan dengan kondisi ini sering membuat CTCL tidak terdeteksi selama bertahun-tahun, menyebabkan komplikasi pengobatan, dan memperburuk kondisi pasien.

Pengobatan Limfoma Sel-T Kutaneus. Jika Anda telah menunjukkan gejala serupa untuk jangka waktu yang lama, akan lebih bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter atau spesialis Anda tentang pengujian untuk limfoma sel-T kutaneous dan kanker kulit lainnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Macam-Macam Kanker Kulit Non Melanoma Yang Lain Ada beberapa jenis kanker kulit selain karsinoma sel basal, sel skuamosa, atau melanoma. Penyakit ini jauh lebih jarang, namun di jaman ini, mereka masih terjadi. Untungnya, penyakit kanker ini dapat diobati. Beberapa tipe kanker […]
  • Karsinoma Sel Skuamosa Apa itu Karsinoma Sel Skuamosa? Kanker kulit sel skuamosa adalah jenis kanker kulit paling umum kedua setelah karsinoma sel basal. Perbedaannya, karsinoma sel basal bersifat tidak menyebar, sedangkan karsinoma sel skuamosa memiliki […]
  • Sarkoma Kaposi Sarkoma kaposi adalah satu tipe kanker kulit yang berkembang di jaringan di bawah permukaan kulit di mana saja atau di selaput lendir mulut, hidung, atau anus. Abnormalitas penyakit ini 90% kasus muncul sebagai bercak-bercak dan benjolan […]
  • Karsinoma Sel Basal Apa Itu Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal? Kanker kulit sel basal adalah jenis kanker kulit jinak yang bersifat paling umum,  juga yang paling tidak berbahaya. Nama karsinoma sel basal ini berasal dari bagian layer kulit, yaitu sel […]
  • Melanoma Amelanotik Melanoma Amelanotic merupakan satu tipe kanker kulit ganas yang bersifat menyebar atau bermetastasis, dan berpotensi mengancam jiwa penderitanya. Tidak seperti kebanyakan bentuk melanoma umumnya, seseorang didiagnosa melanoma amelanotik […]