Hubungan Sebab Akibat Antara Penipisan Ozon, Kanker Kulit Dan Katarak

Hubungan Sebab Akibat Antara Penipisan Ozon, Kanker Kulit Dan Katarak

Apa penyebab kanker kulit dan katarak? Manusia lebih rentan terhadap kanker kulit dan katarak dihubungkan oleh sebab akibat dari penipisan lapisan ozon stratosfer (deplesi ozon). Menipisnya lapisan ozon memiliki efek buruk kesehatan kita karena paparan sinar matahari langsung menyebabkan kerusakan pada jaringan manusia, termasuk kanker kulit dan lesi mata seperti katarak.

Gelombang elektromagnetik penyebab kanker kulit.

Radiasi gelombang elektromagnetik yang menjadi penyebab utama kanker kulit adalah ultraviolet B karena sinar ini bersifat karsinogenesis. Sinar matahari terdiri dari spektrum gelombang radiasi elektromagnetik, termasuk radiasi ultraviolet (UVR). UVR dibagi menjadi UVA, UVB, dan UVC. UVC memiliki panjang gelombang terpendek, dan dengan demikian sepenuhnya diserap oleh ozon stratosfer.

UVA memiliki energi terendah dan panjang gelombang terpanjang. Radiasi UVA 20 kali lebih banyak mencapai permukaan bumi daripada UVB. UVA menembus kulit Anda lebih dalam daripada UVB, namun kurang begitu pengaruh di tubuh Anda.

Di sisi lain, UVB lebih mudah diserap oleh tubuh Anda, kemungkinan besar akan diserap oleh DNA manusia, dan memulai karsinogenesis di kulit Anda. Jadi, setiap penurunan kecil lapisan ozon akan memiliki efek serius pada kesehatan Anda.

Efek penipisan Ozon pada kanker kulit

Penipisan ozon atau deplesi ozon stratosfer memiliki berbagai dampak kesehatan di kulit Anda. Studi epidemiologi mengimplikasikan bahwa radiasi matahari sebagai penyebab kanker kulit — termasuk karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal, dan melanoma — dengan risiko lebih tinggi pada individu dengan kulit putih cerah.

Dan risiko tertinggi untuk kanker kulit terkait dengan paparan UVB (ultraviolet B). Tentunya, ini adalah pertanda yang kurang bagus dengan adanya penipisan ozon yang mengarah ke tingkat radiasi UVB yang lebih besar.

Tak hanya resiko kanker kulit, semua efek kerusakan lain pada kulit sebagai akibat meningkatnya paparan radiasi ultraviolet B, seperti kulit bintik-bintik, keriput, dan penuaan dini.

Ringkasnya, efek penipisan lapisan ozon membuat radiasi ultraviolet B matahari menembus dan diserap kulit, memberi pengaruh kesehatan yang berhubungan dengan kulit Anda, termasuk peningkatan:

  • Melanoma maligna
  • Kanker kulit non-melanoma, yaitu karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa
  • Sunburn ( kulit terbakar sinar matahari)
  • Kerusakan kulit kronis dan penuaan kulit (seperti keriput, bintik-bintik matahari, keratosis, elastosis, kulit belang-belang, dll.)
  • Photodermatoses seperti melasma

Efek penipisan Ozon pada katarak

Sama seperti untuk kulit Anda, penipisan ozon stratosfer memiliki konsekuensi kesehatan bagi mata Anda. Dengan peningkatan radiasi UVB, membuat kerusakan mata serius, seperti katarak (lensa mata keruh).

Sinar UVB bisa menembus kornea mata: lapisan luar transparan mata. UVB diserap oleh aqueous humor dan diserap oleh lensa Anda. Oleh karena itu, paparan sinar matahari dikaitkan dengan penyakit mata secara umum.

Ada hubungan yang kuat antara paparan radiasi ultraviolet dan kekeruhan lensa, seperti katarak. Studi laboratorium in vivo dan in vitro pada berbagai spesies mamalia menegaskan bahwa paparan sinar UV, khususnya UVB, bisa menginduksi kekeruhan lensa mata.

Paparan akut radiasi UV tingkat tinggi di mata, khususnya di mana cahaya dipantulkan dari permukaan seperti salju, air, atau pasir, juga dapat menyebabkan radang kornea dan konjungtiva. Ini termasuk fotokeratitis dan fotokonjungtivitis.

Ada juga bukti bahwa paparan sinar matahari (mungkin komponen cahaya biru – spektrum energi tinggi paling dekat dengan sinar ultraviolet) dapat menyebabkan degenerasi makula.

Ringkasan efek radiasi ultraviolet matahari bisa merusak mata Anda, termasuk kemungkinan peningkatan:

  • Katarak
  • Fotokeratitis
  • Fotokonjungtivitis
  • Keratopati
  • Pterygium
  • Kanker kornea dan konjungtiva
  • Melanoma Uveal
  • Retinopati matahari akut
  • Degenerasi makula
  • Dll

Kesimpulannya:  Deplesi ozon stratosfer memiliki konsekuensi kesehatan. Secara khusus, peningkatan radiasi UVB yang mencapai permukaan bumi meningkatkan kemungkinan kerusakan kulit, termasuk penuaan dan kanker kulit, dan juga gangguan mata, termasuk katarak dan banyak kondisi lainnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Penyebab Karsinoma Sel Basal Apa saja faktor resiko penyebab Kanker Sel Basal. Beberapa penyebab karsinoma sel basal di bawah ini mewakili berbagai faktor risiko yang diketahui untuk kanker kulit sel basal. Di bawah ini adalah deskripsi dari empat penyebab karsinoma […]
  • Cara Memahami Beda Antara Sinar UVA Dan UVB, Dan Pengaruhnya Terhadap Kulit Apa perbedaan antara siar ultraviolet A dan B? Bagaimana sinar UVA dan UVB bisa mengakibatkan kerusakan kulit seperti kanker kulit dan penuaan dini? Mengetahui perbedaan antara sinar UVA dan UVB memberi manfaat untuk belajar tentang […]
  • Faktor Resiko Menjadi Penyebab Karsinoma Sel Skuamosa Beberapa penyebab dan faktor resiko yang bisa memicu karsinoma sel skuamosa sebagai berikut: 1. Paparan agen Karsinogenik Sinar ultraviolet - Sebagian besar dari UV sinar matahari. Karsinoma sel skuamosa paling sering terlihat pada […]
  • Penyebab Kanker Melanoma Apa saja penyebab kanker kulit melanoma ? Sinar radiasi UV matahari adalah agen lingkungan utama yang memicu melanoma. Namun, ukuran panjang gelombang sinar matahari yang tepat yang menyebabkan melanoma tidak diketahui. Penelitian […]
  • Apa Saja Penyebab Keratosis Aktinik Keratosis aktinik atau keratosis matahari bisa terlihat terutama pada mereka yang sering bekerja di luar ruangan, pelaut, pegolf, pemain ski dan mereka semua yang mendapat paparan matahari tingkat tinggi (untuk kulit putih) Berikut ini […]