Karsinoma Sebasea

Apa itu Karsinoma sebaceous? Karsinoma sebasea adalah kanker kulit langka terbentuk di kelenjar sebasea yang melumasi kulit (sebum), biasanya di mata. Meskipun dapat berkembang di mana saja di tubuh, paling sering ditemukan pada kelopak mata. Kanker dapat menyebar (bermetastase) di tempat lain di tubuh jika tidak diobati.

Kebanyakan orang yang didiagnosis dengan karsinoma sebasea adalah antara 60 dan 80, meskipun penyakit ini dapat mempengaruhi semua usia.

Penyebab

Ada beberapa penyebab karsinoma sebaceous dilihat dari beberapa faktor risiko yang dicurigai:

  • Paparan sinar matahari tidak terproteksi
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat infeksi HIV
  • Pernah menjalani terapi radiasi sebelumnya ke kepala atau leher

Tanda-tanda dan gejala

Karsinoma sebaceous yang berkembang pada kelopak mata, menyebabkan terbentuknya benjolan, warna kuning, keras dan sering tidak menimbulkan rasa sakit. Terkadang, Anda harus meregangkan kelopak mata untuk melihat sesuatu. Beberapa tanda-tanda dan gejala lain, termasuk:

  • Benjolan seperti jerawat
  • Kadang berdarah
  • Sakit tidak segera sembuh atau sering kambuh
  • Ada sisik atau kerak penebalan warna kuning atau kemerahan, di mana kelopak mata bertemu dengan bulu mata

Gejala sebagai indikasi kanker, jika

  • Terlihat seperti mata merah atau trimbilan
  • Ada benjolan lain yang mengeluarkan cairan
  • Mata terasa sakit

Mayoritas pertumbuhan karsinoma sebasea di kelopak mata adalah non-kanker atau disebabkan oleh kondisi lain, tetapi penting untuk menemui dokter.

Di tempat lain di tubuh, karsinoma sebasea mungkin tampak seperti benjolan berwarna merah muda atau kuning yang tumbuh lambat, kadang berdarah.

Diagnosa

Jika karsinoma sebasea dicurigai, dokter akan merekomendasikan evaluasi lebih lanjut. Tes mungkin termasuk:

  • Pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk kulit dan kelenjar getah bening
  • Biopsi – Mengambil sampel kulit dan memeriksanya di bawah mikroskop.

Jika kanker telah menyebar, dokter merekomendasikan:

  • Biopsi jarum untuk organ, kelenjar getah bening atau jaringan di bawah kulit.
  • Tes darah

Pengobatan

Ada beberapa pilihan untuk mengobati karsinoma sebasea:

  • Bedah mikrografi Mohs – Teknik bedah secara tepat menghilangkan semua bentuk kanker kulit sambil menjaga jaringan sehat di sekitarnya.
  • Biopsi eksisi – Juga disebut eksisi lokal yang luas, melibatkan operasi pengangkatan tumor dan beberapa jaringan normal di sekitarnya. Jumlah jaringan normal yang diambil (juga disebut margin klinis) tergantung pada ketebalan tumor.
  • Terapi radiasi – Penggunaan radiasi berenergi tinggi untuk menghilangkan atau mengecilkan sel kanker, tumor, dan penyakit non-kanker.

Pendekatan ini dapat digunakan jika kanker telah menyebar, atau sel kanker tak hilang seluruhnya meskipun setelah operasi.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Kanker Kulit Melanoma Insiden melanoma adalah sangat jarang terjadi di antara semua jenis kanker kulit, tetapi ini adalah yang paling serius dan paling mematikan. Kanker kulit ganas melanoma menyebabkan kematian 75% dari semua kasus kanker kulit. Kanker […]
  • Keratoacanthoma Apa itu kanker kulit keratoacanthoma? Keratoacanthoma (KA) adalah kanker kulit ganas tingkat rendah yang terjadi di kelenjar pilosebaceous, secara patologis menyerupai karsinoma sel skuamosa (SCC). Keratoacanthoma ditandai daging tumbuh […]
  • Karsinoma Sel Skuamosa Apa itu Karsinoma Sel Skuamosa? Kanker kulit sel skuamosa adalah jenis kanker kulit paling umum kedua setelah karsinoma sel basal. Perbedaannya, karsinoma sel basal bersifat tidak menyebar, sedangkan karsinoma sel skuamosa memiliki […]
  • Karsinoma Sel Basal Apa Itu Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal? Kanker kulit sel basal adalah jenis kanker kulit jinak yang bersifat paling umum,  juga yang paling tidak berbahaya. Nama karsinoma sel basal ini berasal dari bagian layer kulit, yaitu sel […]
  • Karsinoma Adnexa Microcystic Karsinoma adneksa mikrocystic berkembang di duktus kelenjar keringat, terutama di tengah wajah, biasanya di sekitar bibir, atau bagian lain dari kepala atau leher Anda. Namun, kanker ini juga bisa berkembang di tempat lain di kulit […]