6 Bahaya Kanker Kulit Jika Tak Diobati Dan Kemungkinan Komplikasinya

bahaya kanker kulit

Apa saja bahaya kanker kulit jika tidak diobati? Ada sejumlah komplikasi yang mungkin terjadi. Jika Anda memiliki kanker kulit non-melanoma, termasuk kanker sel basal atau karsinoma sel skuamosa, mungkin akan mengalami kekambuhan atau rekurensi.

Jika Anda memiliki melanoma, bahaya dan komplikasi mungkin terkait dengan sifat metastasis kanker ke bagian lain dari tubuh termasuk hati, tulang, kalenjar getah bening, hingga ke otak. Jika tak diobati, kanker kulit bisa mengancam jiwa.

Beberapa bahaya kanker kulit dan komplikasinya termasuk:

1) Infeksi Sekunder

Karena kanker mengganggu pelindung kulit, bakteri dapat masuk menyebabkan infeksi kulit. Infeksi bisa ringan atau berat, seperti kondisi jerawat hingga selulitis (infeksi menyebar di permukaan dan dalam kulit), dan bahkan pada infeksi bakteri staph yang serius dan sepsis (infeksi luas tubuh).

2) Jaringan parut atau cacat kulit

Bekas luka dan cacat dapat terjadi karena kanker kulit itu sendiri, atau karena dampak pengobatan. Ketika kanker kulit ditemukan lebih awal, komplikasi ini jarang terjadi, tetapi kanker yang telah hadir untuk beberapa waktu dapat menyerang lebih dalam ke jaringan, merusak saraf atau otot.

3) Lymphedema

Lymphedema adalah suatu kondisi di mana cairan menumpuk di sebagian tubuh karena kerusakan pada kelenjar getah bening dan pembuluh limfatik. Pembuluh limfa bekerja dengan mengumpulkan cairan bebas di jaringan dan mengirimkannya kembali ke vena.

Ketika kerusakan terjadi pada kelenjar getah bening dan pembuluh darah, penumpukan cairan menyebabkan pembengkakan dan kekakuan pada kulit.

Banyak penderita kanker kulit memiliki lymphedema lengan. Memiliki kanker kulit, Anda memiliki resiko limfedema. Operasi pengangkatan kelenjar getah bening dihapus juga bisa meningkatkan resiko lemfedema.

4) Kekambuhan

Sama seperti kanker lainnya, kanker kulit dapat kambuh juga, meskipun telah diobati. Kanker kulit non-melanoma (kanker sel basal atau karsinoma sel skuamosa) dapat kambuh secara lokal (di daerah di mana mereka berasal). Tetapi kanker melanoma dan beberapa tipe karsinoma sel skuamosa dapat muncul kembali di tempat berbeda yang lebih jauh.

5) Kanker Metastasis

Metastasis jarang terjadi dengan kanker sel basal atau kanker sel skuamosa tahap awal. Namun, melanoma dan kanker sel skuamosa stadium lebih lanjut, bisa menyebar ke daerah lain di tubuh.

Melanoma dapat menyebar ke hampir setiap wilayah tubuh, tetapi situs yang paling umum dari metastasis melanoma, serta metastasis karsinoma sel skuamosa, adalah kelenjar getah bening, tulang, paru-paru, hati, dan otak.

Penyebaran kanker kulit ke tulang dapat menyebabkan fraktur (tulang lemah). Gejala rasa sakit di punggung hingga ke bawah kaki, kelemahan atau mati rasa di kaki, atau kehilangan kontrol saat buang air kecil atau buang air besar merupakan peringatan kompresi sumsum tulang belakang karena kanker kulit metastasis ke tulang belakang.

Bahaya kanker kulit yang menyebar ke paru-paru bisa menyebabkan batuk yang terus menerus atau sesak nafas. Jika Menyebar ke hati (metastasis hati) dapat menyebabkan penyakit kuning.

Jika menyebar ke otak, dapat menyebabkan sakit kepala, kejang, perubahan penglihatan, atau kelemahan pada satu sisi tubuh.

6) Kecemasan dan Depresi

Kanker tumbuh di daerah yang terlihat seperti di wajah, dapat menyebabkan kecemasan dan depresi karena gangguan penampilan. Operasi plastik, mungkin diperlukan untuk memulihkan keadaan.

Anda perlu pemeriksaan rutin untuk memantau kesehatan Anda dengan berbagai teknik pemeriksaan diri yang dapat Anda gunakan untuk memeriksa setiap perubahan pada kulit, atau adanya perubahan kelenjar getah bening yang membesar di dekat lokasi kanker. Temui dokter kanker spesialis sesegera mungkin.

Juga sangat penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah paparan sinar matahari berlebihan. Lihat tips mencegah kanker kulit.

Setelah Anda mengembangkan satu melanoma atau non-melanoma, Anda berisiko lebih tinggi terkena kanker kulit baru jenis yang sama, dan juga bentuk-bentuk kanker kulit yang lain. Baca: Jenis-jenis kanker kulit lainnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Mengapa Kanker Kulit Di Kepala Lebih Berbahaya? Cari Tahu Alasannya! Bisakah kanker kulit muncul di kulit kepala? Ya, tentu saja bisa karena semua bentuk kanker kulit dapat terjadi pada setiap bagian tubuh yang memiliki sel melanosit (sel penghasil pigmen) dan itu termasuk kulit kulit kepala […]
  • Pertanyaan Tentang kanker Kulit Yang Sering Diajukan Pertanyaan Tentang kanker Kulit. Di situs klinikhijau.com, kami memberikan Anda tentang gambaran dan fakta-fakta kanker kulit, meliputi: penyebab, gejala, perawatan kulit yang harus diikuti, dan vaksin yang tersedia. Pertanyaan […]
  • Cara Memahami Ciri-Ciri Melanoma Dengan ABCDE Skin Ca Ingin tahu bagaimana gambaran ciri-ciri melanoma? Tahi lalat, benjolan, noda atau ada luka aneh yang tidak biasa, atau ada perubahan pada penampilan atau perasaan di kulit Anda, mungkin merupakan tanda melanoma atau jenis kanker kulit […]
  • Melanoma Maligna Melanoma Maligna adalah jenis kanker kulit paling berbahaya, menyumbang hingga 75% kematian akibat kanker kulit. Ia hadir sebagai tambalan kulit yang gelap, mirip tahi lalat yang lebar dengan batas atipikal. Warna dapat bervariasi […]
  • Karsinoma Sel Basal Apa Itu Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal? Kanker kulit sel basal adalah jenis kanker kulit jinak yang bersifat paling umum,  juga yang paling tidak berbahaya. Nama karsinoma sel basal ini berasal dari bagian layer kulit, yaitu sel […]