Beberapa Efek Samping Pengobatan Kanker Nasofaring Dan Solusinya

Efek Samping Pengobatan Kanker Nasofaring

Sel kanker nasofaring cenderung tumbuh dengan cepat, namun obat-obatan bisa membunuh sel kanker dengan cepat. Tapi karena obat-obatan ini bergerak ke seluruh tubuh, mereka bisa merusak sel normal yang sehat.

Kerusakan sel sehat menyebabkan efek samping. Efek samping tidak selalu seburuk yang Anda duga, tapi banyak orang khawatir dengan bagian pengobatan kanker ini.

Berikut adalah beberapa efek samping dari pengobatan kanker nasofaring dan solusi mengatasinya

Sukar atau kesulitan menelan

Radioterapi ke rongga hidung dan leher bisa membuat mulut dan tenggorokan sakit. Anda pasti akan mengalami kesulitan menelan untuk sementara waktu.

Jika Anda mendapat efek samping radioterapi nasofaring, mulut dan tenggorokan Anda sangat sakit, dokter Anda akan memberi Anda obat pereda rasa sakit agar Anda bisa menelan dengan lebih mudah.

Pembedahan yang melibatkan rahang dan mulut juga akan membuat kesulitan menelan makanan. hingga Ande sembuh. Bengkak setelah operasi juga bisa menimbulkan masalah.

Solusi: terapkan diet makanan yang lebih lunak agar lebih mudah ditelan jika Anda memiliki tenggorokan yang menyakitkan saat menelan makanan.

Mulut kering

Efek samping radioterapi pada nasofaring bisa menyebabkan mulut kering. Ini mungkin berlangsung selama beberapa bulan namun beberapa orang merasa bahwa kekeringan bersifat permanen. Hal itu bisa membuat makan atau berbicara menjadi tidak nyaman.

Solusi: bawa sebotol air bersamamu sepanjang waktu, sering minum akan melembabkan mulut Anda.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa pengobatan dengan akupunktur bisa mengobati mulut kering setelah radioterapi nasofaring.

Kehilangan indera perasa

Efek samping radioterapi dan beberapa obat kemoterapi kanker nasofaring juga dapat mempengaruhi selera makan Anda. Beberapa orang mengatakan makanan mereka memiliki rasa amis, pahit atau asin. Yang lain mengeluh bahwa semua makanan terasa sama, hambar

Jika Anda menjalani operasi hidung, indera penciuman Anda akan menjadi lebih buruk dari itu. Pada gilirannya, ini akan mengurangi bagaimana rasa sebuah makanan.

Kurus atau kehilangan berat badan

Terkadang orang sering kehilangan sedikit bobot pada saat mereka didiagnosis menderita kanker. Anda mungkin telah mengalami nyeri saat menelan makanan yang membuat Anda tidak selera untuk makan, membuat tubuh menjadi kurus.

Solusi: konsumsi susu full milk dan yoghurt full fat, makanan ini bisa memberi Anda kalori ekstra.

Makan sedikit namun sering lebih mudah dijalani daripada makan sepiring makanan besar. Mintalah dokter untuk meresepkan beberapa suplemen gizi, vitamin, protein dan karbohidrat yang Anda butuhkan untuk diet seimbang.

Kesulitan mengunyah

Ini adalah efek samping operasi pada sinus atau tulang rahang (maxillectomy), Anda mungkin tidak dapat membuka mulut dengan mudah. Hal ini bisa menyulitkan dan menyakitkan saat mengunyah makanan.

Solusi: Anda perlu makan makanan lunak untuk beberapa minggu atau lebih lama.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu melakukan operasi rekonstruktif (prostesis) yang dimasukkan ke mulut Anda dan membantu mengembalikan gerakan mulut normal.

Kehilangan indera penciuman

Indera penciuman kita terkait erat dengan cita rasa. Kita mengenali rasa yang berbeda melalui indera penciuman kita.

Jika sel penciuman rusak, sulit untuk membedakan antara beberapa rasa, seperti kopi, jeruk teh manis dll.

Beberapa jenis operasi dan radioterapi nasofaring untuk mengobati rongga hidung dan kanker sinus paranasal mempunyai efek samping merusak sel saraf pencium dan mempengaruhi indera penciuman.

Solusi: Cobalah mencari cara untuk menikmati makanan. Anda dapat memvariasikan tekstur makanan atau mencoba makanan pedas untuk memancing sensasi di lidah Anda. Akhirnya, Anda bisa menikmati makanan lagi.

Hilang pendengaran atau agak tuli

Kehilangan pendengaran bagian dari efek samping operasi kanker sinus nasal dan paranasal, dalam kasus kanker nasofaring Ini mungkin mengganggu cara telinga mencari sumber arah suara. Kondisi Ini disebut gangguan pendengaran konduktif.

Jika Anda menjalani operasi yang melibatkan rahang bagian atas, tabung eustachius bisa membengkak. Tabung eustachius adalah bagian dari telinga tengah yang terhubung ke bagian belakang hidung.

Pembengkakan eustachius menyebabkan gangguan telinga konduktif, yang menyulitkan Anda untuk mendengar suara lembut. Pendengaran akan kembali normal saat pembengkakannya susut.

Solusi: Jika pendengaran Anda terganggu, dokter Anda mungkin akan memberi saran ke audiolog. Audiolog adalah pakar kesehatan bidang gangguan pendengaran, mereka bisa memberi Anda perawatan sesuai kebutuhan Anda sendiri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • Kanker Nasofaring Apa itu kanker nasofaring? Karsinoma nasofaring atau kanker nasofaring adalah tumor langka yang timbul dari epitel nasofaring di hidung. Kanker nasofaring menyumbang sekitar 1% dari kanker ganas masa kanak-kanak. Sedangkan kanker […]
  • Jenis Dan Karakteristik Kanker Nasofaring Ganas Dan Jinak Kanker nasofaring, ini berarti sebuah permulaan dari jenis-jenis kanker. Mengapa mengetahui permulaan ini sangat penting? Nasofaring disusun atas berbagai jaringan, setiap lapisan jaringan mengandung berbagai jenis sel. Berbagai jenis […]
  • 10 Faktor Risiko & Penyebab Kanker Nasofaring Yg Wajib Dipelajari Faktor risiko kanker nasofaring adalah segala sesuatu yang memberi kesempatan seseorang terkena karsinoma nasofaring. Etiologi kanker nasofaring memiliki dasar penyebab atau faktor risiko yang berbeda. Tapi, faktor risiko tidak selalu […]
  • Ciri-Ciri dan Gejala Kanker Nasofaring Stadium Awal, 1, 2, 3, & 4 Ada 4 tahapan stadium kanker nasofaring. Setip tahapan didasarkan dengan sistem stadium TNM. Stadium kanker berarti memberitahu posisi kanker, seberapa besar dan apakah telah menyebar. Stadium kanker membantu dokter menentukan perawatan […]
  • 3 Gejala Spesifik Dan 14 Tanda-Tanda Kanker Hidung Nasofaring Kanker nasofaring merupakan salah satu bagian kanker di kepala dan leher yang sering ditemukan pada anak-anak. Kanker nasofaring ditemukan dua kali lebih sering pada pria ketimbang wanita Kanker nasofaring diawali dari sel kanker yang […]