Kanker Kulit Keratosis Solaris Atau Keratosis Aktinik

Keratoses Aktinik atau keratosis solaris adalah lesi pra kanker yang terbentuk di lapisan epidermis. Penyakit kulit ini diidentifikasi dengan perubahan atipikal dalam keratinosit, sebuah sel-sel yang membentuk sebagian besar epidermis. Aktinik Keratoses bukanlah kanker, namun itu sebuah kondisi pra kanker untuk gejala karsinoma sel skuamosa.

Beberapa keratosis bisa menjadi kanker kulit skuamosa ganas. Kehadiran keratosis actinic mempengaruhi pria tua dengan prevalensinya mungkin setinggi 40% pada orang yang berkulit putih di atas usia 50 tahun.

Gambar Foto Aktinik Keratosis
Gambar Aktinik Keratosis

Tipe-tipe Keratosis Aktinik

  • Hypertrophic Actinic keratosis
    • ini adalah lesi bersisik merah menebal
    • Merupakan kondisi pra kanker untuk Karsinoma sel skuamosa
    • Kadang berbentuk seperti kutil kulit
    • Merupakan kondisi pra kanker untuk karsinoma sel basal
    • Kadang disebut iritasi keratosis seboroik
  • Keratinosis aktinik pigmentasi
    • Merupakan kondisi pra kanker untuk lentigo maligna melanoma
    • Bisa jadi gejala melanoma in situ (in situ = dalam epidermis)
    • Kanker sel basal berpigmen

Di mana Keratosis Aktinik ditemukan

  • Itu selalu terlihat di daerah yang terkena sinar matahari di wajah, punggung tangan, lengan bawah, serta di kaki.
  • Hal ini terlihat juga pada kulit kepala pria botak serta pada telinga dan bibir. Ketika bibir terkena, kondisi ini disebut actinic cheilitis.

Kapan Keratosis itu terjadi

  • Ini mungkin pertama kali terlihat di usia 30-an.
  • Diperkirakan 80% usia 70 tahun akan memiliki keratosis aktinik.

Apa saja faktor penyebab Keratosis Aktinik

  • Keratosis solaris berkembang sebagai konsekuensi dari kerusakan kulit akibat sinar matahari jangka panjang. Namun, patogenesis Actinic Keratosis biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun. Meskipun demikian akumulasi kerusakan akibat sinar matahari harus dipahami sebagai penyebab utama perkembangan keratosis aktinik.
  • Paparan sinar matahari yang parah selama tahun-tahun awal kehidupan seseorang adalah faktor yang signifikan untuk pengembangan keratosis solaris. Orang dengan kulit putih pucat memiliki sedikit melanin sehingga sedikit pula perlindungan dari radiasi UV, menjadikan mereka kelompok yang paling rentan terhadap actinic keratosis.
  • Perlindungan matahari sangat penting untuk mengurangi peluang mengembangkan Aktinik Keratoses di kemudian hari.
  • Faktor risiko lain termasuk sistem kekebalan yang lemah. Pasien transplantasi organ memiliki kemungkinan tinggi untuk mengembangkan keratosis solaris karena obat imunosupresif untuk mencegah penolakan organ.
  • Pasien AIDS yang memiliki sistem kekebalan yang lemah juga lebih rentan untuk mengembangkan keratosis solaris daripada populasi umum rata-rata.
Beri Vote Jika Bermanfaat
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!