10 Faktor Risiko & Penyebab Kanker Nasofaring Yg Wajib Dipelajari

10 Faktor Risiko & Penyebab Kanker Nasofaring Yg Wajib Dipelajari

Faktor risiko kanker nasofaring adalah segala sesuatu yang memberi kesempatan seseorang terkena karsinoma nasofaring. Etiologi kanker nasofaring memiliki dasar penyebab atau faktor risiko yang berbeda.

Tapi, faktor risiko tidak selalu memberi tahu kita tentang penyebab pasti.. Memiliki faktor risiko, atau bahkan beberapa faktor risiko, tidak berarti Anda akan terkena penyakit ini. Banyak orang yang terkena kanker nasofaring, tetapi mereka memiliki sedikit atau tidak ada faktor risiko yang diketahui sama sekali.

Para ilmuwan telah menemukan beberapa faktor risiko sebagai penyebab kanker nasofaring, termasuk:

1. Usia

Karsinoma nasofaring memiliki distribusi usia bimodal. Insiden kanker nasofaring pertama diamati pada masa kanak-kanak, dan kedua terjadi pada orang berusia 50-60 tahun. Karsinoma nasofaring masa kanak-kanak biasanya juga menimpa mereka usia remaja.

2. Jenis kelamin

Kanker nasofaring ditemukan sekitar dua kali lebih sering pada pria seperti pada wanita dengan perbandingan 2 : 1.

3. Di mana Anda tinggal

Kanker nasofaring paling sering terjadi di Cina selatan (termasuk Hong Kong), Singapura, Vietnam, Malaysia, Indonesia dan Filipina. Hal ini juga cukup umum di Kanada dan Greenland.

4. Jenis makanan yang Anda makan.

Orang-orang yang tinggal di wilayah Asia, Afrika utara, dan wilayah Arktik, biasanya makan makanan yang sangat tinggi dengan ikan dan daging yang diasamkan garam. Makanan ini bisa merusak DNA, juga didukung oleh paparan virus Epstein-Barr

Sebaliknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi buah dan sayuran dapat menurunkan risiko Kanker nasofaring.

5. Infeksi virus Epstein-Barr (EBV)

Hampir semua sel kanker nasofaring mengandung virus Epstein-Barr (EBV), dan kebanyakan penderita memiliki bukti adanya infeksi oleh virus ini dalam darah mereka.

Infeksi virus EBV sangat umum terjadi di seluruh dunia, sering terjadi pada masa kanak-kanak. Untuk anak remaja, infeksi virus ini cenderung menyebabkan infeksi mono nukleosis.

Hubungan antara infeksi virus EBV dan kanker nasofaring sangat kompleks dan belum sepenuhnya dipahami. Infeksi EBV saja tidak cukup menyebabkan kanker nasofaring, karena infeksi virus ini sangat umum, sedangkan insiden kanker akibat virus ini jarang terjadi.

Ada faktor lain, seperti gen seseorang yang mempengaruhi bagaimana tubuh berinteraksi dengan virus EBV, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kanker nasofaring.

6. Faktor genetik

Gen seseorang dapat menyebabkan kanker nasofaring. Studi telah menemukan bahwa orang dengan tipe jaringan bawaan tertentu memiliki peningkatan risiko kanker nasofaring.

Jenis jaringan tertentu ini mempengaruhi lemahnya respons imunitas, jadi antibodi juga terkait dengan bagaimana tubuh seseorang bereaksi terhadap infeksi virus EBV.

7. Sejarah medis keluarga

Anggota keluarga penderita kanker nasofaring lebih cenderung terkena kanker ini. Tidak diketahui apakah ini penyakit keturunan atau karena gen yang diwariskan, faktor lingkungan yang sama (seperti makanan atau tempat tinggal yang sama), atau kombinasi dari keduanya.

8. Penyalahgunaan tembakau dan alkohol.

Sebagian besar (tapi tidak semua) penelitian menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan kanker nasofaring, terutama jenis keratinisasi. Beberapa penelitian telah menghubungkan peminum alko berat dengan risiko kanker nasofaring.

9. Paparan serbuk kayu

Pekerja yang terpapar debu kayu memiliki risiko kanker nasofaring yang lebih tinggi. Semakin lama Anda terkena debu kayu, semakin besar risiko Anda terkena kanker nasofaring.

10. Paparan formaldehid

Paparan kerja terhadap formaldehid meningkatkan risiko kanker nasofaring. Semakin lama Anda terkena formaldehida, semakin besar risiko Anda terkena kanker nasofaring.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan formaldehid atau debu kayu meningkatkan risiko kanker nasofaring. Meski begitu, tidak semua penelitian menunjukkan hasil sama dan hubungan yang belum jelas.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Bagikan Pada Temanmu!

Artikel Terkait

  • 3 Gejala Spesifik Dan 14 Tanda-Tanda Kanker Hidung Nasofaring Kanker nasofaring merupakan salah satu bagian kanker di kepala dan leher yang sering ditemukan pada anak-anak. Kanker nasofaring ditemukan dua kali lebih sering pada pria ketimbang wanita Kanker nasofaring diawali dari sel kanker yang […]
  • Ciri-Ciri dan Gejala Kanker Nasofaring Stadium Awal, 1, 2, 3, & 4 Ada 4 tahapan stadium kanker nasofaring. Setip tahapan didasarkan dengan sistem stadium TNM. Stadium kanker berarti memberitahu posisi kanker, seberapa besar dan apakah telah menyebar. Stadium kanker membantu dokter menentukan perawatan […]
  • Beberapa Efek Samping Pengobatan Kanker Nasofaring Dan Solusinya Sel kanker nasofaring cenderung tumbuh dengan cepat, namun obat-obatan bisa membunuh sel kanker dengan cepat. Tapi karena obat-obatan ini bergerak ke seluruh tubuh, mereka bisa merusak sel normal yang sehat. Kerusakan sel sehat […]
  • Kanker Nasofaring Apa itu kanker nasofaring? Karsinoma nasofaring atau kanker nasofaring adalah tumor langka yang timbul dari epitel nasofaring di hidung. Kanker nasofaring menyumbang sekitar 1% dari kanker ganas masa kanak-kanak. Sedangkan kanker […]
  • Prevalensi Diabetes Melitus Anak Di Indonesia Diabetes melitus tipe 1 atau lebih dikenal dengan nama diabetes usia muda yang muncul pada anak-anak menjadi satu masalah besar dan serius pada akhir-akhir abad ini dan menjadi masalah kesehatan yang populer bagi WHO selama lebih dari 25 […]