Mengapa Kanker Kulit Di Kepala Lebih Berbahaya? Cari Tahu Alasannya!

kanker kulit kepala

Bisakah kanker kulit muncul di kulit kepala? Ya, tentu saja bisa karena semua bentuk kanker kulit dapat terjadi pada setiap bagian tubuh yang memiliki sel melanosit (sel penghasil pigmen) dan itu termasuk kulit kulit kepala Anda.

Haruskah kita khawatir dengan tahi lalat di kulit kepala? Jika Anda baru-baru ini melihat tahi lalat di kulit kepala Anda atau berpikir bahwa tahi lalat yang ada sebelumnya telah mengalami perubahan, Anda harus segera memeriksakan itu ke dokter kulit atau dermatologist terdekat.

Tanda-tanda melanoma di kepala

Kanker kulit terutama tipe melanoma di kepala telah terbukti lebih mengancam jiwa daripada melanoma lain. Satu studi telah menunjukkan bahaya melanoma di kulit kepala hampir dua kali dibandingkan dengan melanoma di tempat lain di tubuh Anda.

Mengapa kanker kulit melanoma di kepala lebih berbahaya? Alasan paling umum adalah karena keterlambatan diagnosis, kecuali Anda memahami betul tanda-tanda melanoma dan berusaha mencari nya di semua kulit tubuh dan kepala Anda.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa kulit kepala adalah sebuah kondisi yang cocok untuk penyebaran sel-sel kanker melanoma, karena kepala memiliki jumlah pembuluh darah dan limfatik yang melimpah.

Gejala dan tanda-tanda melanoma di kepala bisa sangat bervariasi. Sebagian besar muncul sebagai tahi lalat atau noda kecoklatan atau hitam dengan warna dan batas gelap yang tidak beraturan.

Petunjuk yang membantu adalah munculnya beberapa tahi lalat yang lebih gelap atau ada perubahan baik bentuk atau warna. Meskipun sebagian besar gelap, beberapa bentuk yang lebih langka dapat muncul sebagai benjolan merah muda yang jelas.

Ciri-ciri kanker non-melanoma di kepala

Tipe kanker kulit lainnya seperti karsinoma sel basal (BCC) dan karsinoma sel skuamosa (SCC) juga dapat terjadi pada kulit kepala Anda. Munculnya kanker kulit pada kulit kepala memiliki gejala dan tanda-tanda bervariasi tergantung pada jenis kanker kulit itu sendiri.

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala kanker kulit non-melanoma yang muncul di kepala

  • Kanker kulit sel basal (BCC)

Di kepala, terlihat seperti nodul merah muda, bisa datar atau benjolan, atau bintil-bintil terangkat. Nodul dan lesi mudah berdarah, bahkan meskipun dengan cedera ringan.

Jika kanker membesar, biasanya memiliki pembuluh darah tidak beraturan pada permukaannya, mengkilap, kasar dan berkerak.

Kadang, kanker mencoba menyamarkan diri dengan kulit kulit kepala sehingga memiliki warna yang seperti warna kulit kepala Anda.

  • Kanker kulit sel skuamosa (SCC)

Di kepala, kanker kulit sel skuamosa ditandai bercak-bercak merah, kasar, dan bersisik. Kadang, lesi atau papula dapat dengan cepat terangkat membentuk bentol-bentol, keras, merah dan berkerak. Kadang juga bisa menjadi lembut saat ditekan. Dan kadang-kadang dapat membentuk kerak besar atau bisul.

Beberapa orang menolak gejala kanker kulit kepala, mereka berpikir dan beranggapan bahwa lesi atau bekas luka disebabkan oleh trauma atau goresan saja. Namun, bukti menunjukkan jika salah satu petunjuknya bahwa itu adalah kanker adalah sering sakit ketika ditekan, dan tidak akan sembuh dengan sendirinya.

Bagaimana cara mengetahui kanker kulit di kepala yang banyak rambut?

Akan sangat sulit untuk mencoba memvisualisasikan semua area kulit kepala Anda di cermin secara individu. Kebanyakan orang membutuhkan bantuan untuk memeriksa kulit kepala mereka secara menyeluruh. Berikut cara-cara mengetahui tanda-tanda kanker kulit di kepala Anda:

  • Cari teman – pilih lokasi terang, gunakan sisir untuk membantu memisahkan rambut
  • Cari tukang potong rambut – Lihatlah, apakah ada bintik-bintik yang tidak biasa di kulit kepala Anda selama potong rambut

Bagikan Pada Temanmu!