Hit enter after type your search item
Statistik Penyebaran Virus Corona Di Indonesia Dan Dunia - Terbaru Hari Ini!
Lihat Di Sini
Home / Penyakit / Kanker Kulit / Apa Saja Gejala Keratosis Aktinik

Apa Saja Gejala Keratosis Aktinik

/
/
/
img
0
(0)

Gejala awal keratosis aktinik bisa dideteksi ketika Anda merasakan kelainan kulit. Ada area kecil, agak kasar pada kulit Anda. Pada tahap awal ini, muncul lesi ketika kulit berubah warna, agak sedikit coklat. Selang beberapa waktu, lesi menjadi merah muda atau kemerahan saat mereka membesar dan meluas.

Umumnya, luas lesi biasanya 1-3 mm meskipun ada beberapa mungkin sebesar 1-2 cm. Beberapa bagian bisa menjadi lebih tebal daripada yang lain, cenderung tumbuh keluar dari kulit dan dikenal sebagai keratosis aktinik hipertrofik atau tanduk kutaneus (mirip kutilan).

Gambar Gejala keratosis aktinik
keratosis aktinik

Ketika keratosis aktinik mulai menebal, mungkin sedikit banyak ada pertanyaan, apakah perubahan yang berkembang ini mengindikasikan kanker sel skuamosa?. Ya Biasanya, tetapi tidak selalu, ada penebalan di dalam kulit terutama dalam kasus kanker sel skuamosa yang disebut indurasi.

Keratosis aktinik bisa muncul di bibir, disebut Chelitis Aktinik. Actinic chelitis biasanya terlihat di bibir bawah. Garis bibir sering tidak jelas dan ada perubahan putih yang disebut leukoplakia. Kasar, bersisik dan kemerahan kadang-kadang terlihat di bibir dan kulit dapat mengembangkan beberapa erosi kecil, membuat pengerasan kulit.

Sementara kemungkinan perubahan dari kondisi jinak ke ganas terjadi relatif rendah (5-10%), tidak ada metode yang dapat diandalkan yang memprediksi yang mana yang akan menjadi kanker nantinya. Untuk alasan ini, sangat disarankan agar actinic keratosis dirawat dan diobati dengan baik saat masih jinak.

Keratosis aktinik sering dikaitkan dengan kanker, tetapi Keratosis aktinik itu bukan kanker yang sebenarnya. Mereka adalah lesi prakanker, ini artinya bahwa mereka nantinya dapat berkembang menjadi jenis kanker kulit yang disebut kanker sel skuamosa (SCC: Squamous Cell Carcinoma).

Meskipun keratosis aktinik jarang membuat perasaan tidak nyaman, seperti gatal, atau rasa tidak menyenangkan lainnya, namun ini adalah masalah kulit yang berpotensi menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah pasien.

Meskipun banyak pasien fokus menganggap aspek-aspek kosmetik menjadi penyebab penyakit ini, keratosis aktinik dianggap sebagai kondisi medis serius karena kemungkinan berkembang menjadi kanker. Dengan demikian, pastikan Anda mendaftarkan diri untuk asuransi medis seperti BPJS. Mereka akan menanggung biaya sebagian atau seluruhnya, biaya perawatan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :